News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karangan Bunga Belasungkawa dari Para Tokoh Berdatangan ke Rumah Duka Azyumardi Azra di Ciputat Timur

Sejumlah karangan bunga ucapan belasungkawa berdatangan ke rumah duka Ketua Dewan Pers dan Guru Besar UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra di Ciputat Timur, Tangsel
Minggu, 18 September 2022 - 18:36 WIB
Karangan bunga ucapan belasungkawa di rumah duka Prof Azyumardi Azra di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/9/2022).
Sumber :
  • ANTARA/Benardy Ferdiansyah

Tangerang Selatan - Sejumlah karangan bunga ucapan belasungkawa berdatangan ke rumah duka Ketua Dewan Pers dan Guru Besar UIN Jakarta Prof Azyumardi Azra di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (18/9/2022).

Berdasarkan pantauan di lapangan, bunga ucapan belasungkawa tersebut datang dari sejumlah tokoh salah satunya dari Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Turut berduka cita atas meninggalnya Prof. Dr. Azyumardi Azra," demikian tertulis karangan bunga dari Menag tersebut.

Ada pula karangan bunga dari pimpinan MPR RI Hidayat Nur Wahid dan Jazilul Fawaid serta staf khusus Wakil Presiden RI Masykuri Abdillah.

Sementara itu, sejumlah pelayat dari keluarga, kerabat, dan kolega juga mulai berdatangan. Tenda juga mulai dipasang di depan rumah duka Prof Azyumardi Azra.

Armia Putriana selaku keponakan almarhum Prof Azyumardi Azra mengatakan saat ini jenazah Prof Azyumardi Azra masih dalam proses pemulangan ke Tanah Air dari Malaysia.

"Sekarang lagi proses pemulangan. Jadi, karena bapak positif Covid-19 pihak rumah sakit tidak mengizinkan untuk dibawa ke sini. Jadi, pihak Indonesia sudah koordinasi dengan KBRI sana agar bisa dipulangkan. Jadi, ini masih proses, mohon doanya saja supaya prosesnya berjalan lancar agar bapak bisa dipulangkan ke sini," ucap Armia.

Sebelumnya Prof Azyumardi Azra mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia pada Minggu (18/9/2022) pukul 12.30 waktu Malaysia.

Mantan Rektor UIN Jakarta itu berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat (16/9/2022) akibat gangguan kesehatan yang dialaminya saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia.

Sempat Rasakan Sesak Nafas

Ketua Dewan Pers Indonesia, Azyumardi Azra hari ini, Minggu (18/9/2022) dikabarkan meninggal dunia. Setelah dikonfirmasi, penyebab meninggalnya almarhum yakni akibat serangan jantung.

Satu lagi cendekiawan muslim Indonesia meninggal dunia. Kini Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya seorang tokoh yang sangat dihormati oleh masyarakat Indonesia.

Sejumlah tokoh nasional turut memberikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pejuang Intelektual Islam ini, Prof Azyumardi Azra.

Kejadian yang dialaminya sungguh singkat, Almarhum sebelumnya sempat melakukan perjalanan dari Jakarta-Kuala Lumpur pada hari Jumat (16/9/2022). 

Saat dalam penerbangan, ia merasakan sesak nafas hingga harus dibawa ke rumah sakit setempat menggunakan Ambulans.

Alami Sesak Nafas dalam Penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur

Cendekiawan Muslim Indonesia Prof Azyumardi Azra saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Serdang, Selangor, Malaysia, setelah mengalami sesak nafas dalam penerbangan dari Jakarta menuju Kuala Lumpur pada Jumat (16/9/2022).

Wakil Presiden Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) Muhammad Shazni yang menjemput Azyumardi di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), mengatakan bahwa pada pukul 15.33 waktu setempat ia masih sempat berkomunikasi lewat Whatsapp.

Shazni mengatakan setelah sampai di Rumah Sakit Selangor dan menjalani tes, dokter menyampaikan bahwa Azyumardi positif COVID-19 dan segera mendapat perawatan dengan ventilator di ruang ICU.

Selain itu, menurut Shazni, saat ini Azyumardi sedang diinkubasi dan diistirahatkan untuk dipantau secara intensif oleh tim medis.

Sementara itu Dubes RI untuk Malaysia Hermono, rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada periode 1998-2006 tersebut saat ini masih mendapatkan perawatan di ICU dan belum dapat ditemui.

Azyumardi menurut Hermono, akan dipindahkan ke rumah sakit di Kuala Lumpur, namun masih menunggu konfirmasi dari pihak rumah sakit yang akan menerima pasien.

“Menurut pihak rumah sakit beliau dirawat di ruang zona merah yang lazimnya digunakan untuk perawatan pasien terinfeksi COVID-19,” kata Hermono.

Perawatan Intensif dari Virus COVID-19

Professor Azyumardi Azra, terpapar virus Covid-19. Virus itu baru diketahui bersarang di tubuhnya saat ditangani di RS Serdang, Malaysia, Jumat (16/9/2022) petang.

Azyumardi mendadak terserang batuk keras, panjang, disertai sesak nafas di atas pesawat dalam penerbangan ke Malaysia, sore itu.

Dari Bandara Azyumardi langsung dibawa ke RS Serdang, Selangor, Malaysia yang berjarak 35 km dari Kuala Lumpur.

"Semalam sudah dalam penanganan intensif tim medis RS Serdang," kata Datuk Zakaria A. Wahab, wartawan senior, mantan Pemred Kantor Berita Bernama Malaysia dan Penasihat/Pendiri ISWAMI (Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia -Indonesia) saat dikonfirmasi pada Jumat (16/9/2022).


Perawatan Intensif Prof Azyumardi Azra. (Ist)

Tidak lama setelah pecah kabar Prof Azyumardi terserang sakit di seluruh grup WhatsApp wartawan Indonesia dan Malaysia, bantuan diberikan oleh rekan wartawan di Malaysia untuk ikut memantau. Zakaria wartawan pertama yang merapat di RS Serdang. Zakaria bertemu Dubes RI untuk Malaysia, Hermono. 

"Saya sendiri ada bertanya doktor di ruang terbuka, mengesahkan Prof AA dijangkiti covid dan tidak boleh diziarahi, " tambah Zack, panggilan akrab Zakaria.  

Sejak hari Jumat (16/9/2022), semenjak Prof Azyumardi dikabarkan sakit, sudah dalam pemantauan KBRI di Malaysia.

Ketua Dewan Pers itu awal minggu ini mengadakan kunjungan kerja di Sumatera Barat. Ia sempat ke Bukittinggi dan mengunjungi keluarganya di Batusangkar sebelum bertolak ke Malaysia melalui Jakarta. 

Pada hari Sabtu (17/9/2022), mantan Rektor UIN tersebut seharusnya menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Internasional di Selangor bersama tokoh penting Malaysia, Anwar Ibrahim.

Saksi mata dalam penerbangan adalah Guru Besar Universitas Sumatera Utara Professor Budi Agustono. Ia dan istri sama-sama berangkat dari Bandara Soekarno Hatta dengan Azyumardi. 

Mereka sempat ngobrol sejak di bandara hingga di dalam pesawat. Semalam Budi membagi kejadian yang dilihatnya di dalam pesawat di grup WhatsApp wartawan.

"Dua puluh menit sebelum pesawat mendarat, saat saya, istri dan Pak Azra sedang bercakap tiba-tiba Pak Azra batuk tanpa henti, tubuhnya berkeringat dingin. Saya minta dia minum air mineral. Saya memijat tubuhnya yang keringat dingin lalu meminta pramugari memasang selang oksigen di hidung dan mulut. Meski selang terpasang sesak nafasnya tak berhenti, malah tubuhnya bergerak ke kiri ke kanan di atas kursi pesawat.

Ketika pesawat parkir dan pintu pesawat dibuka menurunkan penumpang, saya dan istri mengurus kesehatan Pak Azra yang diminta turun belakangan. Saya dan istri gelisah dan cemas melihat kesehatan Pak Azra. 

Tidak lama sesudah itu kami bertiga turun dengan selang oksigen dan dibawa segera ke bed panjang perawatan lalu dilarikan  ambulans ke rumah sakit.  

Saya sempat merogoh tas tenteng Pak Azra mencari telepon, tapi karena bingung dan panik lambat ketemunya. Akhirnya istri saya menelpon temannya staf khusus Menteri Sosial meminta bantuan mengabarkan ke istri atau keluarga Pak Azra.

Saya sampaikan ke istri antar dan temani Pak Azra demi keselamatan dan keamanan. Kita bantu sekuat kita ke RS di Kuala Lumpur. Istri saya, Reni Sitawati Siregar, mengantarkan hingga ke dalam ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit, sedangkan  saya urus imigrasi di Bandara," kisah Prof Budi Agustono.

Dalam kunjungannya di Sumatera Barat, Azyumardi sempat ke Bukittinggi dan mengunjungi keluarganya di Batu Sangkar. 

Kuat dugaan lantaran kecapean melakukan perjalanan dinas yang membuat kondisinya drop sehingga mudah diserang virus Covid-19 yang secara objektif. 

Prof Azyumardi Azra Meninggal Dunia

Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono mengatakan Prof Azyumardi Azra meninggal dunia di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia karena serangan jantung.


Ketua Dewan Pers, Prof Azyumardi Azra. (ANTV)

Hal ini berdasarkan surat kematian yang dikeluarkan pihak rumah sakit. Disebutkan penyebab kematian Ketua Dewan Pers Prof Azra, yakni acute inferior myocardial infarction.

“Jadi tertulis dalam surat tersebut penyebabnya acute inferior myocardial infarction,” ujar Hermono, Minggu (18/9/2022).

Prof Azra sempat memperoleh upaya resusitasi dari tim dokter sebelum menghembuskan napas terakhir pada pukul 12.30 waktu setempat.

Istri Prof Azra, Ipah Farihah, bersama putra keduanya Firman El Amny Azra sempat menemani di saat terakhir beliau.

Saat ini, pihak keluarga bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur melakukan penanganan jenazah almarhum Prof Azra.

Sebelumnya, Prof Azra hendak menghadiri undangan dari Angkatan Belia Islam Malaysia (ABIM) dalam Konferensi Internasional Kosmopolitan Islam yang dilaksanakan di Selangor, Malaysia pada 17 September 2022.

Presiden ABIM Muhammad Faisal Abd Aziz mengatakan Prof Azra akan menjadi salah satu pembicara dalam konferensi tersebut.

Beberapa pembicara lainnya berasal dari Malaysia, Indonesia dan Brunei Darussalam.

Konferensi itu akan dibuka oleh Ketua Emeritus Institut Internasional Pemikiran Islam (IIIT) Anwar Ibrahim.

Wakil Presiden ABIM Muhammad Shazni yang menjemput Prof Azra di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) mengatakan pada Jumat (16/9/2022) sore pukul 15.33 waktu setempat, dirinya masih sempat berkomunikasi lewat WhatsApp setelah pesawat tiba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, Shazni mengatakan tidak sempat bertemu karena Prof Azra langsung dibawa ke rumah sakit dengan ambulans

Disaat terakhirnya, almarhum sempat ditemani oleh istri dan anaknya sejak hari Sabtu (17/9/2022). Kini jenazah almarhum akan diberangkatkan menuju rumah duka di Indonesia.(Chm/nsi/kmr/ant/mut)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar, Ketua Geng Motor Warser di Makassar? Diduga Terlibat Penculikan hingga Penganiayaan Warga

Siapa Al Kaisar (19) disebut sebagai ketua geng motor Warser di Makassar. Polisi menduga kelompoknya terlibat penculikan, penganiayaan dengan busur dan parang
Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral