Kejaksaan Agung RI membeberkan asal pemberian uang suap yang diterima oleh tersangka Hery Susanto, eks Ketua Ombudsman dalam kasus tata kelola usaha pertambangan nikel.
Tim Penyidik pada JAM PIDSUS menyerahkan tersangka Hery Susanto, eks Ketua Ombudsmand dan barang bukti atau pelimpahan Tahap II kepada Tim Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Perburuan ini menjadi kunci untuk mengungkap secara utuh aliran dana di balik dugaan praktik korupsi dalam tata kelola pertambangan nikel periode 2013â2025 di Sulawesi Tenggara.
Permintaan maaf ini disampaikan di tengah sorotan tajam publik terhadap kredibilitas Ombudsman, menyusul kasus hukum yang menjerat sosok yang belum lama menjabat sebagai ketua Ombudsman itu.
Kronologi penangkapan bermula setelah Hery Susanto menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jakarta Selatan, sejak Kamis (16/4/2026) pagi.Â
Harta kekayaan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto yang resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Padahal baru dilantik
Melihat adanya fenomena meluasnya lahan kritis di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) pun turut mendukung pemerintah dalam pemulihan lahan kritis dan pembangunan berkelanjutan.Â
Saat ini isu transisi energi semakin menarik perhatian masyarakat global. Hal ini disebabkan transisi energi merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan yang semakin tidak bisa terhindarkan.
Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
Jauh sebelum kematiannya karena bunuh diri, ternyata jejak digital Fajar Sahrudin pada Juni 2025 menunjukkan bahwa dirinya pernah berniat lakukan hal serupa.
Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.