news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pengemudi ojek online..
Sumber :
  • Antara

Dari Ride Hailing ke Ekosistem UMKM: Jalan Baru Pertumbuhan Platform Digital

Kebijakan baru bagi pengemudi ojol mendorong platform digital mengubah strategi bisnis dari komisi perjalanan menuju ekosistem UMKM yang lebih luas.
Senin, 21 September 2026 - 19:22 WIB
Reporter:
Editor :

Secara aritmetika, perubahan dari 20 persen menjadi 8 persen berarti batas porsi platform turun 12 poin persentase, atau sekitar 60 persen dibandingkan batas sebelumnya. Akan tetapi, implikasi keuangannya tidak dapat dihitung hanya dengan mengalikan selisih tersebut dengan seluruh nilai transaksi. Struktur pendapatan platform lebih kompleks karena meliputi biaya layanan, iklan, langganan, layanan keuangan, penyewaan kendaraan, serta produk pendukung lain bagi pengemudi dan merchant.

Meski demikian, arahnya jelas: kemampuan platform mengambil pendapatan langsung dari tarif perjalanan menjadi lebih terbatas. Tekanan terbesar akan dirasakan oleh perusahaan yang masih sangat bergantung pada komisi mobilitas dan belum memiliki sumber pendapatan lain yang cukup besar.

Pada saat yang sama, klasifikasi pengemudi sebagai usaha mikro mengubah narasi kemitraan. Pengemudi tidak lagi hanya dipandang sebagai individu yang menerima order dari aplikasi, tetapi sebagai pelaku usaha yang menggunakan platform untuk memperoleh pasar, mengelola transaksi, dan menjalankan aktivitas ekonomi.

Bagi platform, perubahan tersebut dapat dibaca sebagai beban baru22. Namun, ia juga dapat menjadi pintu masuk menuju model bisnis yang lebih luas.

Apakah Platform Dirugikan?

Dalam jangka pendek, jawabannya cenderung iya.

Penurunan batas porsi platform dapat mengurangi pendapatan per perjalanan apabila perusahaan tidak mengubah harga, volume transaksi, atau sumber monetisasinya. Sementara itu, biaya utama platform tidak otomatis turun. Perusahaan masih harus membiayai pengembangan aplikasi, pusat data, sistem pembayaran, keamanan siber, verifikasi mitra, dukungan pelanggan, pemetaan, pemasaran, pencegahan penipuan, promosi, serta operasional keselamatan.

Platform juga menghadapi biaya kepatuhan yang berpotensi meningkat. Apabila pengemudi menjadi bagian dari skema UMKM formal, aplikator mungkin harus menyesuaikan proses pendaftaran, verifikasi identitas usaha, pencatatan transaksi, pelaporan data, akses pembiayaan, serta integrasi dengan program pemerintah.

Margin bisnis mobilitas sendiri bukan tanpa tekanan. Pada kuartal I 2025, Grab mencatat margin adjusted EBITDA segmen mobilitas sebesar 8,8 persen terhadap GMV, relatif stabil dibandingkan 8,9 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Data tersebut menggambarkan bahwa bahkan pada platform regional berskala besar, profitabilitas mobilitas harus dijaga melalui volume, efisiensi pencocokan permintaan, kepadatan jaringan, dan pengendalian insentif.

Berita Terkait

1
2
3 4 5 6 7 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:02
01:31
05:08
11:48
01:46
08:42

Viral