Fokus Bahas Strategi Atasi Kecelakaan Berulang, Kemenhub Bakal Lakukan Hal Ini...
- ANTARA
Lebih lanjut, Kepala Seksi Jianrek Ditkamsel Korlantas Polri, AKBP Sulaeman memaparkan bahwa jumlah kejadian kecelakaan di Indonesia meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2021 sebanyak 103.645 kejadian, tahun 2022 sebanyak 137.851 kejadian, dan di tahun 2023 152.008 kejadian.
"Adapun sekitar 82% korban kecelakaan adalah laki-laki yang merupakan kepala keluarga. Sehingga bisa berpotensi pada peningkatan angka kemiskinan," katanya.
Kasubdit Manajemen Keselamatan Ditjen Hubdat, Joko Kusnanto mengungkapkan kecelakaan berulang yang terjadi pada kurun waktu November 2023 hingga Januari 2024 dengan melibatkan angkutan umum penumpang dan barang perlu menjadi perhatian bersama maka diselenggarakan kegiatan FGD sehingga kita semua dapat merinci strategi yang tepat dan efektif untuk mencegah terjadinya kecelakaan berulang.
"Pada kegiatan ini dibahas topik-topik strategis seperti Kendaraan yang Berkeselamatan, Pengawasan Pengawasan, Pengendalian dan Perizinan Angkutan Umum dan Barang, Penyebab Kecelakaan, Penegakkan Hukum, serta Perlindungan Dasar Terhadap Risiko Kecelakaan," pungkasnya.
Setelah kegiatan ini berlangsung diharapkan semua stakeholders dapat mengidentifikasi, menganalisis dan juga mengurangi kejadian kecelakaan berulang sehingga ke depan dapat dibuat perencanaan dan aksi mitigasi yang efektif.
Pada kesempatan ini telah hadir pula narasumber lainnya yaitu Kepala Divisi Asuransi PT. Jasa Raharja, Jahja Joel Lami dan Kasubdit Angkutan Barang Ditjen Hubdat, Handa Lesmana. Selaku penanggap yakni Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno dan Elly Sinaga. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 85 orang yang merupakan perwakilan dari perusahaan unsur transportasi maupun transporter. (ant/ito)
Load more