News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKS Duga Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres agar Putra Jokowi Bisa Maju Cawapres

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduga ada kepentingan pragmatis di balik gugatan batas usia capres dan cawapres ke Mahkamah Konstitusi.
Jumat, 4 Agustus 2023 - 07:18 WIB
PKS duga gugatan batas usia capres-cawapres agar putra Jokowi bisa maju cawapres
Sumber :
  • MPR

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menduga ada kepentingan pragmatis di balik gugatan batas usia capres dan cawapres ke Mahkamah Konstitusi.

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid mengatakan ada dugaan kuat di masyarakat bahwa uji materi usia capres dan cawapres bertujuan untuk meloloskan putra dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang akan dicalonkan sebagai cawapres.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena usia putra Jokowi itu belum mencapai 40 tahun sesuai batas minimal capres dan cawapres.

“Jangan sampai dugaan ini mendapatkan pembenaran dengan ketidakkonsistenan MK dalam memutus perkara ini,” ujar Hidayat dalam keterangan resmi dikutip pada Jumat (4/8/2023).

Dia pun mengingatkan kontroversi DPR dan pemerintah yang sudah menyampaikan pendapatnya dalam persidangan perkara tersebut. Hal itu seakan memberikan sinyal setuju atas uji materi itu.

Padahal, DPR dan pemerintah sudah sepakat untuk tidak mengubah UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Bahkan, kesepakatan itu juga ditindaklanjuti oleh DPR dengan mengeluarkan revisi UU Pemilu dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021.

Terkait hal tersebut, Hidayat menyebut DPR dan pemerintah juga belum mengeluarkan sikap resmi bahwa keputusan bersama pada Januari 2023 itu direvisi.

“Ini agak aneh. Apalagi biasanya DPR dan pemerintah akan mengawal UU yang dibuatnya seperti UU Pemilu saat diuji ke MK dan meminta MK untuk menolak permohonan pengujian seperti itu,” ujarnya.

“Tapi kali ini tidak sebagaimana lazimnya, di dalam pendapat DPR dan pemerintah yang disampaikan di depan hakim MK, malah tidak ada kata/sikap menolak permohonan yang lazim dalam setiap pendapat DPR saat diberlakukan sidang uji materi di MK,” sambung Hidayat.

Artinya, Pemilu 2024 tetap mengacu pada UU Pemilu Nomor 6 Tahun 2017 bahwa syarat usia minimal capres dan cawapres adalah 40 tahun.

Wakil Ketua MPR ini mengatakan seharusnya MK mengingatkan kepada semua pihak agar tetap melaksanakan UU Pemilu yang sudah disepakati bersama oleh DPR dan pemerintah.

Terlebih, tahapan Pilpres 2024 sudah berjalan dan tinggal beberapa hari lagi menuju pemungutan suara, yakni pada 14 Februari 2024.

“Agar Pemilu benar-benar terlaksana dengan prinsip Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil sesuai aturan Konstitusi (Pasal 23 ayat (1) UUD NRI 1945) sehingga hasilnya menghadirkan legitimasi yang tinggi dan manfaat yang luas bagi demokrasi, rakyat dan NKRI,” ujar Hidayat.

Diketahui, aturan mengenai batas usia minimal capres dan cawapres digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Mereka meminta usia minimal seseorang bisa maju capres dan cawapres, yaitu 35 tahun dengan catatan calon pemimpin muda itu sudah mempunyai bekal pengalaman.

Sedangkan, putra Jokowi yang digadang-gadang akan dicalonkan menjadi cawapres adalah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran disebut akan dicalonkan menjadi cawapresnya Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, perjodohan Prabowo-Gibran sebagai capres dan cawapres itu terhalang aturan syarat usia. Gibran lahir pada 1 Oktober 1987 yang artinya dia baru berusia 36 tahun pada 2023. (saa/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu per Satu Sosok yang Diduga Terlibat Demo Boikot Dibongkar Ruben Onsu, Ini Peringatan Menohoknya

Satu per Satu Sosok yang Diduga Terlibat Demo Boikot Dibongkar Ruben Onsu, Ini Peringatan Menohoknya

Satu per satu sosok yang diduga terlibat demo boikot dibongkar Ruben Onsu, ini peringatan menohoknya.
I.League Konfirmasi Super League Kena Efek Domino Perubahan Jadwal Piala Asia 2027

I.League Konfirmasi Super League Kena Efek Domino Perubahan Jadwal Piala Asia 2027

I.League mengatur jadwal agar Super League dihentikan selama Piala Asia 2027 berlangsung.
Sering Diabaikan, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Bantu Kulit Lebih Cerah

Sering Diabaikan, 5 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Bantu Kulit Lebih Cerah

​​​​​​​Sering diabaikan, 5 kebiasaan ini bisa bantu kulit lebih cerah dan sehat. Simak tips dr. Gio mulai dari sunscreen hingga menjaga skin barrier.
Crash di Sepang, Mario Aji Tak Mau Ulang Kesalahan di Moto3 Qatar

Crash di Sepang, Mario Aji Tak Mau Ulang Kesalahan di Moto3 Qatar

Mario Aji mengaku tak ingin lagi mengulang kesalahan yang sama ketika tampil di Moto3 Qatar akhir pekan ini. 
Setelah Bang Epul, Ruben Onsu Kembali Sentil Sosok yang Diduga Kumpulkan Massa untuk Boikot Dirinya

Setelah Bang Epul, Ruben Onsu Kembali Sentil Sosok yang Diduga Kumpulkan Massa untuk Boikot Dirinya

Ruben Onsu kembali menyindir sosok bernama Sipa yang diduga mengumpulkan massa untuk aksi boikot dirinya setelah sebelumnya mengungkap identitas Bang Epul.
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah ungkap kisah orang miskin yang menolak emas, pesannya bikin haru.

Trending

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri mengungkap fakta baru dibalik penetapan empat tersangka dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Usai Hadiri Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo, Jokowi Pilih Jalan-jalan ke Mal Bareng Kaesang

Usai Hadiri Sidang Kasus Ijazah Roy Suryo, Jokowi Pilih Jalan-jalan ke Mal Bareng Kaesang

Setelah menghadiri agenda sidang ijazah Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jokowi memilih untuk kunjungi pusat perbelanjaan bersama Kaesang Pangarep.
Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Peserta Demo Boikot Ruben Onsu Diduga Dibayar Rp40 Ribu, Bukti Chat Tersebar

Ruben Onsu bagikan bukti chat grup diduga pihak yang mengkoordinir aksi demonstrasi terhadapnya. Dalam percakapan itu, massa disebut dapat bayaran Rp40 ribu.
Selengkapnya

Viral