News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Cirebon Tantang Aep Soal Kesaksian Malam Pembunuhan Vina: Ayo Duduk di Forum Terbuka, Tunjukkan pada Saya

Seorang warga Cirebon yang tinggal di belakang TKP pembunuhan Vina, Feri Heryanto mempertanyakan saksi kunci Aep soal kesaksiannya di malam terjadi perisitiwa.
Rabu, 5 Juni 2024 - 06:22 WIB
Aep saksi kunci pembunuhan Vina Cirebon yang sehari-hari bekerja di bengkel
Sumber :
  • tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang warga Cirebon yang tinggal di belakang TKP pembunuhan Vina, Feri Heryanto menantang saksi kunci Aep untuk bicara soal kesaksiannya di malam kejadian.

Feri adalah salah satu warga yang tinggal di belakang SMP Negeri 11 Cirebon. Ia mengenal Aep dan sering melihat beberapa terpidana kasus pembunuhan Vina di tahun 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pun mengikuti kasus pembunuhan Vina layaknya warga biasa, namun ada hal yang membingungkan dirinya ketika kesaksian Aep muncul.

Aep disebut sebagai salah satu saksi kunci yang melihat peristiwa pembunuhan Vina dan kekasihnya Eky pada malam 27 Agustus 2016.

Menurut kesaksian Aep, Vina dan Eky dipukuli oleh sekelompok orang diduga geng motor dan dianiaya hingga meninggal di dekat SMP Negeri 11 Cirebon.

Meski demikian, kini kesaksian Aep tersebut banyak diragukan warga yang juga tinggal di sekitar TKP.

Ternyata, ada satu hal yang sangat janggal dikatakan Aep terkait dengan peristiwa pembunuhan Vina dan Eky.

"Pas dengar Aep memberi kesaksian, dia bilang sedang membeli rokok jam 21.30, sedang jajan di warung, korban lewat, lalu dilempari batu," kata Feri, mengulang kembali kesaksian yang pernah disampaikan Aep.

Feri mengaku bingung ketika disebutkan warung rokok. Sebab, di tahun 2016 tidak ada toko seperti yang dimaksudkan.

"Di situ saya mikir, saya perokok aktif. Nah, saya kalau nyari warung pada saat itu sangat sulit sekali. Kalau kita punya duit ya belinya di Alfamart, kalau nggak punya duit kita carinya ketengan, dan itu tidak ada warung," jelas Feri.

Ia pun bertanya-tanya warung rokok apa yang dimaksud Aep pada malam kejadian.

Feri bahkan mengatakan, dirinya yang penasaran sempat menyisir sekitar SMP Negeri 11 Cirebon untuk memastikan adanya toko rokok yang bisa ia ingat.

Namun, meski sudah berusaha ia tetap tidak ingat ada warung untuk membeli rokok di sekitar TKP.

"Nggak ada, dan memang saya dulu nggak pernah nemu warung di situ. Makanya saya membantah kesaksian Aep, bahkan saya menantang Aep duduk bareng di forum terbuka. Ayo tunjukkin ke saya warungnya sebelah mana," kata Feri menegaskan.

Sebelumnya, terungkap juga bahwa sebelum kejadian pembunuhan, Aep sempat digerebek warga. 

Di antara para warga itu, ada dua pemuda yang saat ini adalah terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eky.

Adapun alasan Aep digerebek karena diduga sering membawa perempuan masuk ke bengkel tempatnya bekerja.

Pria saksi kunci tersebut juga sempat membuat warga geram karena telah membawa perempuan dengan mencurigakan. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Selengkapnya

Viral