News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi I DPR RI Minta Panglima Selidiki Penyebab Jatuhnya Dua Pesawat TNI AU

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan meminta Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat TNI AU.
Kamis, 16 November 2023 - 21:56 WIB
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Farid Nurhakim

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Demokrat, Syarief Hasan meminta Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat TNI AU.

Sebelumnya, dua pesawat latih tempur TNI AU jenis EMB 314 Super Tucano mengalami kecelakaan dan jatuh di lereng Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (16/11/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Umur pesawat itu kan harus menjadi salah satu ukuran, sehingga peningkatan alutsista (alat utama sistem pertahanan) itu kualitasnya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan. Kualitas dari pesawatnya atau memang kecelakaan alami atau karena unsur manusia, ada tiga hal kan," kata Syarief kepada awak media di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2023). 

"Ini mesti harus diselidiki oleh Panglima [TNI]," sambung Politikus Partai Demokrat tersebut. 

Dia menyebut kemungkinan jika diperlukan, Komisi I DPR RI bakal memanggil Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto. Namun Syarief menyebut Komisi I DPR RI masih menunggu hasil investigasi ke depan. 

"Ya mungkin kita lihat dulu hasil investigasinya dalam beberapa hari ke depan, setelah itu mungkin, kalau perlu ya. Yang penting ditanggulangi dulu ya, semuanya bisa dimengerti apa nih penyebabnya dan sebagainya," ucap dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Syarief prihatin atas peristiwa jatuhnya dua pesawat TNI AU tersebut. Dia pun menegaskan bahwa pengembangan alutsista ke depannya harus menjadi perhatian Indonesia. 

"Pertama kita prihatin. Nah yang kedua, kita juga pertanyakan kemarin waktu fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI), bahwa pengembangan alutsista ke depan itu juga memang harus menjadi perhatian," ungkap Syarief. (fnm/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

AFC Bahas Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Menuju Final Piala Asia, Klaim Pengaruh Suporter Garuda

Tampil sebagai tuan rumah, Timnas Futsal Indonesia disebut AFC berada di ambang era baru futsal nasional setelah untuk pertama kalinya menembus partai puncak turnamen paling bergengsi di Asia tersebut.
KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

KPAI Ungkap Dugaan Pungutan Rp1 Juta di Sekolah Siswa NTT yang Akhiri Hidup

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membeberkan temuan awal terkait kasus tragis siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bunuh diri.
Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut

Timnas Indonesia berpotensi dapat tambahan amunisi dari jalur naturalisasi dalam waktu dekat. Sosok yang dimaksud adalah mesin assist eks kasta teratas Eropa.
Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Eks Rekan Setim Lionel Messi Resmi Mendarat ke Persija, Jean Motta Siap Bawa Macan Kemayoran Juara

Persija resmi menambah kekuatan di lini tengah dengan mendatangkan gelandang asal Brasil, Jean Mota, sosok berpengalaman yang pernah satu tim dengan Lionel Messi.
Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Terungkap, Motif Sebenarnya Siswa Ledakan Bom di SMAN 72 Jakarta, Polisi Singgung Lingkungan Sekolah

Akhirnya misteri motif sebenarnya siswa ledakan bom di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terungkap. Hal ini dibeberkan Kabid Humas Polda Metro Jaya
Gerindra Rayakan HUT ke-18, Megawati Kirim Karangan Bunga sebagai Simbol Ini

Gerindra Rayakan HUT ke-18, Megawati Kirim Karangan Bunga sebagai Simbol Ini

Hari ini, Jumat (6/1/2026) Gerindra rayakan HUT ke-18. Perayaan itu, dirayakan secara sederhana di kediaman Presiden Prabowo, Kertanegara. Sontak, perayaan itu

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang rezeki, kondisi finansial, dan angka hoki harian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT