GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Penyebab Utama Adian Napitupulu Bongkar Sosok Pejabat Peminta Tiga Periode

Terkuak, penyebab utama Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenang Pilpres PDIP, Adian Napitupulu bongkar sosok peminta tiga periode jabatan. 
Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:22 WIB
Ini Penyebab Utama Adian Napitupulu Bongkar Sosok Peminta Tiga Periode
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Terkuak, penyebab utama Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenang Pilpres PDIP, Adian Napitupulu bongkar sosok peminta tiga periode jabatan. 

Ternyata, penyebab utama Adian Napitupulu bilang sosok tersebut di Program Catatan Demokrasi, tvOnenews, karena berawal ditanya pembawa acara program tersebuta, soal status putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka di PDIP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Adian Napitupulu menjawab pertanyaan tersebut dengan kelakar. Dia katakan status Gibran saat ini merupakan anaknya Jokowi. 

"Status Gibran anak Jokowi, (di dalam PDIP?) dalam PDIP 100 persen kewenangan DPP dan Ketua Umum PDIP," ujar Adian di program Catatan Demokrasi, seperti yang dikutip Rabu (25/10/2023). 

"Apapun keputusannya, kita serahkan ke Ketua Umum dan DPP. Kalau tugas saya hanya menggalang suara dan mengumpulkan kekuatan untuk memenangkan Ganjar," pungkasnya. 

Selain itu, Adian katakan, soal bagaimana Gibran dirinya tidak memikirkannya. Bahkan, bagaimana Presiden Jokowi, ia akui dirinya tak pikirkan juga.

"Saya hanya memikirkan bagaiamana menambah suara satu dan satu satu setiap harinya untuk Ganjar," ujar Adian. 

Disinggung soal Gibran dan Jokowi masih kader PDIP, Adian menjawab bahwa mereka adalah bapak dan anak itu. 

"Kalau sampai saat ini, belum ada surat pemberhentian, tetap kader PDIP," jawabnya. 

Selanjutnya, ditanya sepertinya Adian sudah antipati terhadap Presiden Jokowi dan Gibran. 

"Nggak antipati, tetapi sejarahkan begini. Dahulu ada yang datang, kemudian minta jadi wali kota. Dapat rekomendasi, dapat rekomendasi dan dikasih," kata Adian.

"Kemudian minta lagi, dapat rekomendasi, dikasih lagi. Lalu minta gubernur, dikasih lagi. Lalu minta rekomendasi calon presiden, dikasih lagi. Kedua kali dikasih lagi, lalu minta untuk anaknya, dikasih lagi. Lalu minta menantunya dikasih lagi," pungkas Adian. 

Sambung Adian, dikasihnya banyak benar. Namun saat ada permintaan tiga periode, Adian katakan, pihak PDIP tolak. 

Hal ini lantaran, kata Adian, bahwa ini adalah masalah konstitusi dan masalah bangsa, masalah rakyat yang tak bisa disetujui PDIP. 

"Kemudian ada pihak yang marah, ya terserah mereka, yang jelas kita bertahan untuk menjaga konstitusi dan menjaga republik ini," ujar Adian Napitupulu. 

Lalu, disebut Adian, ada yang marah karena PDIP menolak permintaan masa jabatan tiga periode atau perpanjangan.

"Bukan apa-apa, itu urusan masing-masing, tetapi memang untuk menjaga konstitusi, sederhana saja," katanya.

Lalu ditanya keyakinan Adian Napitupulu soal Presiden Jokowi masih satu nafas mendukung Ganjar Pranowo?

"Dia pernah sampaikan pada saya pribadi, dia bilang dukung Ganjar Pranowo. Bagaimana praktiknya, itu urusan dia," pungkas Adian Napitupulu. 

Lanjut Adian, apakah itu mau dipikirannya, tentu tidak. Karena bagaimanapun, ia akui saat ini hanya memikirkan memenangkan Ganjar Pranowo jadi Presiden di Pilpres 2024

Disinggung soal langkah Gibran dan Jokowi, apakah Adian kecewa? 

"Saya bukan aktivis kaleng-kaleng, kekecewaan itu sudah melekat dalam perjalanan hidup saya. Jadi nggak ada persoalan," pungkasnya.

Akan tetapi, dia berikan perintah untuk menangkan Ganjar-Mahfud MD. Namun untuk di luar itu dirinya tak akan memikirkannya.

"Karena saya punya energi terbatas, waktu kita hanya 112 hari, kita tak mau buang-buang waktu untuk perdebatan-perdebatan pemikran seperti itu," beber Adian Napitupulu. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPU Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp198 Juta untuk Hadiri Pelantikan KPPS di Cianjur

KPU Dilaporkan ke DKPP Atas Dugaan Pemborosan Sewa Helikopter Rp198 Juta untuk Hadiri Pelantikan KPPS di Cianjur

Salah satu pelapor dalam koalisi tersebut adalah mantan Komisioner KPU RI, Hadar Nafis Gumay. Selain Hadar, laporan juga melibatkan sejumlah aktivis dan peneliti dari organisasi masyarakat sipil.
Top 3 Voli: Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Top 3 Voli: Pesan Khusus Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Media Korea Beri Peringatan, Prediksi Line Up Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea langsung menjadi perhatian besar. Mulai dari pesan Vanja Bukilic, peringatan media Korea dan prediksi line up.
Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

Bursa Transfer AC Milan: Furlani Langsung Turun Tangan, Rossoneri Selangkah Lagi Dapatkan Goretzka dan Mateta

AC Milan mulai bergerak cepat menyusun kekuatan untuk menghadapi musim depan meski situasi internal klub belum stabil. Rossoneri tetap aktif di bursa transfer.
Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Aset Berharga Timnas Indonesia di Brasil! Selain Welber Jardim, Ada 2 Diaspora Eligible Bela Garuda yang Berkarier di Negeri Samba

Timnas Indonesia tampaknya belum kehabisan talenta diaspora potensial dari Brasil. Selain Welber Jardim, ternyata masih ada dua pemain lain di Negeri Samba.
Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

Dedi Mulyadi Heran Kawasan Batutulis Bogor Berubah Jadi Jalan: Harusnya Daerah Hijau, Kan Aneh!

KDM menilai persoalan longsor di Jalan Batutulis berkaitan dengan tata ruang kawasan yang sejak awal tidak dirancang sesuai karakter lingkungan.
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Pengurangan PBB-P2 2026 untuk Ringankan Beban Wajib Pajak

Pengurangan pokok PBB-P2 merupakan insentif berupa pemotongan nilai tertentu terhadap pokok pajak yang terutang. Melalui kebijakan ini wajib pajak dapat memperoleh keringanan pembayaran.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral