Sebut Kopling Mobil RB22 Ringkih, Isack Hadjar Minta Red Bull Segera Perbaiki Hal itu Sebelum F1 GP Meksiko 2026
- REUTERS/Mathieu Belanger
tvOnenews.com - Isack Hadjar meminta Red Bull segera membenahi masalah kopling mobil RB22 setelah kegagalannya meraih podium pada F1 GP Amerika Serikat 2026 kemarin.
Pembalap asal Prancis itu sebenarnya memiliki peluang untuk naik podium setelah memulai balapan dari posisi ketiga di Circuit of The Americas (COTA).
Namun, Isack Hadjar harus puas mengakhiri balapan utama di COTA dengan finisi di peringkat keenam.
- REUTERS/Brian Snyder
Masalah muncul sejak start ketika Hadjar kehilangan posisi dari para pembalap Ferrari.
Rekan setimnya, Max Verstappen, juga mengalami situasi serupa hingga kehilangan posisi kedua.
Hadjar menilai dirinya telah menjalankan prosedur start dengan benar. Ia menyebut gangguan tersebut berasal dari sistem kopling yang memberikan tenaga berlebihan, bukan kesalahan dalam pengoperasian.
"Saya menjalankan prosedur dengan sempurna, tetapi kemudian kopling justru memberikan tenaga berlebih. Hal-hal seperti ini berada di luar kendali saya." kata Hadjar
Selain persoalan teknis, komunikasi radio yang buruk turut menghambat performanya. Hadjar mengaku tidak mendengar informasi dari pit sehingga menggunakan pengaturan yang keliru.
"Selain itu, kualitas komunikasi radio saya buruk; saya tidak bisa mendengar apa yang terjadi di pit. Akibatnya, saya meninggalkan pit dengan pengaturan (map) yang salah, sehingga saya kehilangan satu detik per lap saat menggunakan ban Hard," ungkap Hadjar.
Menurut Hadjar, masalah kopling tersebut tidak bisa diselesaikan melalui perbaikan sederhana.
- REUTERS/Mathieu Belanger
Ia meminta Red Bull melakukan perubahan desain agar komponen itu mampu menghadapi temperatur tinggi.
"Perlu ada perancangan ulang karena saat ini kondisinya terlalu ringkih dan tidak mampu menangani suhu dengan baik. Ini benar-benar sebuah tantangan berat." terangnya.
Hasil di Austin memperpanjang tren kurang memuaskan Hadjar. Sebelumnya, ia hanya finis kesepuluh pada GP Singapura.
Kini, Hadjar berharap Red Bull menemukan solusi sebelum F1 GP Meksiko 2026 agar dirinya kembali bersaing di lima besar.
(akg)
Load more