GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Titus Yuwono KS yang Sukses Bawa Cangkang Kelapa Sawit Go Global, Ternyata Juga Pelari Internasional

Kesuksesan Titus Yuwono KS di sektor hasil kelapa sawit dan Direktur PT Jatim Propertindo Jaya, ternyata tak terlepas dari ketekunan yang dibentuk dari latar belakang keluarga militer.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 23:26 WIB
Titus Yuwono KS saat mengikuti marathon internasional.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Selain gemar berlari dan menorehkan berbagai prestasi internasional, pengusaha sawit Titus Yuwono KS ternyata memiliki kisah menarik di balik kesuksesannya.

Titus Yuwono KS dikenal sebagai figur yang tidak sekadar paripurna dalam bisnis, tetapi juga mengusung misi besar memperkenalkan semangat pembangunan berkelanjutan Indonesia ke panggung dunia melalui sektor hasil kelapa sawit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Titus Yuwono KS Meniti Kesuksesan

Namun demikian, kisah sukses Titus ternyata bukan sekadar tentang bisnis saja, tetapi juga soal warisan nilai. Ia diketahui lahir dari keluarga pejuang. Ayahnya adalah seorang tentara, sementara kakeknya merupakan tokoh yang terlibat perjuangan kemerdekaan ’45.

Dari lingkungan inilah ia menyerap nilai-nilai keberanian, pengabdian, dan cinta tanah air yang kelak membentuk karakter kepemimpinannya.

Semangat itu lantas membawanya pada keputusan besar pada tahun 2011, ketika ia menapaki bidang yang saat itu belum banyak dilirik, yakni ekspor cangkang kelapa sawit.

Empat tahun kemudian, tepatnya pada 2015, Titus resmi mendirikan PT Jatim Propertindo Jaya dan menjabat sebagai Direktur.

Melalui perusahaan ini, Titus membuktikan bahwa limbah industri sawit dapat dikelola menjadi sumber daya bernilai tinggi dan berkontribusi terhadap pengembangan energi terbarukan.

Cangkang kelapa sawit yang sebelumnya dianggap sisa produksi, memang dapat dimanfaatkan bahan bakar biomassa yang efisien dan ramah lingkungan. Di tangan Titus, komoditas ini membuka peluang besar bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemain penting dalam rantai pasok energi bersih global.

Sebagaimana diketahui, Industri sawit memang telah lama menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Namun demikian, Titus melihat lebih jauh bahwa masa depan industri terletak pada inovasi dalam pengelolaan limbah. Peluang inilah yang dilihat untuk mengubah paradigma, menjadikan cangkang sisa produksi sebagai sumber energi yang berkelanjutan.

Melalui ekspor ke berbagai negara di Asia seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga ke Eropa, PT Jatim Propertindo Jaya tak hanya menambah devisa negara, tetapi juga mengangkat citra Indonesia sebagai pelopor biomassa sawit di pasar global.

Orientasi ekspor ini turut memberi kontribusi bahwa produk Indonesia mampu bersaing dalam industri hijau dunia.

Sebagai pengusaha yang visioner, Titus juga menempatkan aspek lingkungan dan sosial dalam prioritas utama bisnisnya.

Ia yakin bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga kunci keberhasilan ekonomi jangka panjang.

Perannya di sektor itu kemudian membawa Titus aktif berkontribusi di organisasi. Sebagai Wakil Ketua APCASI (Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Seluruh Indonesia), ia menanamkan nilai kolaborasi dan kebersamaan antarpelaku usaha.

Melalui asosiasi ini, ribuan tenaga kerja dari berbagai suku, agama, dan latar belakang mendapatkan kesempatan bekerja dan berkembang, mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang ia junjung tinggi.

Dengan visi yang berpadu antara nasionalisme, inovasi, dan keberlanjutan, Titus Yuwono KS telah menjelma menjadi contoh pengusaha masa depan: berorientasi global, berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, dan berkomitmen terhadap bumi yang lebih hijau.

Sebagaimana disinggung di awal, terlepas pencapaiannya sebagai pengusaha, Titus Yuwono KS juga adalah seorang pelari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keseriusan menekuni olah raga yang ia gemari itu membawanya mengikuti event-event marathon bergengsi, dalam dan luar negeri.

Lawat langkah kakinya itu, Titus tercatat sebagai salah satu pemegang Seven Star alias pelari internasional dengan tujuh bintang Abbott World Marathon Majors. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelanggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelanggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Akademisi Ungkap Sejumlah Poin Krusial dari Keberadaan DPN

Akademisi Ungkap Sejumlah Poin Krusial dari Keberadaan DPN

Pembentukan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ditujukan pemerintah dalam memperkuat koordinasi pertahanan negara di tengah ancaman multidimensi.
Sejak Jauh-jauh Hari, Eks Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Ini Sebut Vanja Bukilic Sebagai Pemain Jenius

Sejak Jauh-jauh Hari, Eks Tandem Megawati Hangestri di Red Sparks Ini Sebut Vanja Bukilic Sebagai Pemain Jenius

Tim asal Kota Daejeon, Red Sparks telah mengumumkan pemain asing pilihan mereka untuk V League 2026/2027 beberapa waktu yang lalu setelah melalui proses draft.
Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Respons Putusan MK, Pakar Hukum: Jakarta Ibu Kota Negara Secara Konstitusional

Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan Jakarta masih menjadi ibu kota negara sebelum terbitnya Keputusan Presiden (Keppres).
Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya Pastikan Cepat Tangkap Pelaku Penjambretan Ponsel Milik WNA di Bundaran HI

Polda Metro Jaya angkat bicara soal aksi penjambretan yang menimpa Warga Negara Asing (WNA) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Selengkapnya

Viral