News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bupati Nonaktif

KPK Kembali Periksa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Kasus Bupati Nonaktif Ade Kuswara

KPK Kembali Periksa Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Kasus Bupati Nonaktif Ade Kuswara

KPK kembali memeriksa anggota DPRD Kabupaten Bekasi dalam dugaan kasus suap ijon proyek yang melibatkan Bupati Nonaktif Bekasi, Ade Kuswara Kunang.
Bupati Labuhanbatu Nonaktif Erik Adtrada Ritonga Divonis Enam Tahun Penjara

Bupati Labuhanbatu Nonaktif Erik Adtrada Ritonga Divonis Enam Tahun Penjara

Bupati Labuhanbatu nonaktif, Erik Adtrada Ritonga divonis enam tahun penjara atas kasus suap pengamanan proyek di Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu sebesar Rp4,
Sidang Kasus Kepemilikan Satwa Bupati Langkat Nonaktif, JPU Ajukan Banding

Sidang Kasus Kepemilikan Satwa Bupati Langkat Nonaktif, JPU Ajukan Banding

Sempat pikir-pikir, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat, akhirnya menyatakan banding atas vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan
Jadi Catatan Sejarah, Lukas Enembe Jalani Sidang Tanpa Alas Kaki

Jadi Catatan Sejarah, Lukas Enembe Jalani Sidang Tanpa Alas Kaki

Persidangan lanjutan terhadap  Gubernur Papua non aktif Lukas Enembe dipastikan akan menjadi catatan sejarah tersendiri baik di Indonesia maupun dunia internasi
Soal Pemberi Suap Bupati Pemalang, KPK Tetapkan 7 Kepala Dinas sebagai Tersangka Baru

Soal Pemberi Suap Bupati Pemalang, KPK Tetapkan 7 Kepala Dinas sebagai Tersangka Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan tujuh (7) tersangka baru dalam kasus suap Bupati nonaktif Pemalang, Mukti Agung Wibowo. Adapun tujuh 7 orang tersebu
Terungkap! Ajudan Mengaku Sering Setor Uang Rp5 Juta hingga Rp20 Juta ke Rekening Bupati Pemalang Nonaktif

Terungkap! Ajudan Mengaku Sering Setor Uang Rp5 Juta hingga Rp20 Juta ke Rekening Bupati Pemalang Nonaktif

Uut Triana. Ajudan Bupati Nonaktif Pemalang, Jawa Tengah, Mukti Agung Wibowo, mengaku sering diperintahkan untuk menyetor yang tunai ke rekening milik mantan orang nomor satu di Kabupaten Pemalang itu.
Ade Yasin Divonis Empat Tahun, Emak-emak Teriak "Hakim Lebih Zalim Dari Jaksa"

Ade Yasin Divonis Empat Tahun, Emak-emak Teriak "Hakim Lebih Zalim Dari Jaksa"

Emak-emak terlihat menangis dan berteriak saat mendengar majelis hakim memvonis Ade Yasin 4 tahun penjara. Putusan hakim tersebut dinilai mengkerdilkan hukum.
Anggota Komisi III DPR RI Dorong Hakim Berani Vonis Bebas Ade Yasin

Anggota Komisi III DPR RI Dorong Hakim Berani Vonis Bebas Ade Yasin

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani mendorong majelis hakim persidangan terdakwa Bupati nonaktif Bogor, Ade Yasin agar berani memberikan vonis bebas jika memang tak terbukti bersalah.
Pengacara Ade Yasin Sebut Ada Kolaborasi DPRD Bogor dengan Petugas KPK

Pengacara Ade Yasin Sebut Ada Kolaborasi DPRD Bogor dengan Petugas KPK

Kuasa Hukum terdakwa Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin, Dinalara Butar Butar mengungkap adanya kolaborasi antara DPRD Kabupaten Bogor dengan salah satu petugas KPK.
Ade Yasin Terisak-isak di Persidangan Merasa Difitnah Terlibat Suap

Ade Yasin Terisak-isak di Persidangan Merasa Difitnah Terlibat Suap

Bupati nonaktif Bogor, Ade Yasin terisak-isak karena merasa difitnah terlibat suap saat memberikan keterangan sebagai terdakwa dalam sidang dugaan suap auditor BPK.
Sidang Kerangkeng Bupati Langkat Nonaktif, 8 Saksi Bertopeng Dihadirkan

Sidang Kerangkeng Bupati Langkat Nonaktif, 8 Saksi Bertopeng Dihadirkan

Sidang kasus kerangkeng besi milik Bupati Langkat Nonaktif di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat kembali digelar di Pengadilan Negeri Stabat.
PN Stabat Gelar Sidang di Kerangkeng Manusia, Kuasa Hukum Terbit Rencana: Sempat Adu Argumen

PN Stabat Gelar Sidang di Kerangkeng Manusia, Kuasa Hukum Terbit Rencana: Sempat Adu Argumen

Pengadilan Negeri (PN) Stabat adakan sidang lapangan di kerangkeng manusia milik mantan Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin, pada Selasa
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT