News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nilai Tukar Petani di Papua Barat Naik 0,51 Persen pada Mei 2024

Badan Pusat Statistik mencatat nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Papua Barat pada Mei 2024 mencapai 100,58 atau mengalami peningkatan sebesar 0,51 persen jika dibandingkan dengan periode April 2024.
Selasa, 4 Juni 2024 - 07:40 WIB
Ilustrasi Padi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pusat Statistik mencatat nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Papua Barat pada Mei 2024 mencapai 100,58 atau mengalami peningkatan sebesar 0,51 persen jika dibandingkan dengan periode April 2024.

Kepala BPS Papua Barat, Merry mengatakan peningkatan NTP dipengaruhi kenaikan indeks harga yang diterima petani (0,79 persen) lebih tinggi dibanding kenaikan indeks harga dibayar petani (0,28 persen). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Indeks harga yang diterima petani tercatat 115,35 atau naik 0,79 persen, dan indeks harga yang dibayarkan petani 114,69 atau naik 0,28 persen," kata Merry mengutip Antara pada Selasa (4/6/2024).

Merry menyebut ada dua subsektor yang memberikan kontribusi terhadap peningkatan NTP Papua Barat yaitu subsektor hortikultura naik 2,63 persen, dan subsektor peternakan naik 0,19 persen.

Ada empat komoditas penyumbang utama peningkatan indeks harga yang diterima oleh petani dari dua subsektor tersebut meliputi, tomat, cabai rawit, sapi potong, dan sayur bunci.

"NTP subsektor hortikultura meningkatan menjadi 100,56 dan NTP subsektor peternakan meningkat menjadi 106,05," jelas dia.

Selain itu, kata Merry, terdapat tiga subsektor yang mengalami penurunan indeks harga yakni subsektor tanaman pangan (-0,29 persen), tanaman perkebunan rakyat (-0,58 persen), dan subsektor perikanan (-2,19 persen).

NTP subsektor tanaman pangan turun menjadi 104,54, NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat turun menjadi 96,89 dan NTP subsektor perikanan turun menjadi 94,10.

"Tiga subsektor ini yang mengalami penurunan indeks harga," ujar Merry.

Dia menuturkan kenaikan NTP seirama dengan perkembangan nilai tukar usaha petani (NTUP) yang meningkat 0,81 persen menjadi 105,20 dibandingkan bulan sebelumnya yakni 104,36. 

Hal ini ditopang oleh indeks harga yang diterima petani meningkat 0,79 persen menjadi 115,35 dibandingkan indeks biaya produksi dan penambahan barang modal yang turun 0,01 persen menjadi 109,65.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"NTUP Papua Barat periode Mei 2024 mengalami peningkatan 0,81 persen dibanding periode sebelumnya tahun 2024," tutur dia.

Dia menjelaskan indeks NTUP dari tiga subsektor mengalami peningkatan pada Mei 2024 yaitu subsektor tanaman pangan (0,07 persen), subsektor hortikultura (2,92 persen), dan subsektor peternakan (0,43 persen).(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

John Field, Pemilik Blueray Cargo Bakal Hadapi Vonis pada 10 Juli

Sidang pembacaan putusan kasus dugaan suap Bea Cukai, yang menyeret pemilik Blueray Cargo John Field, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat (10/7) mendatang.
Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan pertemuan khusus dengan pemerintah membahas terkait menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral