News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Geram! Pendukung Timnas Indonesia U-23 Pukul Wasit Shen Yinhao Pakai Piring

Laga semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan membawa amarah netizen Indonesia. Hal itu karena tindakan dilakukan wasit Shen Yinhao
Rabu, 1 Mei 2024 - 15:05 WIB
Geram! Pendukung Timnas Indonesia U-23 Pukul Wasit Shen Yinhao Pakai Piring
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Changsuek

Jakarta, tvOnenews.com - Laga semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas Indonesia U-23 vs Uzbekistan membawa amarah netizen Indonesia. Hal tersebut karena tindakan yang dilakukan wasit Shen Yinhao.

Kekalahan Garuda Muda itu tampak membuat netizen Indonesia kesal. Apalagi aksi wasit yang dinilai merugikan Indonesia dalam laga tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wasit asal China Shen Yinhao menjadi bahan amukan netizen karena beberapa kali mengeluarkan kepitusan yang kontroversial.

Keputusan yang memancing emosi itu berupa gol Ferarri yang dibatalkan dan disebut offside.

Keputusan lain yang memancing emosi adalah saat memberi kartu merah ke Rizky Ridho.

Atas hal tersebut, Shen Yinhao menjadi amukan pendukung Timnas Indonesia U-23.
Mengutip dari akun Instagram @wasitmafia tampak seorang pendukung memukul sang wasit dengan piring.

Namun bukan pukulan langsung, sosok tersebut memukul piring itu ke layar lebar tempat nonton bareng (nobar).

Jalannya Pertandingan

Uzbekistan melakukan percobaan lebih dulu pada menit kelima melalui Abbosbek Fayzullaev yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti setelah menerima bola dari Hojimat Erkinov.

Di menit kesembilan, The Young White Wolves mencoba lagi melalui Abdukodir Khusanov, yang tendangannya masih menyamping.

Indonesia sempat menyerang balik melalui Witan Sulaeman, namun minimnya dukungan di lini serang membuat peluang sirna. Kemudian, Ulug’bek Khosimov melakukan percobaan menembak dari luar kotak penalti. Namun, itu masih melebar dari gawang Ernando Ari.

Pada menit ke-26, wasit memberi tendangan bebas kepada Indonesia di dekat kotak penalti setelah Witan Sulaeman dilanggar.

Ada kemungkinan penalti, namun wasit tidak memberikan penalti dan justru membatalkan tendangan bebas setelah melihat ulang melalui VAR.

Di menit ke-30, tendangan Abdurauf Bo’riyev dari luar kotak penalti memberi ancaman untuk gawang Indonesia. 

Beruntung, bola menghantam tiang gawang. Lemparan Pratama Arhan sempat beberapa kali mengancam, namun tidak ada yang berbuah manis untuk timnas Indonesia U-23.

Pada menit ke-37, umpan cungkil Abbosbek Fayzullaev memberi ancaman ke kotak penalti Indonesia. Beruntung, peluang tersebut tak menghasilkan apa pun.

Lima menit kemudian, Marselino Ferdinan merangsek ke kotak penalti. Ia dijatuhkan namun wasit tidak memberikan penalti. Pertarungan terus berjalan alot.

Uzbekistan mendominasi penciptaan peluang, namun juga masih belum bisa menemukan jalan menembus pertahanan tangguh timnas Indonesia U-23. Skor 0-0 menutup babak pertama.

Setelah jeda turun minum, Uzbekistan melakukan dua pergantian pemain, dengan Jasurbek Jaloliddinov dan Husain Norchaev masuk menggantikan Hojimat Erkinov dan Ulug’bek Khosimov. 

Uzbekistan masih mendominasi penciptaan peluang di babak kedua, namun segala upaya mereka belum berbuah hasil setelah 10 menit laga berjalan.
 
Usaha-usaha dari Fayzullaev dan Rakhmonaliev terbentur tangguhnya pertahanan Garuda Muda.

Alisher Odilov mendapatkan bola di kotak penalti dan melepaskan tembakan. 
Beruntung, upayanya masih melebar dari gawang Ernando Ari. Pada menit ke-61, kebuntuan akhirnya terpecahkan, namun bukan untuk Uzbekistan. 

Timnas Indonesia U-23 akhirnya menemukan jalan untuk mencetak gol.

Berawal dari lemparan Pratama Arhan, bola kembali terpantul kepadanya. Sang bek kiri Suwon FC mengirim umpan ke kotak penalti yang sanggup ditepis kiper lawan.

Bola jatuh kepada Ramadhan Sananta, yang kemudian menyodorkannya kepada Muhammad Ferarri. 

Dengan sekali tembakan, sang bek tengah Persija Jakarta sukses membawa timnas Indonesia U-23 unggul.

Namun, VAR mengecek kembali proses terjadinya gol tersebut dan membatalkan gol itu karena Sananta berada dalam posisi offside.

Pada menit ke-69, Uzbekistan justru mencetak gol melalui Norchaev yang sukses menyambut umpan Muhammadkodir Hamraliev dari sayap kanan. 

Sesaat kemudian, Uzbekistan kembali mengancam melalui Fayzullaev yang tendangannya masih bisa dimentahkan oleh tiang gawang.

Ancaman dari Uzbekistan datang lagi pada menit ke-77, namun tandukan dari Norchaev menghantam tiang gawang. 

Shin Tae-yong memutuskan untuk menurunkan Jeam Kelly Sroyer pada menit ke-76 untuk mengubah peruntungan. Dia masuk menggantikan Ramadhan Sananta.

Pada menit ke-84, wasit mengecek lama melalui VAR dan memutuskan untuk memberikan kartu merah kepada Rizky Ridho karena melakukan pelanggaran terhadap pemain Uzbekistan.

Uzbekistan kemudian mencetak gol kedua akibat gol bunuh diri Pratama Arhan yang salah mengantisipasi bola yang memantul di mulut gawang seiring dengan tendangan bebas untuk Uzbekistan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada menit ke-90+3, Marselino Ferdinan sempat melakukan satu percobaan ke kotak penalti dan melepaskan tembakan. Namun, bola masih melebar dari gawang.

Hingga akhir, tidak ada gol lagi yang tercipta. Uzbekistan melaju ke final sekaligus mengamankan tiket ke Olimpiade Paris 2024 sedangkan Indonesia masih bisa memperjuangkan kelolosan melalui perebutan juara ketiga. (rda/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral