Sebuah postingan yang beredar di media sosial memicu perbincangan publik setelah mengabarkan adanya tindakan seorang mahasiswa di Universitas Aisyah (UNISA) Yogyakarta yang disebut memasuki toilet perempuan di lingkungan kampus.Â
Universitas âAisyiyah (UNISA) Yogyakarta menjatuhkan sanksi skorsing selama dua bulan bagi mahasiswanya, AH karena diduga melakukan penganiayaan terhadap pacarnya yang juga berkuliah di kampus tersebut.Â
Jagat media sosial (medsos) dihebohkan oleh dugaan kasus penganiayaan dalam hubungan berpacaran yang menyeret nama seorang mahasiswa keperawatan di Yogyakarta.
Kasus keracunan pangan terjadi di lingkungan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia DIY. Insiden tersebut menimpa puluhan mahasiswa ilmu kesehatan di Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Jelang kontestasi pemilu 2024, Forma PTKI/PTKIN se Nusantara dan DEMA UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan seminar nasional, dengan tema Deklarasi Pemilu Damai Menjaga Kesatuan dan Persatuan NKRI
Unisa Yogyakarta akan memberikan sanksi kepada mahasiswanya yang viral usai mengunggah konten di media sosial Tiktok soal memasang kateter kepada pasien.
Buntut dari kecaman netizen terhadap salah satu video yang diunggah oleh mahasiswi praktek, membuat pihak RSUD Wonosari dan kampus Unisa Yogyakarta meminta maaf
Video Tiktok yang diunggah oleh akun @moditabok itu tampak seorang perawat wanita bagikan pengalamannya saat memaikaikan kateter urine pada pasien laki-laki.Â
Dinas Pendidikan (Disdik) Pekalongan bertindak tegas terhadap oknum kepala sekolah (kepsek) dan guru SD yang viral melakukan asusila dan terekam video CCTV.
Polda NTT kembali beraksi, kini melalui Dirpolairud NTT untuk mendistribusikan bantuan ke warga terdampak gempa di Flores. Hal ini atas perintah Kapolda NTT
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pria ngamuk bawa celurit di Jaksel ternyata diduga hendak mencuri barang milik seseorang.
Warga di wilayah Bandung, Jawa Barat dihebohkan dengan fenomena misterius dari suara dentuman yang dirasakan cukup lama. Warga mempertanyakan sumber suaranya
Mantan Kepala Pengadaan BOTA (perusahaan energi negara Turki), Ali Arif Akturk, menilai pengiriman minyak mentah melalui jalur darat Suriah tidak dapat menggantikan peran strategis Selat Hormuz