News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Kepolisian Menilai Kasus Vina Cirebon ini Semakin Aneh: Pegi Setiawan Jadi Tersangka Ini Dipaksakan

Kasus pembunuhan Vina di Cirebon membuat pertanyaan besar bagi publik. Meski telah adanya langkah baru dari kepolisian, namun kasus ini justru semakin rumit
Sabtu, 8 Juni 2024 - 15:46 WIB
Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto menilai keanehan dari penangkapan Pegi Setiawan
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina di Cirebon membuat pertanyaan besar bagi publik. Meski telah adanya langkah baru dari kepolisian, namun kasus ini justru semakin rumit.

Sebab, dalam kasus pembunuhan Vina ini sudah ditetapkan 8 terpidana, satu diantaranya telah selesai menjalani proses hukum. Ditambah lagi seorang tersangka yang baru saja ditetapkan, yaitu Pegi Setiawan alias Perong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pihak yang menilai pihak kepolisian telah salah menangkap Pegi Setiawan alias Perong karena terlalu dipaksakan. 

Salah satunya seorang Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto yang melihat beberapa kejanggalan dari langkah yang diambil oleh kepolisian dalam kasus pembunuhan Vina ini.

Dalam wawancara pada program acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, Bambang Rukminto melihat sejak adanya pencabutan BAP dan dihapusnya 3 DPO hanya menjadi 1 orang saja.

Bambang Rukminto melihat bahwa pihak kepolisian hanya mengandalkan dari sebuah kesaksian, padahal seharusnya langkah yang diambil tidak hanya itu.

“Saya melihat dengan kemarin ada yang mencabut BAP terus kemudian tiga DPO tidak dikejar dengan alasan ada pencabutan itu artinya kepolisian memang mengandalkan kesaksian,” ungkap Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto pada acara Apa Kabar Indonesia Pagi, tvOne, Sabtu (8/6/2024).

“Seharusnya memang kepolisian melakukan penyelidikan itu harus ber berdasarkan saintifik yang bisa dipertanggungjawabkan tentunya. Kalau tidak ada ya jangan dipaksakan,” sambungnya.

Bambang Rukminto
Pengamat Kepolisian, Bambang Rukminto. (Tim tvOne)

Bambang menjelaskan dalam uji saintifik seharusnya dilakukan forensik olah TKP pada sesaat setelah kejadian dan kemudian melakukan autopsi.

“Kalau kemudian menetapkan seseorang hanya berdasarkan kesaksian yang bisa dicabut, ini kan menjadi bias,” ujarnya.

Ditambah lagi ketika hasil pemeriksaan dan penyelidikan tidak begitu kuat, kasus ini menjadi aneh saat jaksa dan hakim dapat menerimanya begitu saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang menjadi lebih parah lagi ketika pemeriksaan penyelidikan hasil penyelidikan itu sudah diserahkan Kejaksaan, Jaksa sama hakimnya juga nerima-nerima saja terus ada apa dengan Jaksa dan hakim pertanyaan jadi seperti itu,” jelasnya.

Seharusnya, Bambang Rukminto berpendapat hakim tidak dapat menjatuhkan putusan ketika pelaku yang menjadi otak kasus pembunuhan Vina ini masih terdaftar dalam DPO.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Langkah Tegas Penanganan LGBT di Jawa Barat, Wagub Erwan Setiawan Ancam Sanksi Berat untuk ASN yang Terpapar

Langkah Tegas Penanganan LGBT di Jawa Barat, Wagub Erwan Setiawan Ancam Sanksi Berat untuk ASN yang Terpapar

Wagub Jabar Erwan Setiawan menegaskan ada sanksi serius untuk ASN yang menjadi LGBT. Saksi tersebut mengacu pada ketentuan peraturan Undang-undang yang berlaku.
Gelar Operasi Imigrasi Besar-besaran, Malaysia Tahan 503 Warga Asing

Gelar Operasi Imigrasi Besar-besaran, Malaysia Tahan 503 Warga Asing

Departemen Imigrasi Malaysia (JIM) dalam keterangan di Kuala Lumpur, Senin, menyatakan Operasi Mega dilaksanakan secara serentak di 16 lokasi di seluruh Malaysia selama dua hari, sejak Minggu (12/7).
Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama di Indonesia Terapkan Integrasi Data Perpajakan Bersama DJP

Pertamina menjadi wajib pajak pertama di Indonesia yang menjadi pilot project penerapan TCF dan integrasi data perpajakan bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 15 Juli 2026: Taurus Dapat Bonus, Cancer Ada Kabar Baik

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki dalam Keuangan 15 Juli 2026: Taurus Dapat Bonus, Cancer Ada Kabar Baik

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki dalam keuangan pada 15 Juli 2026, di antaranya Taurus peluang dapat bonus dan Cancer ada kabar baik. Ada zodiakmu?
Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di Tengah Konflik AS-Iran Makin Memanas, Dubes Pastikan Saudi Aman bagi Jamaah Umrah Indonesia

Di tengah eskalasi terbaru Amerika Serikat dan Iran, Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah Al Amoudi menegaskan bahwa Arab Saudi tetap aman bagi masyarakat Indonesia yang akan menunaikan ibadah umrah maupun haji

Trending

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Pengakuan Keluarga Santri Dibakar Bikin Merinding, Polisi Sampai Turun Tangan Paksa Setujui Surat Damai

Pengakuan Keluarga Santri Dibakar Bikin Merinding, Polisi Sampai Turun Tangan Paksa Setujui Surat Damai

Komisi III DPR RI dibuat gempar dengan kesaksian ketiga anggota keluarga santri dibakar oleh seniornya di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW.
Modal Lem Hingga Cat Semprot, Pria di Tangerang Sulap Kertas Jadi Uang: Polisi Buru Sosok Misterius Ini

Modal Lem Hingga Cat Semprot, Pria di Tangerang Sulap Kertas Jadi Uang: Polisi Buru Sosok Misterius Ini

Petualangan WW (32) dalam dunia gelap peredaran uang palsu berakhir di tangan jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Ternyata Seorang Wiraswasta, Tidak Melawan saat Ditangkap

Sosok pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. MY merupakan seorang wiraswasta. Ternyata rumahnya tidak jauh dari TKP.
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
MPLS Kacau, Para Guru Panik Terima Teror Bom di 11 Titik SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel

MPLS Kacau, Para Guru Panik Terima Teror Bom di 11 Titik SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel

Teror bom dikirim pelaku via WhatsApp kepada guru dan staf TU pada Senin (13/7/2026) pagi bertepatan hari pertama MLPS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). 
Selengkapnya

Viral