News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

22 Mahasiswa UNISA Yogyakarta Diduga Keracunan Pangan saat Kegiatan ECE di RSJ Grhasia, Dua Orang Masih Dirawat

Kasus keracunan pangan terjadi di lingkungan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia DIY. Insiden tersebut menimpa puluhan mahasiswa ilmu kesehatan di Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Senin, 5 Januari 2026 - 19:57 WIB
Direktur RSJ Grhasia DIY, Akhmad Akhadi menyampaikan progres penanganan puluhan mahasiswa UNISA Yogyakarta, Senin (5/1/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenewws.com - Kasus keracunan pangan terjadi di lingkungan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia DIY. Insiden tersebut menimpa puluhan mahasiswa ilmu kesehatan di Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta ketika sedang mengikuti kegiatan Early Clinical Exposure (ECE) di RSJ tersebut.

Dari 40 mahasiswa yang mengonsumsi snack, 22 mahasiswa di antaranya mengalami gejala keracunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur RSJ Grhasia DIY, Akhmad Akhadi menyampaikan bahwa peristiwa keracunan terjadi pada Senin (29/12/2025) lalu. Dari 22 mahasiswa yang keracunan, masih ada dua mahasiswa yang masih menjalani perawatan.

"Sampai 5 Januari 2026, masih ada dua mahasiswa yang rawat inap. Mereka dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping dan RSU Sakina Idaman. Terkait pemantauan sampai tadi, kondisi mahasiswa itu berangsur membaik. Sementara, 20 mahasiswa lainnya sudah diperbolehkan pulang dengan kondisi sehat," kata Akhmad saat jumpa pers di RSJ Grhasia, Senin (5/1/2026).

Dia menerangkan, dugaan keracunan pangan bermula ketika para mahasiswa menyantap makanan ringan yang diberikan saat kegiatan ECE. Snack tersebut disuplai oleh pihak penyedia jasa katering eksternal.

Pada Senin (29/12/2025) malam hingga dini hari, RSJ Grhasia menerima laporan yang dialami oleh peserta kegiatan dengan keluhan kesehatan bervariasi. 

"Ada puluhan mahasiswa yang mengeluhkan gejala antara lain mual, muntah, diare, demam dan pusing. Keluhan tersebut muncul dengan waktu yang bervariasi pada masing-masing peserta," ucapnya.

Adapun, snack yang dikonsumsi para peserta berupa risoles mayones, tahu sarang burung dan banana cake. Dari ketiga makanan tersebut, Akhmad menduga yang paling rentan ialah risoles mayones berdasarkan aspek perlakuan pengelolaan.

Diketahui bahwa risoles mayones tersebut diproduksi sehari sebelumnya, tepatnya pada Minggu (28/12/2025). Kemudian, disimpan di dalam lemari es. Selanjutnya, dipasok keesokan harinya.

"Senin pagi atau Subuh itu, (risoles mayo) baru digoreng. Pukul 08.00 WIB, sudah sampai di RSJ Grhasia," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasca insiden ini, RSJ Grhasia melakukan koordinasi eksternal dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Yogyakarta. Serta, mengamankan sisa sampel makanan yang belum dikonsumsi untuk kepentingan pemeriksaan. 

"Kami langsung mengirim sampel makanan, muntahan dan feses untuk diperiksa sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mandi di Air Terjun Dini Hari, Seorang Pemuda Meninggal Dunia 

Mandi di Air Terjun Dini Hari, Seorang Pemuda Meninggal Dunia 

Seorang pemuda bernama Hendi (23), warga Talang Pagar Agung Kecamatan Pajar Bulan Kabupaten Lahat, dilaporkan tenggelam pada Rabu (22/4/2026) pukul 03.30 WIB
Pemerintah Butuh Investor Asing untuk Wujudkan Proyek Kereta Api Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

Pemerintah Butuh Investor Asing untuk Wujudkan Proyek Kereta Api Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi

Menko AHY mengatakan biaya yang dibutuhkan untuk membangun jalur sepanjang 14.000 kilometer tidak cukup hanya mengandalkan APBN dan Danantara.
Pemuda Katolik Sarankan Agar Klarifikasi Pak JK Efektif dan Efisien

Pemuda Katolik Sarankan Agar Klarifikasi Pak JK Efektif dan Efisien

Pemuda Katolik turut menanggapi dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia pada hari Sabtu 18 April 2026, dan Selasa hari ini 21 April 2026.
Kisah Kelam John Kei: Dari Hidup Miskin hingga Dijuluki “The Godfather”

Kisah Kelam John Kei: Dari Hidup Miskin hingga Dijuluki “The Godfather”

Kasus pembunuhan Nus Kei kembali menyeret perhatian publik pada sosok John Kei, preman legendaris yang dikenal luas. Di balik reputasinya yang menyeramkan.
Selesaikan SV League 2026, VC Nagano Tridents Lepas Farhan Halim

Selesaikan SV League 2026, VC Nagano Tridents Lepas Farhan Halim

Tak hanya Farhan Halim, VC Nagano Tridents turut melepas tujuh pemain yang memperkuat tim sepanjang musim 2025-2026 ini. 
Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Terungkap Dipicu Konflik Geng!

Pelajar Tewas Dikeroyok di Bantul, Terungkap Dipicu Konflik Geng!

Kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan pelajar SMA, Ilham Dwi Saputra (16), di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menemui titik terang. Polisi mengungkap, aksi kekerasan tersebut diduga dipicu konflik antargeng

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Herman Dzumafo lahir di Douala, Kamerun. Meski sudah memegang paspor Indonesia, setelah dinaturalisasi pada 2017, ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT