News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pembunuhan Berencana di Tol Merak-Jakarta Terungkap, Polisi Beberkan Motif Pelaku Lakukan Tindakan Sadis ke Sopir Truk, Karena Hal Ini

Polda Banten menangkap lima pelaku pembunuhan berencana seusai penemuan mayat laki-laki di pinggir tol Merak-Jakarta KM 77B, Kasemen Kota Serang. Motif pelaku..
Kamis, 3 Oktober 2024 - 05:07 WIB
Kasus Pembunuhan Berencana di Tol Merak-Jakarta Terungkap, Polisi Beberkan Motif Pelaku Lakukan Tindakan Sadis ke Sopir Truk, Karena Hal Ini
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Banten menangkap lima pelaku pembunuhan berencana seusai penemuan mayat laki-laki di pinggir tol Merak-Jakarta KM 77B, Kasemen Kota Serang.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto mengatakan lima tersangka tersebut berinisial FR (51) dan BN (53) sebagai eksekutor, kemudian RR (56), HD (33) dan WH (35).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Didik mengatakan para pelaku merupakan begal truk gula, dengan modus berpura-pura menumpang truk lalu membunuh sopir agar barang angkutannya dapat dijual kepada penadah.

"Para pelaku melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dengan cara menumpang kendaraan truk yang mengangkut Gula Kristal Putih merk Rose Brand sebanyak 700 Sak dengan berat sekitar 35.000 kg, dengan tujuan Jakarta, di tengah perjalanan tepatnya di KM 77 jalan Tol Merak-Jakarta," kata Didik.

Didik mengatakan pelaku meminta berhenti di pinggir jalan, kemudian pelaku lainnya melakukan tindak kekerasan dengan senjata tajam pada sopir hingga tewas.

Mayat sopir kemudian ditutup menggunakan kain handuk sarung. Lantas, para pelaku mengangkut truk gula untuk untuk dijual kepada penadah yang sudah berkomunikasi dengan para pelaku sebelumnya.

Korban ditemukan pada Sabtu (21/9/2024) malam dari informasi petugas Piket jaga di Kantor Satreskrimum Polresta Serang Kota. Temuan mayat tersebut di bawa Ke RS Bhayangkara Polda Banten guna proses identifikasi dan visum serta dilakukan autopsi serta laporan polisi di Polres Serang Kota.

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga menyita uang tunai Rp100 juta dari penadah WH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Banten AKBP Dian Setyawan menjelaskan bahwa penyidik masih memburu empat tersangka dan sudah diterbitkan DPO.

Dari keterangan pelaku bahwa senjata dua pisau yang di gunakan untuk membunuh korban di buang ke Sungai Tanjung Pura, Karawang beserta tas ransel untuk menghilangkan barang bukti.

"Penyidik masih mencari kendaraan truk tronton yang mengangkut gula. Pada saat penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan dua tersangka melakukan perlawanan kepada anggota, dan akhirnya di berikan tindakan tegas terukur pada kedua pelaku tersebut," ujar Dirreskrimum.

Diakhir Dirreskrimum menyampaikan atas Perbuatannya para tersangka dijerat dengan pasal berlapis.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dikenakan pasal berlapis yakni Pasal 340 KUHP Dan Atau Pasal 338 KUHP Dan Atau Pasal 365 KUH-PIDANA tentang Pembunuhan Berencana Dan Atau Tindak Pidana Pembunuhan Dan Atau Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan Ancaman Hukuman Pidana Mati atau Pidana Penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun," ujar dia.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korlantas Polri Terima Audiensi Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KRL di Bekasi: Kesalahan Tidak Absolut pada Pengemudi

Korlantas Polri Terima Audiensi Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KRL di Bekasi: Kesalahan Tidak Absolut pada Pengemudi

Korlantas Polri menegaskan bahwa penyebab kecelakaan KRL di Bekasi harus dilihat secara holistik. Evaluasi menyeluruh, termasuk terhadap pengemudi Green SM dan faktor-faktor lainnya perlu dilakukan.
Tim Reformasi Polri Tiba di Istana Siang Ini, Bawa Laporan Rekomendasi untuk Presiden Prabowo

Tim Reformasi Polri Tiba di Istana Siang Ini, Bawa Laporan Rekomendasi untuk Presiden Prabowo

Ahmad Dofiri memastikan bahwa laporan yang disusun Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian telah sejalan dengan arahan Presiden serta aspirasi masyarakat.
Perpres Hakim Ad Hoc Diteken Prabowo, DPR Dorong Profesionalisme dan Soroti Kesejahteraan Aparat Hukum

Perpres Hakim Ad Hoc Diteken Prabowo, DPR Dorong Profesionalisme dan Soroti Kesejahteraan Aparat Hukum

DPR dorong hakim ad hoc lebih profesional usai Prabowo teken Perpres 2026, sekaligus minta perhatian kesejahteraan aparat dan jaksa di daerah terpencil.
Menperin Temui Menkeu Bahas Skema Stimulus Manufaktur, Bidik Insentif Baru untuk Pacu Ekonomi

Menperin Temui Menkeu Bahas Skema Stimulus Manufaktur, Bidik Insentif Baru untuk Pacu Ekonomi

Menperin mengapresiasi inisiatif Menkeu Purbaya yang membentuk tim bottlenecking guna menampung sekaligus membantu menyelesaikan berbagai hambatan yang dihadapi dunia usaha.
Jakarta Bhayangkara Presisi Buka Suara Soal Rumor Habiskan Dana Rp5,7 Miliar untuk Rekrut Pemain Asing di AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Buka Suara Soal Rumor Habiskan Dana Rp5,7 Miliar untuk Rekrut Pemain Asing di AVC Champions League 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi buka suara terkait rumor yang menyatakan bahwa mereka telah menggelontorkan dana fantastis untuk merekrut empat pemain asing jelang AVC Champions League 2026.
Live Malam Ini! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs China di Piala Asia U-17 2026, 3 Pemain Diaspora akan Jadi Senjata Rahasia

Live Malam Ini! Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs China di Piala Asia U-17 2026, 3 Pemain Diaspora akan Jadi Senjata Rahasia

Timnas Indonesia U-17 hadapi China malam ini di Piala Asia U17 2026. Kurniawan Dwi Yulianto turunkan tiga pemain diaspora demi rebut kemenangan perdana Garuda.

Trending

Respons Tegas Koh Doddy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Doddy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Doddy Tan
FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

FIFA Beri Restu, Timnas Indonesia Punya Opsi Kiper 199 Cm Berdarah Surabaya Peraih Trofi Pemain Terbaik Eredivisie

Sorotan publik sepak bola Indonesia kini mengarah ke Belanda. Nama Kayne van Oevelen tiba-tiba mencuri perhatian setelah tampil gemilang bersama FC Volendam.
Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Belum Pernah Dilirik Timnas Indonesia, Top Skor Lokal Championship Ini Bisa Jadi Opsi John Herdman Buat Lini Serang Garuda di Piala AFF 2026

Tampil tajam dan jadi top skor pemain lokal di kasta kedua, winger lincah Bekasi City ini layak jadi opsi buat dibawa ke Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026.
3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

3 Alasan Utama Koh Hanny lakukan Pencabutan Sertifikat Mualaf Richard Lee

Isu pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee tengah menjadi sorotan publik. Di tengah dokter yang dikenal juga sebagai Selebgram itu tersandung kasus
Usai Dua Kali Dipecat, STY Siap Kembali Melatih: Dua Tawaran Asia

Usai Dua Kali Dipecat, STY Siap Kembali Melatih: Dua Tawaran Asia

Shin Tae-yong akhirnya buka suara soal masa depannya usai dua kali dipecat sepanjang 2025. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengaku tetap terbuka menerima.
5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

5 Alasan yang Buat Megawati Hangestri Diyakini Kian Dekat Berseragam Hyundai Hillstate

Setidaknya ada 5 alasan yang membuat volimania mulai menebak-nebak jika Megawati Hangestri akan berlabuh ke Hyundai Hillstate bukan Red Sparks musim depan.
Media Malaysia Soroti Comeback STY ke Indonesia sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7: Bukan Sosok Baru

Media Malaysia Soroti Comeback STY ke Indonesia sebagai Penasihat Teknik Timnas Football 7: Bukan Sosok Baru

Media Malaysia menyoroti kembalinya Shin Tae-yong (STY) ke Indonesia sebagai penasihat teknik Timnas Football 7 (F7) Indonesia: Bukan sosok baru.
Selengkapnya

Viral