News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB
Ilustrasi Ombak Besar
Sumber :
  • Edited by ChatGPT

tvOnenews.com - Kabar meninggalnya dua warga negara Indonesia (WNI) setelah terseret ombak besar di Jepang menjadi perhatian warganet dan viral di media sosial.

Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika empat WNI sedang memancing di tanggul pantai Kota Kashima, Prefektur Ibaraki, pada Minggu (1/11/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi kejadian ini turut beredar di media sosial setelah salah satu kreator konten TikTok, AMAN DAKE, membagikan penjelasan mengenai insiden tersebut. 

Viral di Medsos! Kisah 4 WNI Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, 2 Orang Tak Tertolong
Viral di Medsos! Kisah 4 WNI Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, 2 Orang Tak Tertolong
Sumber :
  • TikTok AMAN DAKE

"Empat orang itu sedang memancing, kemungkinan dia itu tersapu ombak laut, dan yang dua orang itu terselamatkan oleh pelancar yang sedang berselancar di situ, dan dua orang lainnya yang satu dinyatakan meninggal dunia dan yang satunya lagi dinyatakan henti detak jantung dan nafas," jelas kreator tersebut.

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang.

1. Empat WNI Terseret Ombak saat Memancing

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menjelaskan kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul 15.30 waktu setempat. Saat itu, empat pria asal Indonesia tengah memancing di sebuah tanggul pantai di Kota Kashima.

Namun, ombak besar tiba-tiba menghantam lokasi mereka hingga keempatnya terjatuh ke laut. Dua WNI sempat berpegangan pada dinding pemecah ombak sebelum mendapat pertolongan dari peselancar di sekitar kawasan tersebut.

Menurut laporan media Jepang yang beredar di media sosial, kedua orang itu akhirnya berhasil naik ke daratan dengan tenaga sendiri. Mereka juga dilaporkan tidak mengalami cedera.

Sementara itu, dua WNI lainnya terseret ombak dan dinyatakan hilang. Petugas penjaga pantai Jepang kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

2. Dua Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Salah satu korban ditemukan oleh petugas Badan Penjaga Pantai Jepang sekitar pukul 19.00 pada Minggu malam. Korban ditemukan di dekat tanggul pemecah ombak, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Pencarian terhadap satu WNI lainnya sempat dihentikan sekitar pukul 21.00 dan dilanjutkan kembali pada Senin (2/11) pagi. Korban kedua akhirnya ditemukan di laut sekitar pukul 07.30 waktu setempat dalam kondisi meninggal dunia.

Kemlu RI mengidentifikasi kedua korban dengan inisial TT dan MSP. Keduanya merupakan pria berusia 21 tahun yang sedang mengikuti program magang di Jepang.

Berdasarkan informasi kepolisian Prefektur Ibaraki, salah satu korban bekerja sebagai peserta magang teknis di sektor konstruksi di Kota Kamisu.

Korban lainnya juga diketahui menjalani program magang di wilayah tersebut, meski bidang pekerjaannya tidak dirinci.

 3. KBRI Tokyo Koordinasikan Pemulangan Jenazah

Setelah identitas kedua korban dipastikan, KBRI Tokyo berkoordinasi dengan Japan Coast Guard, kepolisian setempat, serta kumiai atau organisasi yang berperan dalam pengawasan peserta magang teknis di Jepang.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengurus asuransi pemagang sebagai bagian dari proses pemulangan kedua jenazah ke Indonesia. Kemlu memastikan pendampingan akan terus dilakukan bersama pihak terkait hingga proses pemulangan selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan ketika beraktivitas di kawasan pantai. Saat kecelakaan terjadi, Kota Kashima diketahui berada dalam status peringatan gelombang tinggi.

Laporan media Jepang turut menyebut lokasi tanggul tersebut merupakan area yang dilarang untuk dimasuki. Karena itu, masyarakat diimbau mematuhi rambu keselamatan dan menghindari kawasan pantai ketika kondisi ombak sedang berbahaya. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BREAKING
NEWS
Tiga Orang Sadap Ponsel Presiden Prabowo, Menko Yusril Pastikan Tak Ada Indikasi Makar

Tiga Orang Sadap Ponsel Presiden Prabowo, Menko Yusril Pastikan Tak Ada Indikasi Makar

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra turut merespons kabar dugaan makar dengan pengyadapan.
ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

ChatGPT vs Claude: Mana yang Terbaik untuk Editing Penulisan?

Untuk membantu proses editing penulisan, lebih bagus yang mana antara kedua platform AI ChatGPT atau Claude? Berikut penjabaran selengkapnya pada artikel ini.
Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Viral Wisatawan Asal Korea Selatan Hilang di Gili Trawangan Lombok, Ada Imbalan Rp50 Juta bagi yang Menemukan

Berdasarkan perincian data pada poster pencarian, perkiraan waktu hilangnya Cheon Yuri terjadi terjadi pada rentang waktu antara pukul 12.30 hingga 14.00 WITA.
Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Gara-gara Satu Kabel Bermasalah, Ford Tarik 30 Ribu Lebih Unit Truk F-Series di Amerika

Ford kembali melakukan penarikan kendaraan atau recall dalam jumlah besar. Kali ini, sebanyak 30.123 unit truk F-Series terdampak masalah pada kabel pintu.
BREAKING
NEWS
Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Reaksi Komisi III DPR RI soal Penetapan Tiga Tersangka Dugaan Penyandapan Presiden

Polri menetapkan tiga jenderal aktifnya sebagai tersangka kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman turut ..
BREAKING
NEWS
Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga Orang Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Irwasum Polri: Murni Oknum, Bukan Kebijakan Polri

Tiga orang berinisial LSP, ASN, dan EH ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus dugaan penyadapan secara ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral