Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas Laksanakan Pemantauan Bersama, Pastikan Kelancaran Distribusi BBM Subsidi Jatim
- Tim tvone - tim tvone
Surabaya, tvOnenews.com - Pertamina Patra Niaga pastikan pemenuhan kebutuhan BBM subsidi di seluruh wilayah kerja berjalan lancar, mulai dari proses pasokan hingga distribusi. Dalam proses berjalan, Pertamina Patra Niaga laksanakan sinergi dengan pihak terkait, salah satunya BPH Migas sebagai badan pengatur upaya memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai peruntukan.
Kondisi penyaluran BBM subsidi di sejumlah wilayah Jawa Timur berangsur membaik setelah sempat terjadi antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir. Pertamina Patra Niaga bersama BPH Migas terus melakukan langkah percepatan distribusi guna memastikan kebutuhan energi masyarakat, terutama sektor logistik, terpenuhi dengan baik melalui monitoring bersama yang dilaksanakan dua hari berturut-turut awal pekan ini (1-2 Juli).
Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala BPH Migas bersama Ditjen Penegakan Hukum Kementrian ESDM dan Wakil Ketua Ombudsman beserta jajaran untuk turun langsung ke lapangan, memantau ketersediaan dan penyaluran BBM subsidi khususnya Biosolar bagi kendaraan angkutan logistik dan kendaraan pribadi. Pemantauan dilaksanakan mulai dari titik awal Terminal BBM sebagai supply point hingga titik akhir SPBU sebagai pintu penyaluran kepada masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan kondisi antrean di sejumlah SPBU kini telah jauh berkurang. Pemantauan dilakukan di sejumlah SPBU yang berlokasi di sepanjang wilayah Surabaya hingga Gresik.
“Sesuai laporan dari Pertamina Patra Niaga dan kami cek langsung ke lapangan, antrean ini (kendaraan) sudah sangat melandai. Rerata saat ini antrean sekitar 5-6 truk long chasis (sasis panjang) dan situasi ini juga tidak mengganggu rutinitas masyarakat,” ujar Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas.
Menurutnya, Surabaya dan Gresik merupakan wilayah penghubung utama yang memiliki aktivitas logistik cukup tinggi, terutama dari Pelabuhan Tanjung Perak. Tingginya lalu lintas kendaraan barang dan distribusi logistik menyebabkan kebutuhan BBM pada sejumlah SPBU meningkat.
“Angkutan barang yang datang dari pelabuhan, kapal-kapal yang merapat di pelabuhan Tanjung Perak maupun di Gresik rata-rata intensitasnya terjadi kenaikan yang cukup signifikan mulai 22-26 Juni 2026. Dan, titik SPBU yang menjadi perhatian berada di SPBU Tol Surabaya-Gempol Kilometer 26, SPBU Tambak Osowilangun, SPBU Tambak Langon, dan SPBU Kebomas Gresik,” ungkapnya.
Untuk mengurai antrean, Pertamina Patra Niaga menerapkan sejumlah langkah, diantaranya penambahan operasional mobil tangki selama 24 jam, percepatan pengiriman BBM, serta penerapan skema alih suplai sebagaimana disampaikan Executive General Manager Regional Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Iwan Yudha Wibawa.
"Pertamina telah melaksanakan prioritas pengiriman dari Terminal BBM supply point dan juga alih suplai dari Terminal BBM terdekat dari wilayah penyaluran. Alih suplai dilaksanakan dua kali lipat sehingga BBM yang dikirimkan semakin bertambah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat. Selain itu, mobil tangki juga dimaksimalkan dengan skala prioritas pengiriman ke wilayah dengan kendala pasokan dan demand tertinggi", papar Iwan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, selain aktivitas logistik, peningkatan kebutuhan BBM juga dipengaruhi masa libur sekolah yang mendorong mobilitas masyarakat menuju Surabaya melalui jalur darat, udara, dan laut.
Pada kesempatan yang sama, Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga terus memastikan pengelolaan antrean di SPBU tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain dengan mengoptimalkan marshall SPBU, berkoordinasi bersama Dishub dan juga Satlantas di masing-masing wilayah.
"Pertamina terus melakukan monitoring ketersediaan produk BBM di seluruh SPBU dan menerapkan _early warning system_ pada saat ada lonjakan permintaan produk BBM. Ketersediaan seluruh produk BBM dalam posisi terjaga dan tersedia di SPBU dan Terminal BBM Pertamina Patra Niaga di seluruh wilayah Jawa Timur. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi situasi dan informasi yang beredar dan juga tetap bijak menggunakan energi sesuai dengan kewajaran dan kebutuhan," tutup Ahad. (hen)
Load more