- Tangkapan layar
Hotman Paris Sebut Febrie Adriansyah Kebanggaan Prabowo, Gerindra: Tidak Semestinya Presiden Dibawa-bawa
Jakarta, tvOnenews.com - Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong meminta Hotman Paris Hutapea tidak menyangkut-pautkan Presiden Prabowo Subianto dalam kasus yang menimpa eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Hal ini menanggapi pernyataan Hotman yang mengatakan bahwa Febrie merupakan kebanggaan Prabowo.
Menurutnya, Hotman seharusnya fokus mendampingi Febrie dalam proses hukumnya, tanpa harus menyeret pihak lain, khususnya presiden.
“Harapan kami sih terhadap Bang Hotman ya biarlah Bang Hotman konsen kemudian mendampingi proses hukum yang sedang berjalan terhadap klien beliau ya. Tidak semestinya saya pikir Presiden dibawa-bawa ke arah sana,” kata Bahtra di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (20/7/2026).
Dia pun menyinggung pesan Prabowo yang berulang kali disampaikan ke publik bahwa penegakan hukum harus berjalan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku.
“Ya saya pikir Presiden sering menyampaikan ya bahwa Insya Allah dalam pemerintahan beliau yang namanya proses penegakan hukum itu terus berjalan dengan baik dan secara transparan,” kata Bahtra.
Sebelumnya, Hotman Paris mengatakan penetapan tersangka kliennya sebagai tersangka tidak mengantongi izin Prabowo.
Bahkan secara terang-terangan Hotman menyebut Febrie merupakan tangan kanan dan orang kebanggaan Prabowo.
“Tanya kepada Kapolri 'hei kenapa enggak nanya Pak Prabowo dulu sebelum melakukan itu terhadap tangan kanan dari yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo?' Tanya, saya baru tahu tidak ada izin,” kata Hotman di Kejagung, Jumat (17/7/2026). (saa/cmi)