news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gibran tinjau peternakan sapi Ampaslovers' Sayekti Farm di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (27/03/2026)..
Sumber :
  • dok. Biro Setwapres

Gibran Tinjau Peternakan Sapi di Boyolali, Dorong Ada Hilirisasi Industri

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau peternakan sapi Ampaslovers' Sayekti Farm di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (27/03/2026). 
Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:22 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau peternakan sapi Ampaslovers' Sayekti Farm di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (27/03/2026). 

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesehatan ternak hingga pengembangan industri berbasis hilirisasi.

Dalam kunjungannya, Gibran mengingatkan soal Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Dia meminta seluruh sapi mendapat vaksinasi untuk mencegah penyakit tersebut.

"Pastikan semua sapi, ya, Pak Bupati, yang mendapatkan vaksin,” kata Gibran.

Selain itu, dia juga meminta masyarakat atau pemilik ternak untuk cepat melapor jika terdapat hewan ternak yang terkena PMK.

“Dan warga, Bapak/Ibu semua, juga jangan telat melapor. Jadi kalau ada satu kejadian, langsung dilaporkan. Biar tidak mewabah dan mengular. Saya pesan itu, satu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gibran juga mendorong hilirisasi industri di sektor peternakan. Misalnya, dengan membangun fasilitas pengolahan hasil peternakan.

“Segera mendatangkan investor untuk membangun pabrik. Ini penting sekali. Jadi untuk pabrik pakan semua dari A sampai Z,” ungkapnya.

“Jadi ada hilirisasinya di sini. Jadi dari awal sampai produk akhir harus segera mendatangkan investor,” jelas dia.

Menurut Gibran, hilirisasi tidak hanya membuat produktivitas meningkat, tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena adanya lapangan kerja.

“Nanti kalau sudah ada pabriknya, harga pakan harus stabil. Ada pembukaan lapangan kerja. Dan warga di sini harus sejahtera semua,” tandas Gibran. (saa/muu)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:43
01:51
03:52
00:58
02:11
02:23

Viral