News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China Benarkan Reruntuhan Gletser di Nepal Jadi Pemicu Banjir Bandang Dahsyat hingga Tewaskan Ratusan Orang

Presiden China Xi Jinping mengarahkan pejabat melakukan segala upaya mencari seluruh warga negara China dan warga negara asing yang masih hilang.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:25 WIB
Banjir bandang melanda perbatasan Nepal-China, 384 turis dilaporkan hilang
Sumber :
  • X @surajit_ghosh2

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah China mengungkap runtuhnya gletser di dataran tinggi Nepal diduga menjadi pemicu bencana banjir bandang hingga longsor di perbatasan Nepal-Tibet yang menewaskan sedikitnya ratusan orang.

Hal itu diungkap langsung oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Lin Jian kepada wartawan di Beijing pada Rabu (26/8/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mencatat bahwa para ahli dan lembaga resmi China dan Nepal telah melakukan penilaian awal mengenai penyebab bencana," katanya.

Presiden China Xi Jinping mengarahkan pejabat melakukan segala upaya mencari seluruh warga negara China dan warga negara asing yang masih hilang.

Potret udara lumpur menutupi bangunan setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal
Potret udara lumpur menutupi bangunan setelah banjir bandang di Trishuli, distrik Nuwakot, Nepal
Sumber :
  • Reuters/Navesh Chitrakar

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah utara dan tengah Nepal sehingga menerjang permukiman di sepanjang Sungai Bhotekoshi dan Trishuli. 

Sementara di sisi perbatasan China, longsor lumpur melanda wilayah Gyirong di Daerah Otonom Xizang bagian barat daya, Tibet.

"Bencana tersebut kemungkinan dipicu oleh runtuhnya gletser di dataran tinggi Nepal," ujar Lin.

Pernyataan itu disampaikan Beijing ketika jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat itu meningkat menjadi 480 orang, sementara lebih dari 1.200 orang, sebagian besar warga negara asing, masih dinyatakan hilang.

Kepolisian Nepal mengatakan jumlah korban tewas akibat banjir bandang itu telah mencapai 475 orang, sementara China memastikan lima orang meninggal dunia.

Danau Penyangga Jebol

Kekhawatiran baru muncul pada Jumat setelah satu danau bendungan besar yang terbentuk akibat banjir bandang dilaporkan jebol dan dapat memicu terjadinya gelombang air lain ke Sungai Bhotekoshi di Nepal, demikian laporan surat kabar Kathmandu Post.

Beijing, Kamis (27/8) memperingatkan bahwa danau di dekat pertemuan Sungai Chhochen Khola dan Purepu Tsangpo "sudah meluap" dan berisiko tinggi mengalami jebol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua sungai tersebut menyatu sebelum memasuki Nepal dan alirannya kemudian dikenal sebagai Sungai Bhotekoshi, anak sungai utama dari Sungai Trishuli.

"Informasi telah diterima bahwa danau di sisi China telah jebol. Karena itu, persiapan sedang dilakukan untuk mengirim helikopter yang ditempatkan di Dhunche dan Rasuwa untuk melakukan pengintaian," kata seorang pejabat penyelamat di Bandara Internasional Tribhuvan, Nepal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Menang di Nomor 100 Meter Putra T63, Partin Tambah Perolehan Medali Emas Indonesia di Asian Para Games 2026

Sprinter Indonesia, Partin, berhasil menambah perolehan medali emas Indonesia di gelaran Asian Para Games 2026.
Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Terungkap Ciri-ciri Pemain Keturunan yang Bakal Diproses untuk Timnas Indonesia, Lahir di Jakarta

Misteri pemain keturunan calon amunisi Timnas Indonesia mulai terkuak. Lahir di Jakarta, berusia 20 tahun, dan punya sekitar sembilan ribu pengikut Instagram.
Bea Cukai Sumbawa Bongkar Modus Baru Rokok Ilegal, 236 Ribu Batang Diangkut Pakai Truk Berpendingin

Bea Cukai Sumbawa Bongkar Modus Baru Rokok Ilegal, 236 Ribu Batang Diangkut Pakai Truk Berpendingin

Sebanyak 236.000 batang rokok ilegal diamankan dengan nilai barang diperkirakan mencapai Rp353 juta dan potensi kerugian penerimaan negara sebesar Rp177,59 juta.
KPK Sita 4 Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi BNPB, Salah Satunya Milik Anak Buah Letjen Suharyanto

KPK Sita 4 Mobil Mewah dalam Kasus Korupsi BNPB, Salah Satunya Milik Anak Buah Letjen Suharyanto

Juru Bicara KPK mengatakan dari keempat mobil mewah yang disita, di antaranya milik mantan anak buah Eks Kepala BNPB Suharyanto yakni Tenaga Ahli Kepala BNPB, Richard Erlangga.
Aceh Tenggara Percepat Serapan TKD hingga Usulkan Pembangunan Jembatan Mbarung pada 2027

Aceh Tenggara Percepat Serapan TKD hingga Usulkan Pembangunan Jembatan Mbarung pada 2027

Kabupaten Aceh Tenggara mendapatkan alokasi TKD sebesar Rp12,8 miliar. Hingga saat ini, realisasi anggaran tersebut mencapai Rp5,2 miliar atau sekitar 41,5 persen.
Legenda Serie A Sebut AC Milan dan Juventus Belum Selevel Inter: Tim Lain Berada di Kelas Berbeda dari Nerazzurri

Legenda Serie A Sebut AC Milan dan Juventus Belum Selevel Inter: Tim Lain Berada di Kelas Berbeda dari Nerazzurri

Persaingan memperebutkan gelar Scudetto Serie A musim 2026/2027 mulai dapat sorotan. Mantan bek AS Roma, Antonio Carlos Zago, menilai Inter Milan jadi kandidat.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Kedapatan Bawa Narkoba, Polresta Sumenep Bekuk Dua Relawan MBG Saat Bekerja

Satresnarkoba Polresta Sumenep mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggunaan narkotika jenis sabu di salah satu SPPG wilayah Kecamatan Lenteng, Sumenep.
5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

5 Aksesori Mobil Ini Bisa Jadi Penyelamat saat Darurat di Jalan, Apa Saja?

Tak sekadar mempercantik kendaraan, lima aksesori mobil ini membantu saat darurat, mulai dari aki tekor hingga ban kempes. Simak fungsi dan tips memilihnya.
Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Awal Mula Kasus Eks Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Ternyata Berawal dari Istri Pelaku

Kapolsek Cakung, Kompol Andre Try Putra mengatakan korban pembacokan yang diketuai eks Kopassus itu yakni Muhammad Fahrul alias MF. Ternyata ini awal mulanya.
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Selengkapnya

Viral