- Freepik
Memangnya Sakit Bisa Jadi Penghapus Dosa? Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Berkurang Asalkan...
- Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa akal menjadi cerdas karena diberi "makanan" berupa ilmu melalui proses belajar.
Tubuh tetap kuat karena memperoleh makanan fisik yang bisa dikonsumsi siapa saja, bahkan oleh mereka yang tidak beriman sekalipun.
“Tetapi (makanan) ruh ini tidak bisa dicari. Allah akan langsung hidangkan menunya, karena sumbernya langsung dari Allah,” tutur UAH.
Hal ini tertuang pada Al Quran Surat Al Isra ayat 85:
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا ٨٥
wa yas'alûnaka ‘anir-rûḫ, qulir-rûḫu min amri rabbî wa mâ ûtîtum minal-‘ilmi illâ qalîlâ
Artinya: “Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang roh. Katakanlah, ‘Roh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu tidak diberi pengetahuan kecuali hanya sedikit’,”
“Ruh itu dari Allah, karena itu menunya langsung Allah berikan,” kata UAH.
Sementara itu, ruh hanya bisa mendapat gizi dari ibadah seperti shalat, membaca Al-Qur’an, dan amalan kebaikan lainnya.
“Itulah menu yang terkumpul dalam ibadah, shalat, baca Qur’an. Itu semua kebutuhan ruh. Kalau nggak shalat, gelisah ruhnya,” tandasnya. (kmr)