GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Food Industry Asia Memperkuat Komunikasi Ilmiah tentang Pemanis Non-Gula untuk Mendukung Kebijakan Pengurangan Gula di Asia Tenggara

Food Industry Asia (FIA) menyelenggarakan Lokakarya Ilmiah & Regulasi Regional bertema “Scientific Solutions for Public Health : Enabling Policies to Unlock Reformulation with Non-Sugar Sweeteners Science”.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:34 WIB
FIA menyelenggarakan Lokakarya Ilmiah & Regulasi Regional bertema “Scientific Solutions for Public Health : Enabling Policies to Unlock Reformulation with Non-Sugar Sweeteners Science”.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Food Industry Asia (FIA) menyelenggarakan Lokakarya Ilmiah & Regulasi Regional bertema “Scientific Solutions for Public Health : Enabling Policies to Unlock Reformulation with Non-Sugar Sweeteners Science”. Lokakarya ini mengumpulkan regulator, akademisi dan perwakilan industri dari seluruh Asia Tenggara untuk membahas bukti ilmiah terkini tentang Pemanis Non-Gula dan perannya dalam mendukung strategi pengurangan gula dan reformulasi dalam kerangka kesehatan masyarakat.

Penyakit Tidak Menular Terkait Pola Makan (PTM Terkait Diet) terus menjadi kekhawatiran yang berkembang di kawasan ini, dengan konsumsi gula berlebih diakui sebagai faktor kontributor utama. Pemerintah di seluruh Asia Tenggara memajukan berbagai inisiatif kesehatan masyarakat, termasuk memperkuat sistem pelabelan nutrisi dan mendorong reformulasi produk untuk mendukung pilihan pola makan yang lebih sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokakarya ini bertujuan untuk membangun pemahaman ilmiah, mendorong komunikasi yang transparan dan mempromosikan dialog regional diantara regulator, akademisi, ahli kesehatan masyarakat, ilmuwan dan sektor pangan. Diskusi difokuskan pada penyelarasan kebijakan dan ilmu pengetahuan untuk mendukung reformulasi produk yang lebih sehat, khususnya melalui penggunaan Pemanis Non-Gula yang bertanggung jawab, dengan cara yang berkontribusi pada tujuan kesehatan masyarakat nasional dan regional.

Acara dibuka dengan sambutan dari Matt Kovac, Chief Executive Officer dari Food Industry Asia yang menyambut peserta dari seluruh kawasan dan menekankan pentingnya diskusi tentang Pemanis Non-Gula, reformulasi, dan kesehatan masyarakat. Beliau mencatat bahwa negara-negara Asia Tenggara menghadapi tantangan serupa berupa konsumsi gula yang tinggi dan meningkatnya Penyakit Tidak Menular, menekankan bahwa pengurangan gula dan penggunaan Pemanis Non-Gula memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat. 

Beliau juga menyoroti pentingnya menyatukan ilmu pengetahuan, kebijakan dan industri untuk memperkuat kolaborasi dan memajukan tujuan bersama untuk meningkatkan hasil kesehatan masyarakat. Prof. Asnawi Abdullah, PhD, Direktur Jenderal Badan Kebijakan Kesehatan, mewakili Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyampaikan bahwa sebagai respons terhadap tantangan kesehatan masyarakat yang meningkat akibat Penyakit Tidak Menular, pemerintah Indonesia sedang mengimplementasikan serangkaian inisiatif kebijakan strategis yang bertujuan untuk mempromosikan pilihan pola makan yang lebih sehat dan mengurangi konsumsi gula secara nasional. 

tvonenews

Mengutip beban signifikan Penyakit Tidak Menular pada sistem kesehatan negara dan posisinya sebagai penyebab kematian utama, langkah-langkah baru akan mencakup implementasi sistem pelabelan nutrisi "Nutri-Level" di bagian depan kemasan untuk menginformasikan konsumen tentang kandungan gula, garam, dan lemak dalam produk pangan. Inisiatif ini merupakan bagian dari transformasi kesehatan nasional yang lebih luas yang menekankan pendekatan seluruh pemerintah dan seluruh masyarakat, mendorong kolaborasi multi-pemangku kepentingan untuk mendorong reformulasi produk dan menciptakan lingkungan pangan yang lebih sehat bagi seluruh rakyat Indonesia.

Presentasi utama diberikan oleh Laurent Oger, Direktur Jenderal dari International Sweeteners Association (ISA). Beliau menguraikan bagaimana otoritas regulasi global menilai dan memastikan keamanan Pemanis Non-Gula melalui evaluasi ilmiah yang ketat.

Laurent juga menyoroti konsensus internasional yang berkembang yang mendukung keamanan Pemanis Non-Gula, sambil mengatasi mitos dan kesalahpahaman umum seputar penggunaannya. Sesi-sesi berikutnya mengeksplorasi bukti ilmiah yang muncul tentang Pemanis Non-Gula, menampilkan pengalaman reformulasi praktis dari industri pangan, dan berbagi wawasan konsumen ASEAN tentang pola makan sehat, pilihan produk, dan perilaku konsumsi gula.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokakarya diakhiri dengan sesi refleksi dan dialog tentang bagaimana kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dapat membantu menciptakan bersama kebijakan yang memungkinkan inovasi, memajukan upaya pengurangan gula, dan memperkuat kepercayaan publik melalui komunikasi berbasis ilmu pengetahuan. Forum regional ini menegaskan kembali komitmen berkelanjutan FIA untuk mempromosikan dialog yang transparan dan berbasis bukti tentang nutrisi dan kesehatan masyarakat. 

Dengan menghubungkan ilmu pengetahuan, kebijakan, dan inovasi industri, FIA berupaya mendukung pemerintah dan mitra di seluruh Asia Tenggara dalam mencapai kemajuan terukur dalam pengurangan gula. Konsensus ilmiah mengonfirmasi bahwa Pemanis Non-Gula, ketika digunakan secara bertanggung jawab, adalah alat yang aman dan berharga untuk strategi reformulasi yang berkontribusi secara bermakna pada tujuan kesehatan masyarakat yang lebih luas.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Kegiatan WNA di Bali Diawasi Melalui Aplikasi Cakrawasi

Kegiatan WNA di Bali Diawasi Melalui Aplikasi Cakrawasi

Untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing, Kepolisian Daerah Bali meluncurkan aplikasi Cakrawasi (Cakra Pengawasan Orang Asing) untuk meminimalisir terjadinya tindak pidana yang melibatkan warga negara asing di Pulau Dewata.
Elkan Baggott Fix Gabung! Sumardji Ungkap Jadwal Kumpul Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Elkan Baggott Fix Gabung! Sumardji Ungkap Jadwal Kumpul Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memastikan bahwa agenda pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA Series 2026 akan segera dimulai.
Ole Romeny Disebut Cedera saat Latihan di Oxford United, Ketua BTN Sumardji Buka Suara

Ole Romeny Disebut Cedera saat Latihan di Oxford United, Ketua BTN Sumardji Buka Suara

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, angkat bicara terkait kabar striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengalami cedera saat memperkuat Oxford United.
Ole Romeny Disebut Cedera saat Latihan di Oxford United, Ketua BTN Sumardji Buka Suara

Ole Romeny Disebut Cedera saat Latihan di Oxford United, Ketua BTN Sumardji Buka Suara

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, angkat bicara terkait kabar striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, mengalami cedera saat memperkuat Oxford United.
KontraS Sumut Kecam Tindakan Brutal Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Desak Kapolri Usut Aktor Intelektual

KontraS Sumut Kecam Tindakan Brutal Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Desak Kapolri Usut Aktor Intelektual

KontraS Sumatera Utara mengecam keras tindakan brutal penyiraman air keras terhadap Wakil Kordinator KontraS, Andrie Yunus. Desak Polisi Buru Aktor Intelektual.

Trending

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Alasan di Balik John Herdman Panggil Sebanyak 41 Pemain jelang FIFA Series 2026, Ini Penjelasan PSSI

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menjelaskan alasan pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil hingga 41 pemain untuk persiapan meng...
Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Siasat Licik Ustaz SAM Lakukan Pelecehan Seksual kepada Santri Sesama Jenis, Tawarkan Beasiswa ke Luar Negeri

Tim kuasa hukum para korban ungkap siasat licik Ustaz SAM, pendakwah ternama di stasiun televisi saat melakukan pelecehan seksual kepada santri sesama jenis.
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat. Pelatih asal
Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

Terpopuler Timnas Indonesia: PSSI Siapkan Naturalisasi Baru, 18 Pemain Dipastikan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Ole Romeny Buka Suara

3 berita Timnas Indonesia populer: PSSI siapkan pemain naturalisasi baru, John Herdman bakal coret 18 pemain, hingga Ole Romeny klarifikasi rumor patah kaki.
Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Akhlak Maarten Paes Dikritik Keras Legenda Belanda, Usai Ajax Kalah Jadi Perbincangan

Komentar tajam legenda sepak bola Belanda Rafael van der Vaart terhadap kiper Ajax Maarten Paes menjadi sorotan luas di berbagai media internasional. Kritik itu
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Marselino Ferdinan Tetap Dicoret, dan Arsenal Siap Tumbalkan Pemain

Top 3 bola terpopuler: Emil Audero tembus 200 laga Serie A, Marselino Ferdinan belum dipanggil John Herdman, hingga Arsenal disebut memburu bek Rp1,3 triliun.
Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Siapa Andrie Yunus? Aktivis KontraS Jadi Korban Penyiraman Air Keras Ternyata Pernah Lantang Kritik RUU TNI

Berikut profil lengkap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang jadi korban penyiraman air keras.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT