GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru dan Siswa Perlu Literasi untuk Tingkatkan Hak dan Tanggung Jawab di Dunia Digital

Literasi digital bagi guru dan peserta didik, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan hak dan tanggung jawab di dunia digital.
Kamis, 30 Mei 2024 - 19:53 WIB
Literasi digital bagi guru dan peserta didik, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan hak dan tanggung jawab di dunia digital.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Literasi digital bagi guru dan peserta didik, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan hak dan tanggung jawab di dunia digital. Pentingnya literasi digital bagi tenaga pendidik dan peserta didik, diyakini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses pembelajaran.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar Januar Pempri mengungkapkan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam webinar literasi digital di Kabupaten Tanah Datar, Kamis (30/5). Diskusi untuk segmen pendidikan yang diikuti siswa dan tenaga pendidik itu, diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Januar mengatakan, pentingnya literasi digital bagi tenaga pendidik dan peserta didik (siswa), juga berguna untuk mempersiapkan siswa di masa depan, di samping meningkatkan kualitas pengajaran. ”Kemajuan dunia teknologi informasi dan komunikasi begitu pesat, dunia pendidikan harus mengikuti perkembangan itu jika tak ingin ketinggalan,” tegasnya dalam diskusi virtual yang dipandu moderator Devi Anggraeni itu.

Dalam diskusi bertajuk ”Belajar Hak dan Tanggung Jawab di Dunia Digital”, Januar menyebut manfaat literasi digital bagi guru, di antaranya meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran, dan akses ke sumber pembelajaran lebih luas.

”Selain itu, kemampuan diferensiasi pembelajaran, kolaborasi dan berbagi dengan sesama guru, pemantauan dan evaluasi pembelajaran, sarana pelatihan dan sertifikasi guru,” rinci Januar Pempri.

Adapun bagi siswa, lanjut Januar, literasi digital akan meningkatkan akses ke informasi dan pembelajaran yang lebih luas, pembelajaran interaktif dan menarik, pengembangan keterampilan teknologi, pembelajaran mandiri dan kolaboratif, serta persiapan untuk karier masa depan.

Penerapan penguatan literasi digital di setiap jenjang pendidikan, sambung Januar, memungkinkan para peserta didik dapat menggunakan ponsel pintar mereka bukan hanya sebagai alat untuk berinteraksi di media sosial. Tetapi juga sebagai akses untuk menjelajahi berbagai literatur yang tersedia di platform perpustakaan online.

”Juga, melatih peserta didik dalam penggunaan teknologi dengan tujuan yang lebih bermanfaat, dan sebagai pusat dalam mengoptimalkan pendidikan di era teknologi saat ini,” pungkas Januar Pempri di depan para pendidik dan siswa sekolah yang mengikuti diskusi online ini dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.

Beberapa sekolah yang menggelar nobar diskusi online di Kabupaten Tanah Datar, di antaranya: SDN 11 Sungayang, SDN 17 Batipuah Baruah, SDN 20, SDN 25 Baringin, SDN 05 Batu Bulek, SDN 06 Pandai Sikek, SDN 07 Andaleh, SDN 01, SDN 21 Koto Laweh, SDN 30 Singgalang, SDN 04 Sumpur, SDN 12 Atar, SDN 13 Tanjuang Barulak, SMPN 2 Lintau Buo, SMPN 1 Sungayang, SMPN 1, SMPN 3 Salimpaung, dan SMPN 2 Batipuh.

tvonenews

Dari perspektif berbeda, pengembang teknologi pembelajaran Hamzar Hasfat mengatakan, hak dan tanggung jawab di dunia digital dapat dilakukan dengan cara siswa memiliki kompetensi literasi digital terkait kecakapan digital (digital skills). 

”Kompetensi kecakapan digital itu meliputi pemahaman perangkat keras dan lunak, koneksi internet, jenis platform dunia digital (website), mesin pencarian, aplikasi percakapan dan media sosial, serta transaksi online,” jelas Hamzar Hasfat.

Hak dan tanggung jawab di dunia digital, menurut CEO Bizbuzz Indonesia Junaedi Akbar, perlu memahami identitas digital dan perlindungan data pribadi di platform digital. ”Identitas yang tak terlihat seperti PIN, OTP, Password, Two Factor Authentication, sangat penting kita jaga sebagai kunci rahasia penjaga keamanan, supaya tidak ada orang yang bisa masuk ke platform digital kita,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk diketahui, webinar seperti dihelat di Kabupaten Tanah Datar - Sumbar ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD), yang dilaksanakan sejak 2017. Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini mulai bergulir pada Februari 2024, berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring. 

Meningkatkan kecakapan warga masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 jiwa penduduk Indonesia.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AVC Champions League 2026: Tedi Oka Sebut Kekalahan dari Foolad Sirjan Iranian jadi Pengalaman Berharga untuk Jakarta Garuda Jaya

AVC Champions League 2026: Tedi Oka Sebut Kekalahan dari Foolad Sirjan Iranian jadi Pengalaman Berharga untuk Jakarta Garuda Jaya

Salah satu wakil Indonesia di AVC Champions League 2026, Jakarta Garuda Jaya harus menelan pil pahit pada laga perdananya menghadapi Foolad Sirjan Iranian.
Ayah Sebut Josepha Sering Tolak Bermain dengan Teman karena Dianggap Buang-buang Waktu, Ungkap Kebiasaan Putrinya yang Bikin Orang Tua Khawatir

Ayah Sebut Josepha Sering Tolak Bermain dengan Teman karena Dianggap Buang-buang Waktu, Ungkap Kebiasaan Putrinya yang Bikin Orang Tua Khawatir

Menurutnya, publik tidak sekadar menyaksikan sebuah perlombaan, melainkan melihat keberanian seorang pelajar dalam memperjuangkan rasa keadilan.
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sampai Ikut Tanggapi Soal Huru-hara LCC MPR RI, Berikan Hal Ini untuk Josepha Alexandra

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Sampai Ikut Tanggapi Soal Huru-hara LCC MPR RI, Berikan Hal Ini untuk Josepha Alexandra

Huru-hara soal pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang.
RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

RSUD Dr Soetomo Surabaya Pastikan Pasien Meninggal Bukan Akibat Asap Kebakaran

Selain pasien yang meninggal, satu pasien lain yang ikut dievakuasi dilaporkan berada dalam kondisi stabil dan kini menjalani perawatan di ruang resusitasi.
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Tas Lululemon di Bandara Soetta, Korban Rugi Hingga Rp1 Miliar

Pencurian tersebut terjadi di area parkir Pergudangan Soewarna Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 15.30 WIB.
Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Niat Tinjau Taman di Sukajadi, Dedi Mulyadi Malah Dibuat Kaget Usai Temukan Warung Miras Tersembunyi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan publik usai melakukan penataan kawasan Jalan Sukajadi, Kota Bandung. KDM kaget temukan kios miras.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

News Terpopuler: Alasan Dua Juri LCC MPR di Kalbar Salahkan Jawaban Siswi SMAN 1 Pontianak Hingga Tak Minta Maaf

Alasan dewan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI menyalahkan jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Alasan kedua dewan juri tak memberikan permohonan maaf secara langsung
Selengkapnya

Viral