GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB Diperiksa Hari Ini

Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita bakal diperiksa sebagai tersangka kasus tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Rabu (12/10/2022).
Rabu, 12 Oktober 2022 - 15:40 WIB
Dirut PT LIB, Ahmad Hadian Lukita yang Jadi Tersangka dalam Kasus Tragedi Stadion Kanjuruhan
Sumber :
  • Instagram LIB

Jakarta - Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita bakal diperiksa sebagai tersangka kasus tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo membenarkan pemeriksaan yang dilakukan penyidik kepada tersangka Akhmad Hadian Lukita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini dilakukan pemeriksaan Dirut LIB di Polda Jatim," ujar Dedi Prasetyo seusai dihubungi, Rabu (12/10/2022).

Tragedi Kanjuruhan (Ist)

Irjen Dedi mengatakan pemeriksaan itu buntut tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang menewaskan ratusan orang dalam pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya.

Namun, dia belum dapat merinci terkait materi pemeriksaan terhadap satu dari enam tersangka tersebut.

"Itu nanti biar penyidik yang sampaikan," jelasnya.

Selain itu, Irjen Dedi mengatakan pihaknya akan kembali memeriksa beberapa saksi terkait tragedi Kanjuruhan.

Menurut dia, pemeriksaan itu akan dilakukan pekan depan, tetapi belum terjadwalkan.

"Diekrur Operasional LIB, Deputi Security and Safety PSSI, dan pihak Indosiar dilakukan pemeriksaan pekan depan. Namun, untuk waktunya kapan, itu belum dijadwalkan," imbuhnya.

Tragedi Kanjuruhan (Ist)

Kesalahan Dirut LIB

Diketahui, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan enam orang tersangka dalam tragedi Kanjuruhan.

Enam orang tersangka tersebut antara lain Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) AHL, Ketua Panitia Pelaksana AH, security officer SS, Kabagops Polres Malang WSS, Danki 3 Brimob Polda Jawa Timur H dan Kasat Samapt Polres Malang BSA.

Kapolri mengungkapkan kesalahan terbesar LIB hingga sang Dirut jadi tersangka yaitu sebagai selaku penyelenggara kompetisi sepak bola di Indonesia, LIB tidak melakukan verifikasi kelayakan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada musim 2022/2023.

Dalam jumpa pers di Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, Jawa Timur, Kamis malam (6/10/2022), Listyo mengatakan PT LIB melakukan verifikasi terakhir kalinya terhadap Stadion Kanjuruhan yang menjadi markas klub Arema FC pada 2020 dengan memberikan sejumlah catatan terkait masalah keselamatan penonton.

"Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," kata Listyo.

Kapolri menjelaskan sebelum bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2022/2023, PT LIB tidak mengeluarkan hasil verifikasi baru, namun tetap menggunakan verifikasi yang dikeluarkan pada 2020. Selain itu, catatan yang diberikan pada 2020 juga tidak ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan.

Kemudian, ditemukan fakta bahwa penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan pada malam pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya mencapai 42 ribu orang.

Stadion Kanjuruhan (ant)

Panitia penyelenggara juga tidak menyiapkan rencana darurat untuk menangani situasi khusus.

"Pada saat kita dalami, dari panitia penyelenggara tidak menyiapkan rencana darurat untuk menangani situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 8 Regulasi Keselamatan Keamanan PSSI Tahun 2021," ujarnya.

Kapolri menambahkan kelalaian tersebut menimbulkan konsekuensi pertanggungjawaban. Atas dasar peristiwa dan pendalaman maka tim investigasi melakukan dua proses sekaligus, yakni pemeriksaan pidana dan internal anggota Polri yang menembakkan gas air mata.

"Tim melakukan dua proses sekaligus, yaitu proses terkait pemeriksaan pidana dan internal terhadap anggota Polri yang melakukan penembakan gas air mata," ujarnya.

Sebelumnya, PT LIB juga menolak permintaan Polres Malang untuk memajukan jadwal pertandingan antara Arema FC lawan Persebaya dari sebelumnya pukul 20.00 menjadi pukul 15.30 WIB dengan mempertimbangkan alasan keamanan.

Tragedi Kanjuruhan (ant)

Permintaan tersebut ditolak oleh PT LIB dengan alasan jika waktu pertandingan digeser atau dimajukan maka akan ada sejumlah konsekuensi yang harus ditanggung, seperti adanya pembayaran ganti rugi.

Pertandingan tersebut akhirnya tetap digelar pada pukul 20.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. 

Namun, usai pertandingan yang dimenangkan oleh Persebaya, sejumlah suporter tuan rumah masuk ke area lapangan yang kemudian memicu terjadinya kerusuhan.

Kerusuhan tersebut semakin membesar dan sejumlah flare dilemparkan, termasuk benda-benda lainnya. 

Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan tembakan gas air mata.

Penonton yang kemudian berusaha untuk keluar, khususnya di pintu 3, 10, 11, 12, 13, dan 14 mengalami kendala karena pintu yang terbuka lebarnya sekitar 1,5 meter, sementara para penjaga pintu juga tidak berada di tempat.

Akibat kondisi tersebut, terjadi desak-desakan suporter yang mengakibatkan sumbatan di pintu keluar itu hampir 20 menit. 

Akibat berdesakan ditambah adanya gas air mata, banyak korban yang mengalami asfiksia, patah tulang, trauma di kepala dan leher karena terinjak-injak saat terjatuh.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, korban meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sebanyak 131 orang, sementara 440 orang mengalami luka ringan dan 29 orang menderita luka berat.

Profil Ahmad Hadian Lukita

Sebelum dipilih menjadi Dirut LIB, pria kelahiran Bandung, Jawa Barat 1965 tersebut telah bekerja di berbagai bidang olahraga. 

Bahkan dia pernah menjabat sebagai Presiden Indonesia Formula One Society. Meski pernah berkecimpung di dunia balap, mantan kepala komunitas pecinta F1 tersebut tidak terlihat memiliki ketertarikan khusus terhadap otomotif. 

Hal itu terlihat dari media sosial pribadinya, salah satunya Intagram. Alumni Master of Business Administration ITB tersebut tidak pernah menampilkan koleksi kendaraan pribadinya di jagat maya. 

Saat berselancar di media sosial pribadinya hanya terlihat saat dia duduk di dalam mobil. Jika diperhatikan dari desain interior, seperti jok model captain seat, dan bagian atap dilengkapi sunroof lengkap dengan ambient light mobil yang ditumpanginya tersebut adalah Toyota Alphard yang diduga lansiran 2018.

Mobil MPV, atau Multi Purpose Vehicle kelas premium tersebut harganya Rp1 miliaran, dan banyak digunakan selebritis, pejabat negara, dan pengusaha untuk mobilitas sehari-hari.

Ahmad Hadian Lukita menjadi Dirut LIB melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2020. Dia menjadi penerus Cucu Somantri yang mundur pada 19 Mei 2020.

Sepanjang sejarah ada empat sosok yang menjadi Dirut LIB. Ahmad Hadian Lukita menjadi yang keempat, setelah sebelumnya dijabat Berlinton Siahaan (2017-2019), Dirk Soplanit (2019), dan Cucu Somantri (2020).

Ahmad Hadian Lukita pernah menjadi Presiden Indonesia Formula One Society pada 1999. Namun, pria asal Bandung ini nyaris tidak pernah bersentuhan dalam kompetisi sepak bola Indonesia sebelum menjabat dirut LIB. 

Selama 15 tahun Ahmad Hadian Lukita lebih banyak berkecimpung di berbagai bidang seperti penelti/konsultan IT, telekomunikasi, pengembangan bisnis, energi, hingga manajemen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ahmad Hadian Lukita meraih gelar S1 di jurusan Arsitektur di perguruan tinggi swasta. Kemudian dia melanjutkan ke jenjang S2 di Master of Business Administration Institut Teknologi Bandung. (lpk/viva/ant/put)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sampaikan Duka Cita, Dedi Mulyadi Sebut Brigadir Fajar Telah Berikan Jasa Besar Bagi Masyarakat

Sampaikan Duka Cita, Dedi Mulyadi Sebut Brigadir Fajar Telah Berikan Jasa Besar Bagi Masyarakat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka cita atas wafatnya anggota Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigadir Fajar Permana yang gugur ketika bertugas.
Media Italia Sebut AC Milan Siapkan Tawaran Serius untuk Bajak Leon Goretzka dari Bayern Munchen

Media Italia Sebut AC Milan Siapkan Tawaran Serius untuk Bajak Leon Goretzka dari Bayern Munchen

AC Milan kembali menunjukkan keseriusannya dalam membenahi komposisi skuad. Kali ini, fokus utama mereka tertuju pada gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka.
Dedi Mulyadi Tindak Tegas Anak SD yang Bonceng 6 Orang, KDM: Bangun Jalan Agar Digunakan dengan Baik, Bukan Begini

Dedi Mulyadi Tindak Tegas Anak SD yang Bonceng 6 Orang, KDM: Bangun Jalan Agar Digunakan dengan Baik, Bukan Begini

Gubernur Dedi Mulyadi beri tindakan tegas kepada anak di bawah umur yang membawa kendaraan bermotor, sebut akan minta orangtua tandatangani surat perjanjian.
Pelatih Persib Bojan Hodak Tiba-tiba Muncul di Hotel Timnas Indonesia Menginap Jelang FIFA Series 2026, Ada Apa?

Pelatih Persib Bojan Hodak Tiba-tiba Muncul di Hotel Timnas Indonesia Menginap Jelang FIFA Series 2026, Ada Apa?

Bojan Hodak tertangkap kamera berada di hotel Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026.
Jika Imbang di Final FIFA Series, Apakah Pertandingan Timnas Indonesia Diakhiri Adu Penalti?

Jika Imbang di Final FIFA Series, Apakah Pertandingan Timnas Indonesia Diakhiri Adu Penalti?

Timnas Indonesia akan menjamu St Kitts and Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon. Format turnamen pun akan diterapkan dengan laga pekan pertama sebagai semifinal dan laga pekan kedua akan digunakan sebagai perebutan juara dan perebutan posisi ketiga. 
Lini Tengah Belum Sempurna, AC Milan Terus Berburu Gelandang Baru dan Serius Incar Bintang Bayern Munchen Musim Panas Nanti

Lini Tengah Belum Sempurna, AC Milan Terus Berburu Gelandang Baru dan Serius Incar Bintang Bayern Munchen Musim Panas Nanti

AC Milan sudah memiliki kedalaman skuad yang cukup solid di sektor lini tengah musim ini. Namun di balik itu, manajemen Rossoneri masih melihat adanya celah.

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Marc Klok tak larut sedih dan memilih latihan mandiri di GBLA hingga tuai pujian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT