- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Istimewa
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta
Hal ini mendorong dirinya mengundang Ahmad Khotibul. Tujuannya meminta penjelasan kuasa hukum tersebut terkait dana pensiun yang diduga sudah dicairkan Aman Yani melalui Ririn Rifanto.
Dedi Mulyadi pun coba menguraikan seluruh fakta yang didapatkan olehnya terkait pencairan dana pensiun Aman Yani.
"Yang pertama, apabila Pak Aman Yani masih ada di Indonesia atau di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari Bapak pengacara Khotib, bahwa dana pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak walaupun si pemberi kuasa dan yang diberi kuasa tidak bertemu," tuturnya.
KDM Minta Aman Yani Pulang
Menyikapi hal ini, KDM mendesak Aman Yani muncul ke ruang publik. Ia berharap agar pensiunan pegawai perbankan tersebut pulang ke rumah.
KDM merasa kemunculan Aman Yani sangat penting. Selain bisa melegakan keluarga, kehadirannya juga untuk mengungkap misteri kasus pembunuhan ini.
Ia memberikan penawaran yang menggiurkan kepada Aman Yani. Mantan anggota DPR RI ini berjanji akan memberikan tambahan dana pensiunnya menjadi Rp750 juta.
"Bapak balik deh kalau masih ada. Itu dana pensiun yang kemarin Rp400 juta, saya tambahin jadi Rp750 juta deh, saya kasih buat bapak asalkan bapak balik," ucap KDM.
"Sekarang balik ke rumah di Indramayu temui istri, anak-anak dan keluarga walaupun istrinya sudah menjadi mantan," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi juga meminta bantuan kepada publik untuk mencari sosok Aman Yani. Ia memastikan bagi pihak yang menemukan akan mendapatkan hadiah uang sebesar Rp750 juta.
"Kalau ada yang menemukan Pak Aman Yani, saya kasih juga Rp750 juta. Silakan bawa Bapak Aman Yani balik ke Indramayu. Itu pesan saya untuk semua," katanya.
Ia berharap dari sayembara ini dapat menuntaskan kasus pembunuhan yang menimpa Haji Sahroni dan empat keluarganya. Ia tidak peduli apakah Aman Yani masih hidup atau sudah meninggal dunia.
(hap)