News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadir di Mahkamah Konstitusi, Penyintas Thalasemia: Kami Mencari Keadilan

Fadel Nooriandi seorang penyintas Thalassemia hadir sebagai saksi sidang di Mahkamah Kontitusi (MK) yang membahas perluasan definisi fisik bagi kondisi kronis tak tampak.
Kamis, 23 Oktober 2025 - 03:11 WIB
Hadir di Mahkamah Konstitusi, Penyintas Thalasemia: Kami Mencari Keadilan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fadel Nooriandi seorang penyintas Thalassemia hadir sebagai saksi sidang di Mahkamah Kontitusi (MK) yang membahas perluasan definisi fisik bagi kondisi kronis tak tampak.

Sejak berusia delapan bulan, Fadel harus menjalani transfusi darah rutin seumur hidup akibat Thalassemia Mayor penyakit genetik yang menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin secara normal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di balik perjuangan medis yang panjang, Fadel juga harus menghadapi kenyataan sosial yang tidak kalah berat yakni diskriminasi, stigma, dan keterbatasan akses terhadap pendidikan maupun pekerjaan.

“Bagi saya yang paling berat bukan transfusinya. Yang paling berat adalah membuktikan kepada masyarakat bahwa kami tetap mampu. Banyak dari kami yang ditolak bekerja hanya karena hasil pemeriksaan medis, dianggap tidak kompeten hanya karena tubuh kami berbeda," kata Fadel di hadapan Majelis Hakim, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

"Maka banyak dari teman-teman kami yang memiliki riwayat penyakit sebagian besar banyak yang putus sekolah, tidak diterima kerja jadi mereka menjadi wirausaha kecil, pengemudi ojek online bahkan mengangur," sambungnya.

Menurut data Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI) hanya sekitar 30 persen penyintas Thalassemia dewasa yang memiliki pekerjaan tetap, sementara lebih dari 60 persen mengalami penolakan di tahap pemeriksaan kesehatan pra-kerja. 

Hambatan serupa juga dialami di dunia pendidikan, di mana siswa dengan Thalassemia kerap dianggap tidak disiplin karena harus rutin ke rumah sakit untuk transfusi.

Dalam keterangannya, Fadel menggambarkan bagaimana perjuangan hidup dengan Thalassemia membentuknya menjadi pribadi yang tangguh dan reflektif. 

“Saya tumbuh di antara jarum transfusi dan tatapan stigma tapi setiap kali saya lemah, saya ingat teman-teman seperjuangan yang sudah berpulang.

Kami pernah duduk bersama di ruang transfusi, berbagi rasa takut dan harapan. Kini, hanya nama mereka yang tersisa," katanya.

Fadel menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk dirinya sendiri tetapi untuk generasi setelahnya agar tidak lagi kehilangan hak pendidikan maupun pekerjaan karena kondisi yang tak kasat mata.

Dalam kesempatan itu, Fadel juga menyerukan agar negara harus hadir secara nyata untuk melindungi kelompok dengan kondisi kronis seperti Thalassemia dan penyakit tak tampak lainnya.

Ia mendorong agar regulasi turunan dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Disabilitas mencakup kondisi kronis tak tampak sebagai bagian dari disabilitas.

“Negara harus hadir untuk memastikan keadilan yang setara bagi semua warga agar kami yang hidup dengan kondisi kronis tidak lagi diperlakukan berbeda di sekolah, di tempat kerja, atau di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Menutup kesaksiannya, Fadel menyampaikan pesan yang menggugah hati bukan hanya sebagai penyintas, tapi sebagai simbol keteguhan hidup. 

"Kami bukan hanya kumpulan luka, kami adalah arsitektur dari keberanian. Kami bukan sekedar penyintas, kami adalah cahaya yang menolak padam," kata Fadel.

“Kami tidak mencari simpati, kami mencari keadilan karena ikhtiar perjuangan yang tak terlihat pun tetap nyata. Kondisi tak kasat mata bukan berarti tak ada. Kami hanya ingin hidup dengan martabat," pungkasnya. (raa)

 

 

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Desa Terdapak Banjir di Kabupaten OKU

Tiga Desa Terdapak Banjir di Kabupaten OKU

Tiga desa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan terendam banjir. Banjir merendam Desa Tubohan, Panggal-Panggal dan Desa Ulak Pandan dengan ketinggian air mencapai 70 centimeter.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
PosIND Mengantar Denyut Inacraft PosAja! dan Jalan UMKM Menuju Pasar Nasional–Global

PosIND Mengantar Denyut Inacraft PosAja! dan Jalan UMKM Menuju Pasar Nasional–Global

Riuh perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar pesta Kriya tahunan.
Pemkab Bogor Didesak Ambil Alih Pengelolaan PSU

Pemkab Bogor Didesak Ambil Alih Pengelolaan PSU

Pemerintah Kabupaten Bogor didesak untuk segera mengambil alih pengelolaan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) kawasan Sentul City.
Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 9 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 9 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H dan Potensi Perbedaannya

Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H dan Potensi Perbedaannya

Berapa hari lagi puasa 2026? Simak prediksi awal Ramadan 1447 H, perbedaan metode penentuan hilal, dan jadwal resmi pemerintah Indonesia.

Trending

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Super League: Kejar Laju Persib Bandung dan Borneo FC Jadi Harga Mati

Laga lawan Arema FC nanti malam cukup penting bagi Persija Jakarta yang bertekad untuk menempel Persib Bandung dan Borneo FC di papan atas klasemen Super League
Nasib Inara Rusli Diujung Tanduk, Insanul Fahmi Kini Lebih Pilih Perjuangkan Wardatina Mawa

Nasib Inara Rusli Diujung Tanduk, Insanul Fahmi Kini Lebih Pilih Perjuangkan Wardatina Mawa

Insanul Fahmi secara terang-terangan lebih memilih untuk kembali kepada istri sahnya, Wardatina Mawa ketimbang Inara Rusli yang merupakan istri sirinya. Simak!
Gagal Juara Piala Asia 2026, Ketum FFI Sebut Timnas Futsal Indonesia Resmi Menapaki Level Dunia

Gagal Juara Piala Asia 2026, Ketum FFI Sebut Timnas Futsal Indonesia Resmi Menapaki Level Dunia

Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Timnas Futsal Indonesia meski harus puas menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026.
Usai Diperiksa, KPK Tahan Pemilik Blueray Cargo John Field

Usai Diperiksa, KPK Tahan Pemilik Blueray Cargo John Field

Pemilik PT Blueray Cargo (BR) sekaligus tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang KW di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, John Field
Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Rekap Hasil dan Klasemen Terbaru Liga Inggris 2025-2026: Manchester United Makin Ganas, Arsenal Beri Respons Kuat

Rekap Hasil dan Klasemen Terbaru Liga Inggris 2025-2026: Manchester United Makin Ganas, Arsenal Beri Respons Kuat

Manchester United semakin menunjukkan keganasannya di lanjutan kasta tertinggi Liga Inggris 2025-2026. Namun demikian, Arsenal berhasil memberikan respons kuat di puncak klasemen.
Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT