- Instagram.com/@oceanman_indonesia
Bali Kembali Jadi Tuan Rumah Oceanman 2026, Diikuti 900 Perenang dari 27 Negara
Jakarta, tvOnenews.com - Provinsi Bali kembali ditunjuk jadi tuan rumah Oceanman 2026. Ajang renang perairan terbuka paling bergengsi di dunia ini akan diikuti oleh ratusan atlet renang.
Oceanman Bali 2026 ini akan digelar di Pantai Kedonganan, Bali pada 19-21 Juni mendatang, setelah sempat vakum selama dua tahun.
Ajang Oceanman Bali 2026 akan mengusung tema “Waves of Change”, sekaligus menjadi penanda kembalinya Indonesia ke dalam kalender resmi Oceanman World Series.
Ajang bergengsi ini dipastikan seru dan menarik, buktinya melalui antusiasme yang tinggi di mana satu bulan sebelum ajang ini digelar, lebih dari 900 perenang dari 27 negara telah menadaftar.
Sejumlah peserta dari Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Australia, Italia, Korea Selatan, hingga Uni Emirat Arab turut meramaikan persaingan di perairan Bali.
Jumlah peserta naik sekitar 30 persen dibanding pada edisi terakhirnya yakni 2023 yang saat itu diikuti sekitar 700 peserta.
Sebelumnya Oceanman Bali sukses digelar pada edisi 2021, 2022 dan 2023. Namun kini Bali kembali dipercaya untuk menjadi tuan rumah ajang seri open water swimming paling populer di dunia.
Nantinya para peserta terbagi menjadi enam kategori yang dapat diikuti berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga atlet profesional.
Kategori tersebut terdiri dari Oceankids 500M, Oceanteams 3x500M, Oceanfins 2KM, Ocean Sprint 2KM, Half Oceanman 5KM, hingga nomor utama Oceanman 10KM.
Chairman Oceanman Indonesia, Wibowo Suseno Wirjawan, menyebut tingginya jumlah peserta menjadi bukti bahwa olahraga renang perairan terbuka semakin berkembang secara global.
“Fenomena ini menunjukkan meningkatnya minat terhadap open water swimming secara global. Dengan latar laut Bali yang ikonik dan jalur renang yang menantang, Oceanman Bali menjadi salah satu seri yang paling diminati dalam kalender internasional," kata Wibowo Suseno Wirjawan.
"Tak hanya menghadirkan persaingan olahraga, kehadiran ratusan peserta internasional juga membawa dampak langsung bagi sektor pariwisata,” tambahnya.
Selain diikuti atlet profesional, Oceanman Bali 2026 ini juga akan diramaikan sejumlah publik figur dan pegiat olahraga. Salah satunya ada Joe Aditya hingga Desmond Sutanto dipastikan tampil di ajang ini.
Oceanman menjadi salah satu ajang yang paling dinanti. Pasalnya tak hanya sekadar perlombaan renang, tetapi juga menjadi ajang untuk menguji kemampuan sekaligus menginspirasi masyarakat agar lebih dekat dengan olahraga open water swimming.
Co-Founder Oceanman Indonesia sekaligus pelatih Timnas Renang Indonesia, Felix Sutanto dan Albert Sutanto, menegaskan bahwa penyelenggaraan event berskala internasional di laut terbuka memiliki tantangan besar, terutama dari sisi keselamatan dan kondisi alam.
“Pengelolaan lebih dari 900 peserta di perairan terbuka juga merupakan tantangan yang kompleks, mencakup aspek keselamatan, pengawasan, serta kondisi alam seperti arus dan ombak, sehingga Oceanman Bali 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga penyelenggaraan berskala besar dengan standar internasional," kata Felix Sutanto dan Albert Sutanto.
"Oceanman Bali bukan hanya tentang lomba renang, tetapi tentang perjalanan personal setiap peserta untuk melawan arus, menaklukkan batas diri, dan menyatu dengan alam,” jelasnya.
Oceanman Bali 2026 juga diyakini memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata Bali. Direktur PT Avatara Lintas Media, Herty Purba, menyebut sebagian besar peserta datang bersama keluarga dan tim pendukung sehingga berpotensi meningkatkan kunjungan wisata di kawasan Kedonganan dan sekitarnya.
Tak hanya itu, panitia juga akan menghadirkan Oceanman Festival yang menjadi wadah promosi kuliner, UMKM lokal, hingga budaya Bali kepada wisatawan mancanegara.
Event Director Oceanman 2026, Cherry Sutanto, menambahkan bahwa ajang ini juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai brand dan industri pariwisata nasional.
(nad)