GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Nabi di Masjid Quba

Masjid Quba merupakan masjid pertama kali yang dibangun di dunia. Nabi Muhammad membangun masjid saat singgah dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah pada 23 September 662 Masehi.
Rabu, 11 Juni 2025 - 04:55 WIB
Puluhan burung merpati memadati halaman Masjid Quba, Senin (9/6).
Sumber :
  • ANTARA

Madinah, tvOnenews.com - Sekitar 30 menit jelang waktu Dhuhur, serombongan jamaah asal Indonesia masuk ke pelataran Masjid Quba, di tengah panas matahari yang mulai terik dan menyengat kulit.

Dua orang dari rombongan itu lalu berjalan lebih cepat meninggalkan rombongan lain di belakangnya. Dua orang itu langsung melangkah masuk ke kumpulan burung merpati yang sedang hinggap di pelataran masjid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontan saja, puluhan burung beterbangan saat keduanya lewat, tapi puluhan burung lainnya tetap hinggap di pelataran.

Seorang yang kebetulan berteduh di sisi bangunan kanan pelataran lalu mendekati kedua orang itu dan menawarkan makanan burung.

"Makanan burung. Makanan burung. Silahkan," kata orang itu sambil menawarkan pakan burung. Dia mengenali keduanya dari Indonesia karena sebagian rombongan menggunakan songkok warna hitam yang selama ini menjadi ciri khas Indonesia.

Rombongan ini pun langsung menuju ke tempat wudhu yang ada di sisi. Sebagian mampir ke toilet sebelum menunaikan shalat.

Wawan Irawan, seorang haji dari Jakarta mengatakan dia mampir ke Masjid Quba untuk Shalat Dhuhur dan shalat sunah sebelum pergi ke Masjid Nabawi.

"Masya Allah. Syahdu tadi di dalam saat beribadah, apalagi kami baru menempuh perjalanan empat jam dari Jeddah dengan mobil," kata Wawan saat ditemui seusai Shalat Dhuhur.

Tidak lupa Wawan berdoa dan membacakan shalawat salam kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain Wawan, Hardi, seorang haji dari Gresik, Jawa Timur mengatakan dia ingin menyempatkan shalat di masjid itu karena masjid itu sangat istimewa sebab menjadi masjid yang dibuat Nabi Muhammad.

"Saya tadi dari Makkah. Rombongan dengan 14 orang. Semuanya mampir di sini," katanya.

Sedangkan Sudrajat, haji dari Bogor, Jawa Barat mengatakan kedatangan ke Masjid Quba itu merupakan yang kedua kalinya setelah pada 2014 juga ke masjid itu.

"Kayaknya pada 2014 itu agak kecil dari yang terlihat sekarang. Tempat wudhu sudah bagus. Dulu saya ke sini, tempat wudhunya masih di bawah pohon kurma," katanya.

Apa yang Wawan, Hardi dan Sudrajat sampaikan tadi bisa jadi indikasi bahwa masjid Quba menjadi salah satu tujuan jamaah haji dan umrah dari Indonesia.

Para peziarah dari Indonesia seolah ingin menjawab kerinduan untuk ikut shalat di tempat Nabi Muhammad pertama kali mendirikan masjid.

Mereka ingin menapak tilas perjuangan Nabi Muhammad saat berhijrah termasuk mendirikan masjid yang kini beralamat di 3493 Al Hijrah Rd, Al Khatim, Madinah

Boleh dikata, masjid ini menjadi masjid yang patut dikunjungi saat haji dan umrah bagi warga negara Indonesia setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Secara umum, kondisi Masjid Quba hampir sama dengan masjid pada umumnya di Arab Saudi. Masjid ini juga memiliki petugas keamanan yang terus menerus menjaga atau mengarahkan jamaah yang hendak masuk.

Jika di Masjidil Haram, kita bisa masuk tanpa melepas alas kaki, namun di Masjid Quba, petugas akan menegur jika pengunjung masuk tidak melepas alas kaki.

Pihak masjid menyediakan rak untuk menaruh sandal dan sepatu di sisi luar masjid. Sebagian pengunjung juga agak "nakal" karena menaruh alas kaki langsung di rak, melainkan di lantai.

Area wudhu dan toilet juga sering dibersihkan para petugas. Bahkan, penjaga area ini juga menawarkan tisu yang ada orang yang membutuhkan untuk mengelap tangan. Sehingga, kondisi kamar mandi tetap bersih.

Selain memiliki ruangan shalat sebagai ruang utama, bangunan yang didominasi warna putih tulang ini memiliki ruang pendukung antara lain ruang sekretariat, toko, perpustakaan.

Suasana di ruang shalat terasa sejuk meski di halaman sedang terik matahari, padahal pintu utama masjid selalu terbuka seakan menyambut jamaah yang terus datang dan pergi untuk beribadah.

Masjid yang mampu menampung 66 ribu orang shalat ini kini memiliki 4 menara, enam kubah, dua pintu utama untuk jamaah laki-laki dan satu pintu utama jamaah perempuan.

Masjid ini merupakan masjid pertama kali yang dibangun di dunia. Nabi Muhammad membangun masjid saat singgah dalam perjalanan hijrah dari Makkah ke Madinah pada 23 September 662 Masehi.

Batu pertamanya telah diletakkan oleh Nabi Muhammad, lalu dan pembangunan berikutnya diselesaikan oleh para sahabatnya. Masjid ini terus menerus direnovasi hingga kondisinya seperti sekarang ini.

Disebut Masjid Quba, karena dulunya tempat itu bernama Desa Quba yang masih berjarak sekitar 7 km dari Madinah (dulu bernama Yathrib). Namun kini wilayah itu telah masuk dalam wilayah Madinah.

Hal lain yang istimewa masjid ini adalah Masjid Quba adalah masjid yang dibangun atas dasar takwa, sebagaimana tercantum dalam Al Quran Surat At Taubah ayat 108. Para ahli tafsir menyebutkan masjid yang dimaksud dalam ayat ini adalah Masjid Quba.

Dalam riwayat hadis juga disebutkan Nabi Muhammad sering mengunjungi masjid ini tiap hari Sabtu.

Meski tidak terkait langsung, namun Masjid Quba punya hubungan erat dengan pelaksanaan Shalat Jumat. Usai mengawali pembangunan Masjid Quba, Nabi Muhammad bersama para sahabat melanjutkan perjalanan menuju Kota M Yathrib, sebagai tujuan akhir berhijrah.

Perjalanan itu dimulai pada Jumat pagi. Jelang Shalat Dzuhur, Nabi Muhammad dan rombongan tiba di sebuah lembah. Di lembah itu, Nabi Muhammad mengajak para sahabat dan kaum Muslimin untuk menunaikan Shalat Jumat secara berjamaah.

Momen tersebut menjadi sejarah pertama kali Rasulullah melaksanakan Shalat Jumat bersama umat Islam lainnya. Setelah shalat selesai, beliau menutupnya dengan menyampaikan khotbah. Kini, di lokasi tersebut telah dibangun sebuah masjid yang diberi nama Masjid Jumat atau Masjid Al-Jum'ah.

Dengan keistimewaan itulah, maka tidak salah jika masjid ini menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi bagi jamaah haji dan umrah.

Di masjid itu, kita akan mengenang kembali perjuangan Nabi Muhammad yang membutuhkan waktu 28 hari perjalanan, termasuk tiga hari bersembunyi di Goa Tsur untuk menghindari kejaran kaum Quraish yang memusuhi Nabi Muhammad beserta kaum Muslimin.

Salah satu jejak Nabi Muhammad yang terlihat jelas hingga kini adalah Masjid Quba.(ant/bwo)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesan Bijak Sherly Tjoanda dalam Memilih Pasangan Hidup, Gubernur Malut Dorong Perempuan Cek Dulu: Rasa Suka Tidak Cukup

Pesan Bijak Sherly Tjoanda dalam Memilih Pasangan Hidup, Gubernur Malut Dorong Perempuan Cek Dulu: Rasa Suka Tidak Cukup

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda membagikan satu tips memilih pasangan hidup. Hal ini bisa menjadi saran bagi anak muda sebelum menikah.
Bos Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara di Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Bos Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara di Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Orang

Majelis hakim juga menyoroti penyimpanan baterai drone jenis lithium polymer di dalam gedung yang dinilai memiliki potensi risiko tinggi terhadap kebakaran.
DPR Minta KAI Segera Bangun Jalur Double-double Track di Bekasi: Enggak Usah Nunggu Rekomendasi KNKT

DPR Minta KAI Segera Bangun Jalur Double-double Track di Bekasi: Enggak Usah Nunggu Rekomendasi KNKT

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda meminta PT Kereta Api Indonesia secepatnya membangun jalur double-double track (DDT) di perlintasan kereta api.
Keluarga Cemas, Relawan Ponorogo Disandera IOF saat Misi ke Palestina

Keluarga Cemas, Relawan Ponorogo Disandera IOF saat Misi ke Palestina

Herman Budianto (55), relawan asal Ponorogo, disandera tentara Israel saat menjalankan misi bantuan kemanusiaan menuju Palestina di perairan Siprus.
Tak Alami Cedera Pasca Crash di MotoGP Catalunya 2026, Francesco Bagnaia Ternyata Sempat Ragu Jalani Tes di Barcelona

Tak Alami Cedera Pasca Crash di MotoGP Catalunya 2026, Francesco Bagnaia Ternyata Sempat Ragu Jalani Tes di Barcelona

Rider Ducati, Francesco Bagnaia, tetap turun pada tes resmi Barcelona meski sebelumnya sempat mengalami kondisi fisik kurang nyaman usai MotoGP Catalunya 2026.
Ibu-ibu Tagih Janji Dedi Mulyadi saat Bongkar PKL Trotoar Cicadas, KDM: Kapan Saya Bohong?

Ibu-ibu Tagih Janji Dedi Mulyadi saat Bongkar PKL Trotoar Cicadas, KDM: Kapan Saya Bohong?

Dedi Mulyadi mendadak ditagih janjinya oleh ibu-ibu saat melakukan pembongkaran PKL trotoar CIcadas, Kota Bandung. Dedi Mulyadi menegaskan tidak akan ingkar.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi Bikin Sayembara: Kalau Ada yang Menemukan Aman Yani, Saya Beri Rp750 Juta

Dedi Mulyadi umumkan sayembara Rp750 juta bagi siapa pun yang berhasil menemukan Aman Yani, sosok misterius di balik kasus pencairan dana pensiun yang viral. 
Selengkapnya

Viral