GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gedung Kejagung Dikirimi Papan Bunga Simbolik Desakan Tuntaskan Pengusutan Dugaan Gratifikasi

Kawasan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dikirimi papan bunga ucapan pada Jumat (2/1/2026).
Senin, 5 Januari 2026 - 12:02 WIB
Gedung Kejagung Dikirimi Papan Bunga Simbolik Desakan Tuntaskan Pengusutan Dugaan Gratifikasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kawasan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dikirimi papan bunga ucapan pada Jumat (2/1/2026).

Usut punya usut, papan bunga tersebut diklaim dikirim oleh DPP Aliansi Pengawas Hukum Republik Indonesia (APH-RI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Papan bunga itu berisikan pengingat akan belum rampungnya pengusutan kasus dugaan gratifikasi yang menyeret nama eks Bupati Purwakarta periode 2018-2023, Anne Ratna Mustika.

Ketua DPP APH RI, RS. Sukirman mengatakan pengiriman papan bunga tersebut dimaknai sebagai dukungan secara simbolis kepada kejaksaan untuk segera menuntaskan perkara gratifikasi jabatan di PDAM Purwakarta terlebih adanya kekhawatirkan publik terkait tekanan secara politik.

"Kami mengapresiasi kinerja Kejaksaan, tetapi dalam perkara ini publik berhak mengetahui sejauh mana keseriusan penanganannya. Hampir dua tahun berlalu, namun belum ada penetapan tersangka," kata Sukirman kepada awak media, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Sukirman menuturkan telah dua tahun lamanya pengusutan dugaan kasus gratifikasi tersebut tak menemukan titik terangnya sejak dilaporkan pihaknya pada 2 Januari 2024 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta.

Ia mengaku Kepala Kejari Purwakarta saat itu langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan tanggal 9 Januari 2024 dan Surat Perintah Penyidikan tanggal 25 April 2024.

Namun dua tahun berlalu, kata Sukirman, dugaan kasus gratifikasi itu tak kunjung memiliki kesimpulannya.

"Bahkan Surat Perintah Penyidikannya juga akan berulang tahun ke 2 pada tanggal 25 April 2026, maka dari itu kami meminta Jaksa Agung Republik Indonesia mendukung Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta untuk segera menetapkan tersangka dan melimpahkan Perkara ini ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi," ungkapnya.

Diketahui, Kejari Purwakarta sempat melakukan penggeledahan Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada tahun 2025 lalu terkait dugaan gratifikasi berupa pemberian unit mobil mewah.

Martha Parulina Berliana yang kala itu menjabat sebagai Kepala Kejari Purwakarta mengkonfirmasi adanya penggeladahan tersebut.

Dari berbagai sumber yang didapat, Martha mengungkap jika pihaknya turut menyita sejumlah dokumen terkait dugaan kasus gratifikasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Betul, ada dokumen (disita) di dua tempat," ungkap Martha kepada awak media pada Kamis (20/3/2025).

Martha menuturkan penggeladahan berkaitan dengan dugaan gratifikasi yang menyeret nama Anne Ratna Mustika.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral