News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan DN Aidit, Ini Dia 2 Dedengkot PKI yang Lebih Dihormati Uni Soviet Bahkan Dididik Langsung oleh Stalin

Jauh sebelum DN Aidit naik menjadi pucuk pimpinan, ternyata ada tokoh lain yang jauh lebih berpengaruh, bahkan disebut sebagai “kaki tangan langsung Uni Soviet” di Indonesia.
Minggu, 7 September 2025 - 21:09 WIB
DN Aidit
Sumber :
  • Common Wiki

Jakarta, tvOnenews.com – Nama DN Aidit selama ini dikenal sebagai tokoh utama Partai Komunis Indonesia (PKI), sekaligus sosok yang paling sering dikaitkan dengan peristiwa berdarah G30S/PKI 1965.

Namun jauh sebelum Aidit naik menjadi pucuk pimpinan, ternyata ada tokoh lain yang jauh lebih berpengaruh, bahkan disebut sebagai “kaki tangan langsung Uni Soviet” di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok itu adalah Musso, pentolan komunis yang mendapat mandat langsung dari Moskow.

Dedengkot PKI, Munawar Musso
Dedengkot PKI, Munawar Musso
Sumber :
  • Wikipedia

 

Musso yang bernama asli Munawar Musso sudah aktif dalam pergerakan komunis sejak masa kolonial Belanda. Ia sempat dipenjara karena pemberontakan PKI pada 1926, lalu pada 1935 memutuskan pergi ke Moskow.

Di negeri komunis itu, Musso berhubungan langsung dengan Joseph Stalin dan mendapat doktrin internasionalisme proletar. 

Bahkan pada 1948, ia pulang ke Indonesia dengan misi besar yakni menyamakan haluan PKI dengan garis komunis internasional.

Lewat doktrin yang disebutnya “Jalan Baru untuk Indonesia”, Musso ingin agar Republik Indonesia tidak jatuh ke pengaruh Amerika Serikat, melainkan masuk orbit Uni Soviet.

Pemberontakan Madiun 1948

Tak lama setelah kembali, Musso langsung mengguncang Indonesia dengan memimpin Pemberontakan PKI Madiun 1948. Peristiwa ini dikenal sebagai salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah republik.

Dedengkot PKI Musso dan Joseph Stalin
Dedengkot PKI Musso dan Joseph Stalin
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Pasukan PKI menyasar banyak pihak yang dianggap musuh ideologi mereka, mulai dari ulama, kiai pesantren, aparat pemerintah, polisi, hingga bupati dan gubernur.

Puluhan hingga ratusan korban dibantai, bahkan jasad-jasad mereka dibuang di sumur tua di Jawa Timur.

Tragedi ini disebut sebagian sejarawan lebih mengerikan dibanding peristiwa G30S/PKI 1965, karena skala kekejamannya yang meluas dan menargetkan langsung tokoh agama.

Namun pemberontakan PKI Madiun tidak berlangsung lama. Pemerintah melalui TNI di bawah komando Jenderal Sudirman bergerak cepat menumpas perlawanan PKI sejak 21 September 1948.

Musso yang sempat melarikan diri akhirnya terkepung di sebuah rumah warga di Ponorogo. Pada 31 Oktober 1948, ia ditembak mati di Sumoroto. 

Jenazahnya dibawa ke RS Ponorogo untuk diawetkan, lalu dibakar secara diam-diam. Itulah akhir hidup Musso, pentolan PKI yang paling ditakuti.

Gembong PKI Musso, DN Aidit, dan Alimin
Gembong PKI Musso, DN Aidit, dan Alimin
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

 

Selain Musso ada pula Alimin bin Prawirodirdjo, tokoh senior PKI yang sangat dihormati baik di Indonesia maupun kalangan komunis internasional. Ia juga pernah tinggal di Uni Soviet dan belajar langsung dari Stalin.

Alimin dikenal berperan dalam pemberontakan PKI tahun 1926. Meskipun gagal dan memaksanya hidup di pengasingan, ia tetap aktif membangun kembali jaringan komunis internasional untuk Indonesia.

DN Aidit Generasi Penerus

Setelah Musso tewas dan Alimin kian menua, barulah DN Aidit muncul sebagai generasi penerus pada dekade 1950-an.

Aidit belajar dari kegagalan pemberontakan sebelumnya. Ia memilih jalur yang lebih strategis yakni membesarkan PKI sebagai partai politik sah di panggung nasional. 

Di bawah kepemimpinannya, PKI bahkan tumbuh menjadi salah satu partai terbesar di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pengaruh Aidit tetap dianggap belum sebanding dengan Musso dan Alimin. 

Kedua tokoh senior itu memiliki latar belakang internasional yang kuat dan hubungan langsung dengan Soviet, sehingga mereka dipandang sebagai dedengkot sejati komunis Indonesia yang jauh lebih radikal dibanding Aidit.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sadar Tak Ada Lagi Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Cuma Andalkan Pemain Muda Ini di Red Sparks

Sadar Tak Ada Lagi Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Cuma Andalkan Pemain Muda Ini di Red Sparks

Pasca kepergian Megawati Hangestri, Red Sparks terus terpuruk dengan sembilan kekalahan beruntun di V-League 2025–2026. Pelatih Ko Hee-jin kini menaruh harapan.
Tak Perlu Naturalisasi Pascal Struijk! John Herdman Sudah Punya Bek Timnas Indonesia Kelas Dunia, Catatannya Bahkan Kalahkan Pemain Real Madrid

Tak Perlu Naturalisasi Pascal Struijk! John Herdman Sudah Punya Bek Timnas Indonesia Kelas Dunia, Catatannya Bahkan Kalahkan Pemain Real Madrid

Justin Hubner tampil impresif di Eredivisie hingga masuk 3 besar bek muda dengan tekel terbanyak di 7 liga top Eropa, membawa angin segar bagi Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
Ngadu ke DPR RI, Guru Madrasah Bandingkan Nasib dengan Pegawai MBG: Mereka Cepat Diangkat PPPK, Kami Tak Bisa Daftar

Ngadu ke DPR RI, Guru Madrasah Bandingkan Nasib dengan Pegawai MBG: Mereka Cepat Diangkat PPPK, Kami Tak Bisa Daftar

Guru madrasah mengeluhkan ketimpangan pengangkatan pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diangkat jadi PPPK sementara guru mendaftar saja tak bisa.
Demi Bertahan Hidup usai Ditinggal Lina, Teddy Sempat Jujur Hidupnya Serba Kekurangan: Tinggal di Gubuk dan Makan Ubi

Demi Bertahan Hidup usai Ditinggal Lina, Teddy Sempat Jujur Hidupnya Serba Kekurangan: Tinggal di Gubuk dan Makan Ubi

Jauh sebelum kekisruhan penetapan status hak ahli waris ke keluarga Sule, Teddy Pardiyana mengungkap cara dirinya bertahan hidup usai dilanda krisis ekonomi.
Shakur Stevenson Tantang Juara UFC Ilia Topuria Duel Tinju, Raja Kelas Ringan Super: Datang dan Bertarung Denganku!

Shakur Stevenson Tantang Juara UFC Ilia Topuria Duel Tinju, Raja Kelas Ringan Super: Datang dan Bertarung Denganku!

Juara tinju Shakur Stevenson menantang Ilia Topuria selaku jawara UFC untuk berduel di atas ring tinju.
Jelang Imlek, Parkir Liar di Glodok Pancoran Bakal Ditertibkan

Jelang Imlek, Parkir Liar di Glodok Pancoran Bakal Ditertibkan

Kawasan Glodok Pancoran di Jakarta Barat kian ramai dikunjungi warga, terutama menjelang perayaan Imlek 2026.

Trending

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Maarten Paes Bisa Minder? Timnas Indonesia Berpeluang Tambah Opsi Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Janda Memuaskan Syahwat dengan Alat, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? 

Seorang janda memuaskan syahwatnya menggunakan alat, apakah diperbolehkan dalam Islam? Simak penjelasan Buya Yahya berikut ini.
Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Meski Mohan Hazian Bikin Pernyataan, Korban Pelecehan Seksual Muak Pelaku Malah Ogah Akui Kesalahannya

Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks Kembali Diterpa Kabar Buruk, Sahabat Megawati Hangestri Berpotensi Absen Panjang di Liga Voli Korea

Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Kerja Rodi Lagi, Samator Hadapi LavAni

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bojonegoro: Megawati Hangestri Cs Kerja Rodi Lagi, Samator Hadapi LavAni

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bojonegoro yang akan diramaikan dengan penampilan Megawati Hangestri dan kawan-kawan serta Surabaya Samator bakal berhadapan dengan Jakarta LavAni.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT