GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hirwaty Aris Ceritakan Jalan Masa Depan Anak Luwu Timur di  Beasiswa Vale Indonesia

Hirwaty Aris masih ingat betul perasaan bangga itu. Dulu, saat namanya dipanggil naik ke panggung untuk menerima beasiswa, dadanya terasa penuh kegembiraan.
Rabu, 20 Mei 2026 - 14:38 WIB
Hirwaty Aris Ceritakan Jalan Masa Depan Anak Luwu Timur di Beasiswa Vale Indonesia
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hirwaty Aris masih ingat betul perasaan bangga itu. Dulu, saat namanya dipanggil naik ke panggung untuk menerima beasiswa, dadanya terasa penuh kegembiraan.

Kini, perasaan yang sama datang lagi bukan untuknya, melainkan saat menyaksikan anak-anaknya berdiri di panggung yang sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu saya bangga saat dipanggil naik ke panggung menerima penghargaan beasiswa. Sekarang saya merasakan kebanggaan itu lagi ketika anak-anak menerima beasiswa," katanya.

Hirwaty adalah salah satu warga Sorowako, Luwu Timur sebuah kawasan tambang nikel yang tak hanya menyimpan kekayaan di dalam tanahnya, tetapi juga mulai merawat masa depan di atas permukaannya.

Di balik geliat industri, ada denyut lain yang tumbuh perlahan, yakni anak-anak yang datang ke sekolah setiap pagi membawa mimpi mulia untuk menjadi guru, teknisi, perawat, hingga insinyur.

Bagi sebagian besar dari mereka, keluarganya adalah pekerja harian dan masyarakat lokal yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan kawasan industri.Sekolah bukan sekadar tempat belajar. Ia adalah jembatan untuk meraih masa depan cerah.

Jembatan itu dibangun lewat Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS), yang mengelola pendidikan mulai dari taman kanak-kanak hingga politeknik didukung oleh PT Vale Indonesia Tbk, anggota holding industri pertambangan MIND ID.

Tujuh puluh persen siswa yang dibina yayasan ini berasal dari keluarga kurang mampu di wilayah sekitar tambang. Bahkan ada taman kanak-kanak yang khusus diperuntukkan bagi anak-anak masyarakat lokal tidak untuk anak karyawan perusahaan.

Program beasiswa Vale yang telah berjalan sejak awal 2000-an mencakup biaya sekolah, seragam, buku, hingga perlengkapan belajar.

Bagi keluarga seperti Hirwaty, bantuan itu bukan hanya soal uang melainkan soal kepercayaan bahwa masa depan anak-anaknya bisa berbeda.

"Semoga anak-anak lokal bisa kuliah tinggi dan bersaing. Saya ingin anak-anak saya lebih sukses dari saya," ujarnya.

Mimpi itu kini punya jalan yang lebih terang. Di tingkat atas, Politeknik Sorowako hadir sebagai pusat pengembangan talenta industri di kawasan timur Indonesia.

Sekitar 70 persen mahasiswanya berasal dari Luwu Timur — dan yang membedakannya dari institusi vokasi lain adalah satu hal: kebebasan.

Lulusan Politeknik Sorowako tidak terikat untuk bekerja di perusahaan yang mendirikannya. Mereka dibebaskan menentukan karier masing-masing, dibekali ijazah sekaligus sertifikasi kompetensi resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

"Biasanya kalau perusahaan lain mendirikan politeknik itu untuk talent pooling mereka. Tapi kalau kita, mereka setelah lulus bebas mencari kerja dari mana pun," kata Ketua YPS Firman Fauzie.

Hasilnya, sejumlah perusahaan kini justru aktif memantau lulusan Politeknik Sorowako, karena dinilai siap kerja tanpa perlu dilatih ulang.

Sekolah-sekolah di bawah yayasan pun telah mengadopsi kurikulum Cambridge untuk mata pelajaran sains dan matematika, memberi anak-anak Luwu Timur standar belajar yang setara dengan siswa di kota besar.

Di tengah ambisi menuju Indonesia Emas 2045, kisah Sorowako mengingatkan pada satu hal yang kerap terlupakan: kekayaan sumber daya alam hanya bermakna jika manusia di sekitarnya ikut tumbuh melalui pendidikan.

Dari ruang-ruang kelas di Luwu Timur, generasi emas itu sedang dibangun atas satu mimpi, untuk Masa Depan Indonesia yang lebih cerah. (aag)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Blak-blakan soal Peran PDIP di Balik Tender Proyek: Ibu Mega Pernah Bantu Saya saat Tak Berkuasa

Prabowo Blak-blakan soal Peran PDIP di Balik Tender Proyek: Ibu Mega Pernah Bantu Saya saat Tak Berkuasa

Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin menjadikan afiliasi politik sebagai dasar dalam menentukan kebijakan maupun proses tender proyek pemerintah.
Bali Dipilih Menjadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Renang Internasional, PB Akuatik Indonesia Temui Gubernur Koster

Bali Dipilih Menjadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Renang Internasional, PB Akuatik Indonesia Temui Gubernur Koster

Dalam waktu dekat, PB Akuatik Indonesia atau PB AI akan menggelar kejuaraan renang bertaraf internasional di Provinsi Bali.
Pemerintah Bergerak Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

Pemerintah Bergerak Selamatkan 9 WNI yang Ditangkap Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

Pemerintah Indonesia memastikan 9 WNI yang ditangkap tentara Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza akan diselamatkan melalui jalur diplomasi.
Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Dear Jay Idzes, Media Italia Akhirnya Sadar Pertahanan Sassuolo Rapuh saat Sang Kapten Timnas Indonesia Absen

Absennya Jay Idzes dalam laga Sassuolo kontra Lecce di pekan ke-37 Serie A 2025/2026 mulai menjadi sorotan besar media Italia. Teman duelnya sampai kena kritik.
Prabowo Sebut Rp15.400 Triliun Menguap Lewat Praktik Ekspor Culas: Ini yang Menyebabkan Gaji ASN Kecil

Prabowo Sebut Rp15.400 Triliun Menguap Lewat Praktik Ekspor Culas: Ini yang Menyebabkan Gaji ASN Kecil

Presiden Prabowo mengungkap salah satu praktik yang menjadi sorotan pemerintah adalah under invoicing, yakni pelaporan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya.
4 Klub yang Siap Bajak Bojan Hodak Jika Tidak Perpanjang Kontrak di Persib Bandung, Tim Mana Saja?

4 Klub yang Siap Bajak Bojan Hodak Jika Tidak Perpanjang Kontrak di Persib Bandung, Tim Mana Saja?

Nasib Bojan Hodak di Persib jadi sorotan. Jika tak bertahan, empat klub Asia Tenggara ini bisa menjadi pelabuhan baru sang pelatih asal Kroasia musim depan.

Trending

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

News Terpopuler: Nasib Josepha Alexandra Usai ‘Dicurangi’ Juri LCC Kalbar, hingga Sanksi dari MPR untuk Dewan Juri

Nasib Josepha Alexandra setelah jawabannya dianulir Juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimantan Barat. pernyataan MPR mengenai sanksi kepada dewan juri
Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, Pekerja Reboisasi di Puncak Malah Dialihkan Urus Proyek Kopi oleh Kadis Kehutanan

Saat touring di kawasan Cipanas, Cianjur, Dedi Mulyadi mendadak menghentikan kendaraannya untuk melakukan inspeksi langsung di area penataan eks Hibisc Fantasy.
Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Agen Korea Ungkap Red Sparks Sempat Dekati Megawati Hangestri Sebelum Direbut Hyundai Hillstate

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata menyimpan cerita menarik. Sang agen mengungkap bahwa Red Sparks sempat lebih dulu minat ke Megatron.
Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Beda Nasib Dua MC Cerdas Cermat MPR Usai Viral: Shindy Lutfiana Menderita Dihujat, Said Akhmad Justru Asyik Lakukan Ini

Josepha Alexandra menilai jawaban yang ia sampaikan sama dengan jawaban milik Regu B dari SMA Negeri 1 Sambas yang justru dianggap benar oleh juri.
Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Meski Diperkuat Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Masih Punya Satu Kelemahan Ini Menurut Sang Agen

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate memang menambah kekuatan, namun tim tersebut masih memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dibenahi jika ingin.
Selengkapnya

Viral