News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Aktivitas Tak Wajar hingga Teka-teki Grup FB Korban dan Pelaku, Fakta Kasus Mutilasi Sleman Jadi Pertanyaan

Pihak kepolisian masih terus mengungkap motif dari kasus mutilasi di Sleman. Polisi berhasil mengamankan dua pelaku W dan RD dan menetapkannya sebagai tersangka
Rabu, 19 Juli 2023 - 17:14 WIB
Kasus Mutilasi di Sleman
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pihak kepolisian masih terus mengungkap motif dari kasus mutilasi di Sleman. Polisi berhasil mengamankan dua pelaku W dan RD dan menetapkannya sebagai tersangka.

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX Endriadi mengungkapkan bahwa korban dan pelaku rupanya saling mengenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip dari VIVA, pelaku dan korban berawal saling berkenalan melalui media sosial. Hubungan mereka sudah terjalin selama tiga sampai empat bulan yang lalu.

"Korban dan dua pelaku saling kenal. Mereka kenal di media sosial. Tergabung dalam media sosial Facebook," ujar Endriadi di Polda DIY, dikutip Rabu (19/7/2023).

Artikel

Pihak kepolisian enggan untuk membeberkan lebih detail mengenai grup FB yang diikuti oleh pelaku dan korban. Namun Endriadi mengatakan bahwa grup tersebut memiliki aktivitas yang tak wajar.

"Sementara bahasa kami adalah kegiatan tidak wajar. Untuk lebih tepatnya nanti. Kami akan melakukan pemeriksaan psikologi atau kejiwaan kepada pelaku," lanjutnya.

"Mereka ini melakukan dalam sebuah komunitas yang mempunyai aktivitas tidak wajar. Mereka melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain dan terjadi berlebihan. Ini mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia," imbuh Endriadi.

Rebus Potongan Tubuh Korban

 Rebus potongan tubuh korban untuk hilangkan sidik jari, 2 tersangka kasus mutilasi Sleman terancam hukuman mati. 

Direktur Reskrimum Polda DIY Kombes Pol FX Endriadi mengatakan W (29) dan RD (38) merupakan pelaku mutilasi terhadap R (20). 

Artikel

R diduga tewas karena mendapatkan kekerasan secara berlebihan pada tubuhnya. 

Adapun motif di balik aksi mutilasi terhadap R adalah mereka tergabung dalam sebuah komunitas yang mempunyai aktivitas tidak wajar.

"Mereka melakukan kegiatan berupa kekerasan satu sama lain dan terjadi berlebihan sehingga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia," ujar Endriadi, Selasa (18/7/2023).

Endriadi mengatakan W, RD dan R saling mengenal lewat media sosial Facebook sejak 3-4 bulan lalu. 

Ketiganya sepakat untuk bertemu di Yogyakarta. Tepatnya di indekos W di wilayah Triharjo, Sleman. 

Di lokasi tersebut, R yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta dibunuh oleh kedua pelaku.

"Setelah melihat korban meninggal dunia para pelaku ini panik. Kemudian berniat untuk menghilangkan jejak peristiwa tersebut. Setelah korban meninggal dunia para pelaku panik kemudian melakukan upaya pemotongan atau yang kita kenal dengan mutilasi," ungkapnya.

Endriadi mengatakan korban dimutilasi dengan cara dipotong menjadi beberapa bagian mulai dari bagian kepala, pergelangan tangan dan kaki. Kemudian kedua pelaku memotong bagian tubuh dengan cara menguliti.

Artikel

"Dan untuk menghilangkan jejaknya terhadap pergelangan tangan dan pergelangan kaki, mereka melakukan direbus untuk menghilangkan sidik jarinya. Ini juga kita temukan fakta ketika tim kami mengambil sidik jari tersebut," jelasnya. 

Usai memutilasi, kata Endriadi, potongan tubuh R dimasukkan ke dalam kantong plastik. Setelah itu, kedua pelaku sempat beristirahat sejenak. 

Usai beristirahat, pelaku W pergi ke wilayah Turi dan Tempel untuk mensurvei tempat yang akan digunakan membuang potongan tubuh korban.

"Di senja harinya mereka berdua menyebarkan potongan-potongan tubuh yang sudah dalam kantong plastik tadi di antaranya kepala mereka kubur. Kemudian yang lainnya mereka sebar di perjalanan menuju tempat lokasi pembuangan," ungkapnya. 

"Setelah selesai mereka melakukan menghilangkan barang bukti tersebut mereka kembali ke indekos kemudian pelaku yang berasal dari luar Yogyakarta kembali ke domisilinya di daerah Jakarta," sambungnya.

"Terhadap kejadian tersebut, penyidik Ditreskrimum sudah memasangkan pasal di antaranya Pasal 340 diancam karena pembunuhan berencana dengan ancaman paling lama 20 tahun," jelasnya. 

Keduanya terancam hukuman mati atau seumur hidup sesuai dengan Pasal 340 KUHP seperti bunyi pasal berikut: 

“Barang siapa dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain diancam karena pembunuhan dengan rencana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun”. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan Pasal 170 ayat 2 ke-3 tentang kekerasan secara bersama-sama dengan pidana penjara paling lama 12 tahun.

"Kemudian Pasal 351 ayat 3 dimana mereka melakukan penganiayaan mengakibatkan mati diancam pidana penjara paling lama 7 tahun," pungkasnya. (apo/nsi/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dikalahkan Yunani, Jurgen Klopp Pastikan Bakal Rombak Starting Line-up Timnas Jerman

Dikalahkan Yunani, Jurgen Klopp Pastikan Bakal Rombak Starting Line-up Timnas Jerman

Pelatih Timnas Jerman, Jurgen Klopp, memastikan untuk merombak starting line-up pada saat menghadapi Serbia. Hal ini beriringan dengan kekalahan dari Yunani di UEFA Nations League.
Atlet BMX Racing Indonesia Jasmine Azzahra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026

Atlet BMX Racing Indonesia Jasmine Azzahra Raih Medali Perunggu di Asian Games 2026

Atlet BMX Racing Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi berhasil meraih medali perunggu di Asian Games 2026. Ia berhasil tampil gemilang meski tak memiliki banyak persiapan pada Senin (28/9/2026).
Dendam Kesumat Anak ke Ibu Tiri di Panyileukan Bandung, Tempelkan Alat Kejut Listrik hingga Korban Tewas

Dendam Kesumat Anak ke Ibu Tiri di Panyileukan Bandung, Tempelkan Alat Kejut Listrik hingga Korban Tewas

Aksi pembunuhan terjadi di Jalan Pamitran VI, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Minggu (27/9/2026). Pelaku gunakan alat kejut listrik.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 29 September 2026: Ada yang Banjir Rezeki dan Dapat Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 29 September 2026: Ada yang Banjir Rezeki dan Dapat Kabar Baik

Berikut 5 zodiak paling hoki pada 29 September 2026: Ada yang banjir rezeki dan dapat kabar baik.
Olok-olokan Netizen Malaysia soal Hasil Laga Melawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Bergson Naik Barracuda

Olok-olokan Netizen Malaysia soal Hasil Laga Melawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Bergson Naik Barracuda

Duel Timnas Indonesia kontra Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memanaskan media sosial. Netizen Malaysia bahkan melontarkan olok-olokan jelang laga.
Timnas Indonesia Vs Malaysia di SUGBK, Sandy Walsh Minta Tim Asuhan John Herdman Lakukan Ini

Timnas Indonesia Vs Malaysia di SUGBK, Sandy Walsh Minta Tim Asuhan John Herdman Lakukan Ini

Bek Persib Bandung, Sandy Walsh memberikan dukungan penuh bagi Timnas Indonesia di laga kedua FIFA ASEAN Cup 2026. Duel sengit kontra Malaysia akan diselenggarakan, Senin (28/9/2026) malam.

Trending

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Timnas Indonesia Lawan Malaysia Jelang Piala Asia 2027, John Herdman Berterima Kasih kepada Erick Thohir

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 membantu mereka persiapkan diri jelang Piala Asia 2027.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!
Selengkapnya

Viral