GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Membangun Tourism Product yang Kuat dan Berkelanjutan di Era Digital dan Sosial Media

Tourism product adalah kombinasi antara konsep, sistem, dan sumber daya manusia. Atraksi wisata hanyalah salah satu unsur. Di baliknya, dibutuhkan organisasi yang
Rabu, 31 Desember 2025 - 23:58 WIB
Ilustrasi Bagaimana Membangun Tourism Product yang Kuat dan Berkelanjutan di Era Digital dan Sosial Media
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Membangun tourism product yang kuat tidak bisa dilakukan secara instan. Di banyak negara maju, pariwisata dikembangkan melalui perencanaan jangka panjang yang menempatkan manajemen, sumber daya manusia, dan pengalaman wisatawan sebagai satu kesatuan. 

Dalam industri pariwisata global, tourism product dipahami sebagai paket utuh yang mencakup atraksi, akses, pelayanan, cerita, hingga sistem pengelolaan. Laporan OECD Tourism Trends and Policies mencatat bahwa negara dengan tourism product terstruktur mampu mempertahankan pertumbuhan pariwisata lebih stabil pascapandemi, dibanding negara yang hanya mengandalkan daya tarik alam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Eropa Barat, lebih dari 70 persen nilai ekonomi pariwisata berasal dari experience-based tourism seperti city tour tematik, wisata budaya, dan event, bukan dari objek wisata tunggal. Data ini menegaskan bahwa kualitas produk dan tata kelola menjadi faktor penentu daya saing.

Contoh konkret dapat dilihat dari Islandia dan Austria. Islandia tidak menjual alamnya secara terpisah, melainkan membangun tourism product berbasis rute (touring routes), paket musim dingin, dan pengelolaan pengunjung berbasis data. 

Sementara itu, Austria mengembangkan produk wisata empat musim dengan sistem klaster regional yang dikelola profesional, sehingga desa kecil tetap memiliki nilai jual global. 

Menurut World Economic Forum – Travel & Tourism Development Index, kedua negara tersebut unggul dalam pilar tourism services infrastructure dan human capital, yang berkontribusi langsung pada kualitas produk wisata mereka.

Pelajaran penting dari negara maju tersebut adalah bahwa tourism product tidak lahir secara spontan, melainkan melalui organisasi yang rapi, pusat koordinasi yang kuat, dan budaya kerja kolaboratif. 

Banyak perusahaan dan lembaga pariwisata global menempatkan kantor pusat atau head office sebagai pusat perancangan produk, riset pasar, serta pengambilan keputusan strategis. 

Dalam konteks inilah, langkah-langkah penguatan struktur organisasi, termasuk peresmian pusat operasional baru—menjadi relevan dibaca sebagai bagian dari strategi membangun tourism product yang berkelanjutan dan berdaya saing, bukan sekadar ekspansi administratif.

Pendekatan ini semakin relevan bagi industri pariwisata di Indonesia yang tengah berupaya naik kelas. Persaingan global, perubahan perilaku wisatawan, serta tuntutan keberlanjutan menuntut pelaku industri tidak hanya fokus pada destinasi, tetapi juga pada sistem kerja di baliknya. 

Melansir dari berbagai sumber, berangkat dari praktik global dan konteks lokal tersebut, berikut beberapa tips penting membangun tourism product yang relevan, kompetitif, dan berkelanjutan.

Tips Membangun Tourism Product yang Tangguh dan Berkelanjutan, Belajar dari Negara Maju hingga Praktik di Indonesia

1. Mulai dari Visi Jangka Panjang

Negara maju umumnya memiliki visi pariwisata yang jelas dan terukur. Jepang, misalnya, mengembangkan wisata budaya dengan target pelestarian dan pengalaman autentik, bukan sekadar jumlah kunjungan. Visi yang kuat membantu pelaku pariwisata menentukan arah produk, segmentasi pasar, hingga standar layanan.

2. Bangun Organisasi yang Solid

Tourism product tidak lahir dari individu, melainkan dari tim. Karena itu, organisasi yang solid menjadi fondasi utama. 

Membangun tim dan menjalankan organisasi, butuh sistem yang efektif dan efisien, serta up to date terhadap tren yang sedang berkembang. Upaya konsolidasi internal, menyatukan tim, menyelaraskan tujuan, dan meningkatkan efektivitas kerja dalam satu pusat operasional.

3. Jadikan Kantor Pusat sebagai Ruang Kolaborasi

Di banyak perusahaan pariwisata global, kantor pusat berfungsi sebagai pusat ide dan pengambilan keputusan strategis. Bukan sekadar ruang administrasi, tetapi tempat kolaborasi lintas divisi. Pendekatan ini penting agar pengembangan produk wisata tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari konsep hingga pemasaran.

4. Rawat Budaya Kerja dan Kebersamaan

Budaya kerja yang sehat berpengaruh langsung pada kualitas produk wisata. Hal ini juga tercermin dalam momen peresmian kantor pusat yang bertepatan dengan ulang tahun pimpinan perusahaan.

Pesan ini sejalan dengan praktik di negara maju, di mana keterlibatan karyawan menjadi kunci inovasi.

5. Rayakan Pencapaian sebagai Bagian dari Proses

Seremoni seperti gunting pita dan potong tumpeng mungkin tampak simbolik, namun memiliki nilai strategis. Di banyak organisasi global, perayaan capaian digunakan untuk memperkuat rasa memiliki dan motivasi tim. 

Hal serupa terlihat dalam rangkaian acara peresmian yang dilengkapi hiburan musik dan jamuan makan sebagai bentuk apresiasi kepada karyawan.

6. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif dan Inklusif

Lingkungan kerja yang nyaman dan inklusif mendorong kreativitas serta loyalitas. Studi pariwisata di Eropa menunjukkan bahwa perusahaan dengan iklim kerja positif cenderung lebih adaptif terhadap perubahan tren wisata. Karena itu, investasi pada ruang kerja yang representatif menjadi bagian penting dari pembangunan tourism product.

“Peresmian kantor pusat ini merupakan refleksi dari perjalanan panjang yang dibangun bersama dengan dedikasi dan kerja keras seluruh tim. Ini menjadi pengingat bahwa pertumbuhan perusahaan adalah hasil kolaborasi dan kebersamaan seluruh insan,” ujar Direktur Worcas Group, Roysevelt.

7. Fokus pada Keberlanjutan, Bukan Sekadar Ekspansi

Tips terakhir yang tak kalah penting adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan keberlanjutan. Tourism product yang kuat tidak hanya mengejar ekspansi pasar, tetapi juga memastikan sistem internal siap mendukung pertumbuhan tersebut. 

Penguatan pusat operasional dan tata kelola menjadi langkah strategis agar pengembangan produk wisata tetap terarah. Melalui berbagai pelajaran ini, dapat disimpulkan bahwa membangun tourism product membutuhkan pendekatan menyeluruh: visi yang jelas, organisasi yang solid, budaya kerja kolaboratif, dan sistem yang berkelanjutan. 

Pengalaman peresmian kantor pusat Worcas Group, sebagai salah satu pelaku industri, menjadi contoh bagaimana penguatan internal dapat berperan dalam strategi pariwisata jangka panjang. Pada akhirnya, tourism product yang kuat selalu berangkat dari fondasi organisasi yang sehat dan adaptif.

Pengembangan tourism product yang tangguh tidak dapat dilepaskan dari kesiapan organisasi dan kualitas pengelola di baliknya. 

Ilustrasi Bagaimana Membangun Tourism Product yang Kuat dan Berkelanjutan di Era Digital dan Sosial Media
Ilustrasi Bagaimana Membangun Tourism Product yang Kuat dan Berkelanjutan di Era Digital dan Sosial Media
Sumber :
  • Ist

Pengalaman negara maju hingga praktik di dalam negeri menunjukkan bahwa destinasi yang menarik perlu ditopang oleh visi jangka panjang, budaya kerja kolaboratif, serta sistem pengambilan keputusan yang rapi dan berkelanjutan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika fondasi internal dibangun dengan baik, inovasi produk wisata akan tumbuh secara alami dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. 

Dengan pendekatan yang lebih terencana dan manusiawi, pariwisata tidak hanya menjadi mesin ekonomi, tetapi juga ruang pembelajaran, kolaborasi, dan keberlanjutan bagi masa depan industri. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Profil dr Piprim Basarah Yanuarso, Ketua IDAI yang Mengaku Dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin

Profil dr Piprim Basarah Yanuarso, Ketua IDAI yang Mengaku Dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin

Profil dr Piprim Basarah Yanuarso, Ketua IDAI yang mengaku dipecat Menkes Budi Gunadi Sadikin usai polemik mutasi dan isu independensi kolegium.
Balita Tewas Terpangku Ibunya Saat Truk Kontainer Timpa Sedan di Karawang

Balita Tewas Terpangku Ibunya Saat Truk Kontainer Timpa Sedan di Karawang

Anak balita tewas dalam kecelakaan truk kontainer timpa mobil sedan di Karawang. Tiga orang satu keluarga meninggal dunia.
Ini Permintaan Ibu Angkat Ressa Rossano ke Denada, Singgung Soal Sikap dan Perilaku Terhadap Keluarga

Ini Permintaan Ibu Angkat Ressa Rossano ke Denada, Singgung Soal Sikap dan Perilaku Terhadap Keluarga

Ratih Puspita Dewi, ibu angkat Ressa Rizky Rossano mengutarakan permintaannya terhadap Denada.
Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan

Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Polisi Pastikan Murni Kecelakaan

Bocah 9 tahun tewas tenggelam di Embung Sejuk Cipayung, Jakarta Timur. Polisi pastikan kejadian murni kecelakaan saat korban bermain.
Soal Dugaan Kepemilikan Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro, Habiburokhman: Harus Dihukum Berat

Soal Dugaan Kepemilikan Narkoba AKBP Didik Putra Kuncoro, Habiburokhman: Harus Dihukum Berat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman mendukung penuh langkah Polri yang menetapkan Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, sebagai tersangka dugaan kepemilikan narkoba.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT