GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Langkah Kecil, Dampak Besar: Dukungan Pendidikan untuk Anak Prasejahtera di Kupang, Bangkitkan Semangat Belajar dan Raih Mimpi Masa Depan

Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi pekerjaan besar, terutama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Di Kupang, Nusa Tenggara Timur
Selasa, 28 Oktober 2025 - 23:14 WIB
ilustrasi Langkah Kecil, Dampak Besar: Dukungan Pendidikan untuk Anak Prasejahtera di Kupang, Bangkitkan Semangat Belajar dan Raih Mimpi Masa Depan
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi pekerjaan besar, terutama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Di berbagai daerah, masih banyak siswa yang berjuang untuk menempuh pendidikan dengan segala keterbatasan, mulai dari minimnya fasilitas hingga kurangnya perlengkapan belajar

Di Kupang, Nusa Tenggara Timur, misalnya, banyak pelajar yang datang ke sekolah tanpa seragam lengkap atau alat tulis memadai. Kondisi ini menunjukkan pentingnya dukungan nyata dari berbagai pihak agar mereka dapat menikmati hak pendidikan yang setara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari berbagai sumber, upaya memperkuat kualitas pendidikan bagi kelompok kurang mampu kini semakin banyak dilakukan melalui kerja sama pemerintah, komunitas, dan sektor swasta. 

Salah satu contohnya adalah kegiatan yang menyasar sekolah-sekolah rakyat dan daerah tertinggal, di mana program bantuan bukan hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada aspek motivasi dan pembentukan karakter siswa. 

Langkah seperti ini tak hanya membantu mereka belajar lebih baik, tapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat pantang menyerah dalam meraih cita-cita. Kehadiran berbagai program sosial yang berfokus pada pendidikan menunjukkan komitmen bahwa masa depan anak Indonesia adalah tanggung jawab bersama. 

Ketika anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan kesempatan belajar yang lebih layak, maka mereka juga memiliki peluang untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Dari ruang-ruang kelas sederhana di Kupang, benih perubahan itu mulai tumbuh, berkat dukungan program yang berpihak pada mereka yang paling membutuhkan.

Salah satu inisiatif yang menyoroti pentingnya akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera adalah program Aksi Peduli Pendidikan (AKSARA). Kegiatan ini diselenggarakan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan tujuan memberikan bantuan perlengkapan belajar kepada siswa dari keluarga sangat miskin atau masuk klasifikasi desil I.

Sebanyak 100 siswa mendapatkan dukungan berupa seragam olahraga, alat tulis, kaos kaki, dan tanda pengenal. Kegiatan ini disambut hangat oleh para siswa dan guru, yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam fasilitas belajar.

Program tersebut sejalan dengan kebijakan prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui Sekolah Rakyat, serta mendukung Asta Cita Presiden poin keempat: memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan pendidikan di Indonesia. 

Lebih dari sekadar pembagian perlengkapan sekolah, kegiatan Aksara juga menghadirkan sesi motivasi dan penguatan karakter. Para siswa tampak antusias mengikuti olahraga bersama serta kegiatan pembinaan yang bertujuan menanamkan nilai pantang menyerah dan semangat belajar di tengah keterbatasan.

Sekretaris Perusahaan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang perlu didukung secara berkelanjutan. 

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Melalui program ini, kami ingin memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera dapat belajar dengan nyaman dan percaya diri. Kami bangga bisa hadir dan melihat semangat luar biasa dari adik-adik yang menjadi harapan masa depan bangsa,” ujar Okki Jatnika.

Program yang termasuk dalam pilar sosial Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas. 

Langkah Kecil, Dampak Besar: Dukungan Pendidikan untuk Anak Prasejahtera di Kupang, Bangkitkan Semangat Belajar dan Raih Mimpi Masa Depan
Langkah Kecil, Dampak Besar: Dukungan Pendidikan untuk Anak Prasejahtera di Kupang, Bangkitkan Semangat Belajar dan Raih Mimpi Masa Depan
Sumber :
  • Ist

 

Inisiatif ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap pendidikan tidak hanya sebatas memberi bantuan materi, tetapi juga menjadi bentuk investasi sosial untuk jangka panjang. Setiap kegiatan Aksara diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk ikut bergerak dalam gerakan peduli pendidikan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilihan SRMP 19 Kupang sebagai lokasi pelaksanaan didasari oleh kebutuhan nyata di daerah dengan tingkat kesejahteraan rendah. Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak anak-anak yang dapat menikmati proses belajar dengan penuh semangat, meski berada di tengah keterbatasan. 

Dengan komitmen untuk terus memperluas jangkauan program sosial di bidang pendidikan, kegiatan ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi masa depan generasi muda Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang masih tertinggal. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Disahkan FIFA, Pemain Asal Barcelona Ini Bisa Jadi Opsi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Sudah Disahkan FIFA, Pemain Asal Barcelona Ini Bisa Jadi Opsi Pengganti Thom Haye di Timnas Indonesia untuk FIFA Series

Timnas Indonesia kehilangan Thom Haye akibat sanksi dari FIFA jelang FIFA Series. Situasi ini membuat John Herdman bisa untuk melirik pemain asal Barcelona.
Siapa Ronald Koeman Jr? Anak dari Legenda Belanda yang Kabarnya akan ke Persib Bandung Musim Depan

Siapa Ronald Koeman Jr? Anak dari Legenda Belanda yang Kabarnya akan ke Persib Bandung Musim Depan

Sebelum dirumorkan ke Persib Bandung oleh media Belanda, Ronald Koeman Jr punya banyak pengalaman di Eredivisie. Ia tak tergantikan sebagai kiper utama Telstar.
Warga Tionghoa Lepas Burung Pipit di Vihara, Tradisi Tahun Baru Imlek untuk Buang Sial

Warga Tionghoa Lepas Burung Pipit di Vihara, Tradisi Tahun Baru Imlek untuk Buang Sial

Vihara Dharma Bhakti di kawasan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, mulai dipadati masyarakat Tionghoa sejak pagi pada Selasa (17/2/2026).
Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, melakukan pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Menteri Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina di New York.
Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 44 narapidana pemeluk agama Konghucu di Hari Raya Imlek 2026.
Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. PSM langsung memanggil sang pemain dan memantau proses hukum.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT