News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aktivis Muda NU Hendriyanto Attan Sandang Gelar Kehormatan dari Keraton Surakarta, Siapa Dia?

Aktivis muda NU Hendriyanto Attan dianugerahi gelar Kanjeng Raden Haryo dari Karaton Surakarta Hadiningrat. Gelar itu diklaim jadi penghormatan sekaligus amanah budaya.
Sabtu, 5 September 2026 - 21:41 WIB
Aktivis muda NU Hendriyanto Attan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Aktivis muda Nahdlatul Ulama (NU) Hendriyanto Attan resmi memperoleh gelar kehormatan Kanjeng Raden Haryo (KRH) Hendriyanto Attan Dharmawisisesa dari Karaton Surakarta Hadiningrat.

Penganugerahan gelar tersebut ditetapkan melalui Kakancingan Angka 313/KS/08/26 yang diterbitkan Pengageng Parentah Karaton Surakarta Hadiningrat. Dalam dokumen tersebut, Hendriyanto Attan mendapat pangkat Riya Nginggil sebagai bentuk penghormatan dari pihak keraton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Karaton Surakarta Hadiningrat, gelar kebangsawanan tidak hanya menjadi bagian dari nama penerimanya. Gelar tersebut juga mengandung amanah untuk menjunjung nilai luhur budaya Jawa, menjaga martabat dan kehormatan keraton, serta mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.

Dokumen penetapan gelar itu ditandatangani Sinoehoen Tedjowoelan dan dibubuhi cap resmi Karaton Surakarta Hadiningrat. Penetapan tersebut tercatat pada 31 Wulan Agustus Tahun 2026 atau bertepatan dengan 17 Mulud Tahun Be 1960 dalam kalender Jawa.

Pemberian gelar Kanjeng Raden Haryo kepada Hendriyanto Attan menjadi bentuk penghargaan Karaton Surakarta Hadiningrat atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusinya yang dinilai selaras dengan nilai-nilai adiluhung budaya Jawa.

Dengan gelar ningrat tersebut, Hendriyanto Attan kini menyandang nama kehormatan Kanjeng Raden Haryo Hendriyanto Attan Dharmawisisesa sekaligus menjadi bagian dari keluarga kehormatan Karaton Surakarta Hadiningrat.

Aktivis Muda NU dari Sumenep

Hendriyanto Attan merupakan putra Sumenep, Madura, Jawa Timur. Latar belakang daerah asalnya memiliki kaitan erat dengan sejarah panjang tradisi keraton di Nusantara.

Pembahasan mengenai keraton di Pulau Jawa selama ini lebih banyak mengarah kepada Yogyakarta dan Surakarta. Namun, Sumenep di ujung timur Pulau Madura juga memiliki sejarah keraton yang panjang serta berakar kuat dalam perjalanan sejarah Madura.

Keraton Sumenep pernah menjadi pusat pemerintahan para raja yang memimpin wilayah tersebut. Sejumlah catatan sejarah lokal menyebut Sumenep pernah berada di bawah kepemimpinan puluhan raja yang meninggalkan pengaruh terhadap perkembangan politik dan kebudayaan Madura.

Salah satu tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah Sumenep adalah Arya Wiraraja. Dalam tradisi sejarah setempat, ia dikenal sebagai adipati pertama Sumenep dan dikaitkan dengan 31 Oktober 1269, yang kemudian menjadi dasar penetapan hari jadi Kabupaten Sumenep.

Arya Wiraraja tidak hanya dikenal sebagai seorang penguasa. Ia juga disebut memiliki kemampuan dalam membaca dinamika politik dan menyusun strategi. Namanya dalam sejarah Nusantara berkaitan dengan Raden Wijaya dan proses awal berdirinya Majapahit, termasuk menghadapi kedatangan pasukan Tartar dari Mongol.

Warisan sejarah tersebut menjadi bagian dari identitas kultural masyarakat Sumenep. Tradisi yang kuat berjalan beriringan dengan pengalaman panjang masyarakat dalam menghadapi perubahan zaman.

Dari lingkungan dengan latar tradisi kerajaan tersebut, Hendriyanto Attan tumbuh dan kemudian menjalani perjalanan pengabdian di berbagai bidang. Kiprahnya mencakup organisasi kemasyarakatan, dunia profesional, hingga ruang pengabdian sosial dan kebangsaan.

Di lingkungan NU, Attan dikenal sebagai salah satu aktivis muda. Ia dipercaya menjabat Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PBNU dan Wakil Bendahara Majelis Nasional KAHMI.

Kiprah Attan juga berkembang di sektor profesional. Ia tercatat dipercaya sebagai advisor di sejumlah BUMN, antara lain PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang (Antam), PT Timah, PT Pupuk Indonesia, PT Waskita Karya, dan PT Pos Indonesia.

Pengalaman tersebut mempertemukan sejumlah bidang yang menjadi bagian dari perjalanan Attan, mulai dari aktivisme organisasi, profesionalisme, hingga pengabdian sosial dan kebangsaan.

Pemberian gelar Kanjeng Raden Haryo kepada Attan pun dapat dimaknai sebagai bentuk penghormatan sekaligus amanah kultural. Gelar tersebut membawa tanggung jawab moral bagi penerimanya untuk menjaga nilai-nilai luhur tradisi keraton sekaligus menerapkannya secara relevan dalam kehidupan masyarakat modern.

“Bagi saya gelar ini mempertemukan dua latar kebudayaan. Tumbuh di Madura yang memiliki sejarah kerajaan, kemudian memperoleh penghormatan dari Keraton Surakarta sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa,” tutur dia. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Akui Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Tak Penuhi Pemeriksaan Dugaan TPPU

KPK Akui Suami Bupati Pekalongan Nonaktif Tak Penuhi Pemeriksaan Dugaan TPPU

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pihaknya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam upaya merangkai kontruksi hukum dari dugaan TPPU itu.
60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

60 Tahun Mengaspal, Mesin Boxer Legendaris Subaru Ucapkan Selamat Tinggal pada Eropa

Subaru bersiap hentikan penjualan mobil bermesin pembakaran internal di Eropa paling lambat akhir 2027. Keputusan ini berkaitan dengan penerapan regulasi emisi.
Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Sprinter Indonesia, Partin, berhasil menambah perolehan medali emas Indonesia di gelaran Asian Para Games 2026.
Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Misteri pemain keturunan calon amunisi Timnas Indonesia mulai terkuak. Lahir di Jakarta, berusia 20 tahun, dan punya sekitar sembilan ribu pengikut Instagram.
Bea Cukai Sumbawa Bongkar Modus Baru Rokok Ilegal, 236 Ribu Batang Diangkut Pakai Truk Berpendingin

Bea Cukai Sumbawa Bongkar Modus Baru Rokok Ilegal, 236 Ribu Batang Diangkut Pakai Truk Berpendingin

Sebanyak 236.000 batang rokok ilegal diamankan dengan nilai barang diperkirakan mencapai Rp353 juta dan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp177,59 juta.
KPK Sita 4 Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi BNPB, Salah Satunya Milik Anak Buah Letjen Suharyanto

KPK Sita 4 Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi BNPB, Salah Satunya Milik Anak Buah Letjen Suharyanto

Juru Bicara KPK mengatakan dari keempat mobil mewah yang disita, di antaranya milik mantan anak buah Eks Kepala BNPB Suharyanto yakni Tenaga Ahli Kepala BNPB, Richard Erlangga.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Selengkapnya

Viral