GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendagri Tegur Wali Kota Pontianak karena Insentif Nakes Telat

Kota Pontianak menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota yang ditegur oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena belum membayarkan insentif kepada tenaga kesehatan.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 1 September 2021 - 21:06 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono
Sumber :
  • Tut Wuri

Pontianak, Kalimantan Barat - Kota Pontianak menjadi salah satu dari 10 kabupaten/kota yang ditegur oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian karena belum membayarkan insentif kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan Covid-19.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan insentif untuk nakes sudah dianggarkan sesuai petunjuk teknis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada masalah lancar-lancar saja cuma keterlambatan kemarin, kan, ada yang terutang di tahun 2020 bulan Desember, dana DAK (Dana Alokasi Khusus)-nya kurang. Nah, itu kita anggarkan di-refocusing 2021 terus kita harus memproses berdasarkan juknis,” kata Edi.

Edi mengungkapkan terdapat dua faktor penyebab lainnya yang membuat pembayaran insentif nakes terlambat.

“Bahwa keterlambatan pertama, data dari puskesmas yang memberikan data SPJ ke dinas. Kan, kita juga harus hati-hati kalau salah nanti. Misalnya dia tidak ke lapangan dan kita bayar kan salah tu,” ujar Edi.

Dia juga mengatakan pihaknya tak mau terburu-buru untuk mencegah kesalahan.

“Yang kedua adanya perubahan-perubahan juknis dari Kementerian Kesehatan sehingga kita harus menggunakan juknis yang disarankan karena nanti kalau kita bayar terburu-buru di periksa BPK ada temuan itu masalahnya,” sambung Edi.

Edi mengaku hingga saat ini dirinya belum mendapatkan surat teguran resmi dari Kementerian Dalam Negeri, tetapi jika ada, maka pihaknya akan menjelaskan penyebab dari keterlambatan tersebut.

“Belum ada surat teguran ini kan berita di media social. Mungkin juga ada, tapi kita belum dapat resmi. Kalau dapat biasalah pasti kita jawab, kan itu mengingatkan,” tutur Edi.

Edi mengatakan bahwa insentif tenaga kesehatan pada semester pertama sudah dibayarkan sekitar Rp6,9 miliar atau 50 persen dari total alokasi anggaran tahun 2021 sebesar Rp13,8 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edi menambahkan bahwa dana insentif ini hanya diperuntukkan kepada para nakes yang menangani pasien Covid-19 berdasarkan jumlah kasus yang ditangani naskes tersebut

“Contoh di puskesmas itu kalau ada kasus di daerahnya empat yang positif hasil tes PCR, dia isoman ataupun dirawat, nah, dikunjungi selama 14 hari oleh satu nakes. Kalau delapan, dua nakes jadi dia tergantung dari tagihan dari puskesmas,” pungkasnya. (Tut Wuri/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Negara Wajib Lindungi Inovasi Daerah, BSKDN Tekankan Legalitas agar Bisa Direplikasi Nasional

Negara Wajib Lindungi Inovasi Daerah, BSKDN Tekankan Legalitas agar Bisa Direplikasi Nasional

Legalitas terhadap inovasi daerah tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga membuka peluang inovasi untuk direplikasi dan dikembangkan di daerah lain.
Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes Akhirnya Resmi Jalani Latihan Perdana Bersama Ajax, Langsung Dapat Julukan Baru yang Bikin Heboh

Maarten Paes akhirnya jalani latihan perdana bersama Ajax setelah izin kerja terbit. Kiper Timnas Indonesia itu langsung dijuluki “Tembok” dan siap bersaing.
Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Winger Berdarah Solo Ini Bisa Bawa 6 Keuntungan Besar Jika Dinaturalisasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Ilias Alhaft kembali mencuri perhatian usai tampil impresif di Asia. Simak 6 keuntungan jika winger berdarah Solo ini dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Simon Tahamata Minta Suporter Timnas Indonesia Tidak Beri Tekanan Berlebihan ke Skuad U17: Mereka Baru 16 Tahun

Simon Tahamata Minta Suporter Timnas Indonesia Tidak Beri Tekanan Berlebihan ke Skuad U17: Mereka Baru 16 Tahun

Kepala Pemandu Bakat PSSI Simon Tahamata memberikan pesan tegas kepada Timnas U17 Indonesia jelang tampil di Piala Asia U17 2026. Menurutnya, skuad Garuda Asia
Buat Efek Jera! DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Beri Sanksi Tegas ke Parkir Liar

Buat Efek Jera! DPRD Minta Pemprov DKI Jakarta Beri Sanksi Tegas ke Parkir Liar

Sebagai efek jera bagi pelaku parkir liar di DKI Jakarta, Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Kevin Wu meminta Pemprov DKI Jakarta beri sanksi tegas.
Kata Betrand Peto Kini Lebih Pilih Tinggal dengan Ruben Onsu Ketimbang Sarwendah

Kata Betrand Peto Kini Lebih Pilih Tinggal dengan Ruben Onsu Ketimbang Sarwendah

Betrand Peto ungkap alasannya yang kini lebih pilih tinggal bersama dengan Ruben Onsu ketimbang Sarwendah. Simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut!

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT