News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Muhammad Ramdhan: Berawal dari Mimpi di Depan Gerbang Kampus hingga Jadi Lulusan Terbaik IPDN

Menjadi bagian dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah impian besar Muhammad Ramdhan. 
Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:18 WIB
Menjadi bagian dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah impian besar Muhammad Ramdhan.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Menjadi bagian dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah impian besar Muhammad Ramdhan. 

Sebagai putra daerah yang hampir setiap hari melintasi gerbang keamanan kampus tersebut, motivasinya terus berkobar untuk bisa menempuh pendidikan di sana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski harus menelan pil pahit kegagalan hingga dua kali dalam proses seleksi, Ramdhan tetap teguh pada impiannya. 

Kerja kerasnya membuahkan hasil pada percobaan ketiga, di mana ia tidak hanya berhasil masuk, tetapi juga membuktikan kualitasnya dengan keluar sebagai salah satu lulusan terbaik.

"Di tahun pertama [tes masuk] saya merasa down karena saya telah mempersiapkannya dengan cukup baik, mulai dari belajar untuk tes, namun qadarullah belum rezekinya untuk lulus," ujar Ramdhan di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (31/7).

Ramdhan bercerita, ketika ia terpuruk, sang ayah yang merupakan pensiunan Polri berpangkat Ipda dan ibu pensiunan guru terus menyemangati dan memotivasi untuk berani mencoba lagi. 

Kedua orang tuanya begitu yakin ia akan menjadi Praja IPDN di kemudian hari.

Sembari menunggu tes di tahun berikutnya, Ramdhan melanjutkan studi di salah satu kampus di Kota Bogor. 

Di sela waktu, ia terus mempersiapkan diri dengan belajar dan berlatih fisik agar nantinya bisa diterima di IPDN. Namun, di tengah kesibukan kuliah dan belajar di tahun kedua, Ramdhan kembali gagal. 

Di saat tersebut, kedua orang tuanya juga terus percaya bahwa keberhasilan tidak datang di waktu yang instan.

"Alhamdulillah kedua orang tua tidak pernah marah ataupun menyalahkan saya ketika saya gagal. [Orang tua bilang] hasil yang baik itu pasti akan datang di waktu yang tepat," ujar Ramdhan.

Bagi Ramdhan, memiliki kedua orang tua yang suportif adalah anugerah sekaligus penguatnya untuk terus melangkah. 

Kegagalan di tahun pertama dan kedua ia jadikan pelajaran seperti mengamati pola soal yang sering muncul ketika Computer Assisted Test (CAT), trik cepat dalam mengerjakan soal, hingga manajemen waktu.

Di tahun ketiga, usaha Ramdhan membuahkan hasil saat ia diterima menjadi calon Praja Angkatan XXXIII pada tahun 2022. 

"Setiap kali melewati kampus itu, keinginan untuk berjuang kembali itu selalu muncul. Akhirnya lulus di tahun ketiga," katanya.

Selama tiga kali tes, Ramdhan mengaku tak mengeluarkan biaya selain ongkos transport dan ujian SKD. 

Sebaliknya, ia justru bersyukur bisa membantu meringankan beban orang tua mengingat semua fasilitas yang ia terima selama studi di IPDN didapatkan secara gratis.

"Tes gratis, dimulai dari pendaftaran SPCP (seleksi penerimaan calon praja), untuk kehidupan di IPDN ini mulai dari tinggal di asrama dan seragam pun dibiayai oleh negara," tuturnya.

Konsisten dan belajar dengan sungguh-sungguh, dua kata yang tertanam di kepala Ramdhan ketika sudah menjadi calon praja di Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik hingga lulus. 

Konsistensi itu pula yang membawanya sebagai peraih penghargaan Sapta Abdi Praja atau sembilan lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026. 

Ini adalah sebuah prestasi yang membuat kedua orang tuanya bangga karena terus percaya pada kemampuan Ramdhan hingga bisa dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Suatu ketika saya sedang berbicara santai, ibu saya secara spontan (bilang) ingin saya dilantik langsung oleh presiden. Saya tidak menyangka bahwa dari obrolan santai itu menjadi doa yang didengar dan dikabulkan oleh Allah," ujarnya. (dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Pasien BPJS Dihina, DPR Respons Menohok Soal Komentar Dokter dan Nakes

Buntut Pasien BPJS Dihina, DPR Respons Menohok Soal Komentar Dokter dan Nakes

Anggota Komisi IX DPR RI Asep Rommy Romaya mengecam keras tindakan dokter dan tenaga kesehatan yang menghina pasien BPJS Kesehatan di platform Threads.
Kejari Yogyakarta Limpahkan Berkas Perkara Daycare Little Aresha ke Pengadilan, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang

Kejari Yogyakarta Limpahkan Berkas Perkara Daycare Little Aresha ke Pengadilan, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang

Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta resmi melimpahkan berkas perkara dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha ke Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta. 
Kepala BGN Sebut Orangtua Siswa di Jayapura Ikut Keracunan: Ada Anak yang Bawa Pulang MBG

Kepala BGN Sebut Orangtua Siswa di Jayapura Ikut Keracunan: Ada Anak yang Bawa Pulang MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono buka suara soal kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jayapura, Papua.
Optimalkan Pelindungan PMI, Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BP3MI

Optimalkan Pelindungan PMI, Kanwil Imigrasi Sumut Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama BP3MI

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara menegaskan komitmen kuatnya dalam memperketat pengawasan serta meningkatkan pelindungan Pekerja Migra
Diduga Ikut Berkomentar Sinis ke Pasien BPJS, Perawat RSA UGM Dipanggil Tim Etik dan Hukum Untuk Investigasi

Diduga Ikut Berkomentar Sinis ke Pasien BPJS, Perawat RSA UGM Dipanggil Tim Etik dan Hukum Untuk Investigasi

Polemik dugaan komentar sinis terhadap pasien BPJS Kesehatan yang menyeret sejumlah tenaga kesehatan di media sosial meluas. 
Satgas Taman Nasional Berdialog dengan Pemimpin Redaksi, Perkuat Narasi Inovasi Pembiayaan Konservasi

Satgas Taman Nasional Berdialog dengan Pemimpin Redaksi, Perkuat Narasi Inovasi Pembiayaan Konservasi

Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional di Kantor Kementerian Kehutanan.

Trending

Kejari Geledah Kantor Bupati Pamekasan Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sebesar Rp3,7 Milliar

Kejari Geledah Kantor Bupati Pamekasan Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sebesar Rp3,7 Milliar

Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pamekasan menggeledah kantor Bupati Pamekasan Kholilurahman terkait rentetan kasus dugaan korupsi proyek jalan tahun 2025.
Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Sebuah informasi beredar mengenai adanya temuan ratusan pucuk senjata api hingga air gun di sebuah ruangan sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah bahwa pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Daftar Pesepakbola Meninggal Dunia akibat Tersambar Petir, Ada dari Indonesia yang Namanya sudah Tersohor

Daftar Pesepakbola Meninggal Dunia akibat Tersambar Petir, Ada dari Indonesia yang Namanya sudah Tersohor

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pesepakbola di dunia meninggal dunia karena tersambar petir. Ada dari Indonesia juga.
Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal siaran langsung SEA V Cup 2026 Putri leg 2, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan unjuk gigi dan memperbaiki nasib mereka di putaran kedua. Garuda Pertiwi langsung akan melawan Vietnam di laga pembuka.
Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Selengkapnya

Viral