News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Website PDN Diretas, DPR RI Ungkap Indonesia Tak Siap Lakukan Big Data

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf menyayangkan hilangnya data 800 ribu calon mahasiswa pendaftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) akibat server Pusat Data Nasional (PDN) diretas hacker.
Sabtu, 29 Juni 2024 - 17:49 WIB
Ilustrasi PDN
Sumber :
  • Gonsider.asia/canva

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf menyayangkan hilangnya data 800 ribu calon mahasiswa pendaftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) akibat server Pusat Data Nasional (PDN) diretas hacker.

“Saya sangat menyayangkan bahwa data bisa hilang dan ini tentu terkait dengan PDN yang saat ini sedang kena hack,” kata Dede kepada awak media dikutip Sabtu (29/6/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia lantas menyinggung wacana pemerintah yang ingin menjadikan Indonesia menjadi hub regional big data di Asia dan Pasifik. 

Dari insiden hilangnya data negara, Politikus Partai Demokrat itu menilai Indonesia belum siap dengan big data

“Ketika pemerintah belum siap untuk melakukan keamanan data, maka rasanya belum siap juga kita untuk melakukan Big Data,” ujar Dede.

Dede mengatakan peristiwa pembobolan data harus dijadikan pelajaran oleh pemerintah. 

Dia menyebut melakukan backup data dan keamanan data sangat penting menuju digitalisasi.

Selain itu, Dede juga menyesali Kemendikbudristek yang tidak melakukan backup data. Pasalnya, data-data tersebut melibatkan data jutaan siswa Indonesia.

“Saya sangat menyesal, kenapa. Karena Kemendikbudristek tidak membuat backup data terhadap data yang begitu banyak yang melibatkan data jutaan siswa-siswa yang ada di Indonesia,” jelasnya.

"Apalagi jika kita masih menggunakan server atau software yang sifatnya adalah bekerja sama dengan negara lain,” sambung dia.

Diketahui, informasi Kemendikbudristek kehilangan data calon mahasiswa pendaftar KIP-K itu diungkap oleh akun X @ndorokakung.

“Bobolnya PDN membuat data 800 ribu calon mahasiswa pendaftar Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) ikut raib dan tak bisa balik, karena celakanya tak ada back up,” kata akun tersebut dikutip Jumat (28/6/2024).

Akun itu mengungkapkan pemerintah telah memilih penerima KIP-K dari 800 ribu calon mahasiswa yang mendaftar. Rencananya, Kemendikbudristek akan mengumumkan daftar penerima pada 1 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gara-gara PDN diretas dan semua data pendaftar KIPK raib, pengumuman itu ditunda entah sampai kapan. Padahal masa perkuliahan baru akan segera dimulai,” tulis akun itu.

“Sebetulnya insiden ini bisa dihindari jika data pendaftar KIPK yang raib itu ada back up-nya. Apa daya, permintaan Kemendikbudristek untuk back up ternyata tak dipenuhi oleh yang berwenang. Pusinglah para pengelola KIPK,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Red Sparks Resmi Lepas Jung Ho-young, Janji Beri Dukungan untuk Mantan Middle Blocker Andalan

Red Sparks Resmi Lepas Jung Ho-young, Janji Beri Dukungan untuk Mantan Middle Blocker Andalan

Red Sparks resmi melepas Jung Ho-young yang memutuskan untuk hengkang dan bergabung bersama Pink Spiders di Liga Voli Korea 2025-2026.
Kolaborasi Jangka Panjang, AIESEC Indonesia dan Bakrie Center Foundation (BCF) Perkuat Kepemimpinan Generasi Muda

Kolaborasi Jangka Panjang, AIESEC Indonesia dan Bakrie Center Foundation (BCF) Perkuat Kepemimpinan Generasi Muda

AIESEC dan BCF mendorong peran strategis generasi muda dalam menjawab tantangan global sekaligus membangun perspektif kepemimpinan yang lebih luas dan adaptif.
Ketua Ombudsman Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Korupsi Nikel

Ketua Ombudsman Diduga Terima Rp1,5 Miliar dari Korupsi Nikel

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola niaga pertambangan nikel.
Bukan Bahas Timnas Indonesia, STY Ungkap 'Success Story' Pernah Kalahkan Jerman saat Tangani Korea Selatan, dengan Bangga Bilang Begini

Bukan Bahas Timnas Indonesia, STY Ungkap 'Success Story' Pernah Kalahkan Jerman saat Tangani Korea Selatan, dengan Bangga Bilang Begini

Ternyata hal ini, yang buat Timnas Korea diasuh STY bisa mengalahkan Jerman yang langgananan juara piala dunia.
Bukan Persija Jakarta, Shin Tae-yong Ramal Tim Ini akan Jadi Juara Super League 2025-2026

Bukan Persija Jakarta, Shin Tae-yong Ramal Tim Ini akan Jadi Juara Super League 2025-2026

Shin Tae-yong ramal Persib Bandung jadi juara Super League 2025/2026 usai nonton langsung laga Maung Bandung. STY sebut vibes Persib seperti tim juara lagi.
Gaji Fantastis Jung Ho-young usai Gabung Pink Spiders di Liga Voli Korea 2026-2027, Lebih Cuan Ketimbang di Red Sparks?

Gaji Fantastis Jung Ho-young usai Gabung Pink Spiders di Liga Voli Korea 2026-2027, Lebih Cuan Ketimbang di Red Sparks?

Jung Ho-young bakal menerima gaji fantastis usai resmi bergabung dengan Pink Spiders di Liga Voli Korea, apakah nominalnya lebih besar ketimbang saat bersama Red Sparks?

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Kamis 16 April: Gresik Phonska Berpeluang Tikung Megawati Hangestri Cs Untuk Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026 pada 16 April, di mana Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia hari ini berpeluang menikung Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro untuk lolos ke babak grand final.
Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia hingga Italia Nantikan Playoff Darurat, Presiden FIFA Minta Iran Tetap Bermain di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengharapkan Iran tetap mengikuti Piala Dunia 2026. Isu pencoretan Iran memunculkan potensi playoff darurat yang bisa diikuti oleh Timnas Indonesia hingga Italia.
16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Cuma Diskors, UI: Bukan Sanksi Akhir

Kampus menyebut kebijakan tersebut murni langkah administratif agar proses pemeriksaan berjalan maksimal.
Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kelangkaan BBM di Sejumlah Desa Pacitan, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

Kondisi perekonomian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Pacitan semakin dirasakan sulit. Setelah lebih dari sepekan, BBM jenis Pertalite mengalami kelangkaan.
Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Dedi Mulyadi Bikin Gebrakan Lagi: Jamin Pasien Tak Mampu Jabar Non BPJS Dapat Perawatan di Kamar Kelas 3 Gratis

Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di Jawa Barat resmi menyepakati langkah strategis untuk menjamin layanan kesehatan bagi warga tidak mampu. 
Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Tanpa Megawati Hangestri dan Kim Yeon-koung, KOVO Catat Rekor Jumlah Penonton di Liga Voli Korea 2025-2026

Meski tak diramaikan oleh Megawati Hangestri hingga Kim Yeon-koung, namun nyatanya ajang Liga Voli Korea 2025-2026 telah mencatatkan rekor jumlah penonton.
Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Hitung-hitungan Jakarta Electric PLN Lolos ke Grand Final Proliga 2026: Peluangnya Kecil

Menilik hitung-hitungan tim voli putri Jakarta Electric PLN lolos ke babak grand final Proliga 2026. Ersandrina Devega dkk masih punya asa, namun peluangnya kecil.
Selengkapnya

Viral