News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Dinyatakan Bebas, Sosok Ini Sudah Jujur Bahwa Pegi Setiawan Bukan Tersangka Pembunuhan Vina Cirebon, Tapi ...

Pegi Setiawan akhirnya bisa bernapas lega setelah majelis hakim di PN Bandung mengabulkan gugatan prapadilannya atas penetapan tersangka dari Polda Jabar.
Rabu, 10 Juli 2024 - 13:32 WIB
Jauh Sebelum Dinyatakan Bebas, Sosok Ini Sudah Jujur Bahwa Pegi Setiawan Bukan Tersangka Pembunuhan Vina Cirebon, Tapi ...
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Antara

tvOnenews.com - Pegi Setiawan akhirnya bisa bernapas lega setelah majelis hakim di Pengadilan Negeri Bandung mengabulkan gugatan prapadilannya atas penetapan tersangka dari Polda Jabar.

Sebagai informasi, Pegi Setiawan atau disebut sebagai Perong diamankan oleh pihak kepolisian Polda Jabar usai ditetapkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) selama delapan tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 26 Mei 2024, Polisi rilis Pegi alias Perong sebagai otak utama dan 2 DPO lainnya dianulir. 

Pegi Setiawan
Pegi Setiawan dirilis penangkapan Polda Jabar. (Raisan Al Farisi-Antara)

Namun, Pegi Setiawan bersikukuh bahwa dia bukan otak dari pembunuhan Vina dan juga tidak terlibat sama sekali

Pihak kuasa hukum Pegi Setiawan mengajukan gugatan praperadilan untuk mendapatkan kepastian hukum.

Hingga akhirnya keluar putusan yang mengabulkan permohonan praperadilan Pegi Setiawan.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung memutuskan penetapan tersangka kasus pembunuhan Vina, Pegi Setiawan tidak sah.

Hal itu disampaikan Hakim tunggal Eman Sulaeman dalam sidang putusan praperadilan yang dilaksanakan pada Senin (8/7/2024).

"Mengadili, mengabulkan praperadilan pemohon untuk seluruhnya. Menetapkan penetapan tersangka kepada pemohon atas nama Pegi Setiawan beserta surat lainnya dinyatakan tidak sah dan batal secara hukum," kata Eman Sulaeman saat membacakan surat putusannya di PN Bandung, Senin (8/7/2024). 

Berdasarkan putusan tersebut, hakim meminta Polda Jabar untuk segera membebaskan Pegi Setiawan dari tahanan.

Sebagai informasi, Setiawan alias disebut sebagai Perong diamankan oleh pihak kepolisian Polda Jabar usai ditetapkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) selama delapan tahun.

Pada 26 Mei 2024, Polisi rilis Pegi alias Perong sebagai otak utama dan 2 DPO lainnya dianulir.

Namun, Pegi Setiawan bersikukuh bahwa dia bukan otak dari pembunuhan Vina dan juga tidak terlibat sama sekali.

Jauh sebelum Pegi Setiawan dibebaskan dari status tersangka, mantan terpidana bicara soal ciri-ciri pembunuh Vina Cirebon

Salah satu mantan terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal mengungkap fakta mengejutkan soal Pegi Setiawan yang asli dan ciri-ciri tampangnya.

Saka Tatal mantan terpidana dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina yang sudah bebas pada April 2020, ia menjalani hukuman 3 tahun 8 bulan.

Saka Tatal mengungkapkan ciri-ciri Pegi Setiawan asli, setelah melihat foto aslinya yang diperlihatkan oleh Polisi.

Menurutnya bahwa wajah dan ciri-ciri Pegi Setiawan yang diperlihatkan oleh polisi kepadanya itu sangat jauh berbeda dengan sosok Pegi Setiawan yang ditangkap dan diumumkan sebagai tersangka.

Pegi Setiawan dan Saka Tatal
Saka Tatal dan Pegi Setiawan. (Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Ilham)

Hal itu diungkapkan oleh Saka Tatal ketika diwawancarai oleh sejumlah media di Cirebon pada beberapaw waktu lalu, ketika viral penetapan tersangka dari Pegi Setiawan.

Sebelum terjadi penangkapan Pegi Setiawan, Saka menceritakan bahwa dua minggu sebelumnya pihak kepolisian sempat mendatangi kediamannya untuk menanyakan terkait tiga DPO kasus Vina yakni Pegi, Andi dan Dani.

Pada pertemuan itu pula, Polisi memperlihatkan ketiga foto DPO dan menanyakan kepadanya, apakah mengenal ketiga wajah orang dalam foto tersebut atau tidak.

Saka Tatal pun kemudian menjawab bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal ketiga wajah orang dalam foto itu, termasuk di antaranya Pegi alias Perong.

"Waktu dua minggu yang lalu, ada kepolisian dari Polresta Cirebon dan Polda Jabar datang ke rumah, dan menanyakan bahwa DPO tersebut dan dikasih tahu foto-fotonya dan nama-namanya," jelas Saka.

"Yang ini-ini fotonya dan sama foto yang ditangkap sekarang itu beda jauh," terangnya.

Saka menerangkan foto DPO yang diperlihatkan polisi adalah dari tampang muka sampai telinga berbeda.

"Telinganya kan piercing-an, dari muka udah beda sama Pegi yang sekarang," paparnya.

"Pegi yang ditangkap sekarang itu beda jauh (ciri-cirinya) sama foto yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian," tambahnya.

Tanggapi soal hasil putusan praperadilan pegi Setiawan

Tanggapan Saka Tatal soal dibebaskannya Pegi Setiawan yang divonis tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon oleh Polda Jabar beberapa waktu lalu.

Menurut kuasa hukum Saka Tatal, dikabulkannya praperadilan Pegi Setiawan ini menjadi angin segar guna membuka lembar baru pada kasus pembunuhan Vina dan Eky di tahun 2016 silam.

Tim Kuasa Hukum Saka Tatal mengajukan peninjauan kembali (PK) di Pengadilan Negeri Kota Cirebon, Jawa Barat pada Senin siang.

Berbekal novum baru, kuasa hukum Saka Tatal mengajukan PK.

Adapun di sela-sela saat mengajukan PK bersama kuasa hukum di PN Cirebon, Saka Tatal menyatakan senang Pegi Setiawan bisa dibebaskan.

"Ketika mendengar Pegi bebas, alhamdulillah sangat senang karena peristiwanya aja tuh gimana, nggak jelas," ucapnya saat dijumpai di halaman PN Cirebon.

"Kasus ini sebenarnya terungkap sangat terang, tidak seperti dulu gelap," tambahnya.

"Jadi ketika waktu itu dikasih lihat oleh penyidik fotonya Pegi, bagaimana?" tanya kuasa hukum di hadapan media.

Saka Tatal menegaskan bahwa dari awal foto yang ditunjukkan oleh polisi atau penyidik sudah berbeda dengan Pegi Setiawan yang ditahan oleh Polda Jabar.

Di tempat yang sama, pihak kuasa hukum Pegi Setiawan mengungkapkan bahwa akan ada kejutan untuk rakyat Indonesia demi terang benderangnya kasus pembunuhan Vina Cirebon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini semakin terang buat kami, akan ada kejutan-kejutan bagi rakyat Indonesia, terutama masalah novum PK kami," tutur Krisna Murti.

"Bahwa di sini disebutkan adanya pemerkosaan, adanya pembunuhan seperti diberitakan selama ini, bahwa kejadiannya itu tidak seperti apa yang disampaikan dalam kronologis yang dirangkai," terangnya. (ind)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Dorong Metode Closed Loop Pertanian di 80 Ribu Desa untuk Angkat Ekonomi Pedesaan

Airlangga Dorong Metode Closed Loop Pertanian di 80 Ribu Desa untuk Angkat Ekonomi Pedesaan

Konsep kemitraan pertanian closed loop system yang dipelopori sektor swasta dinilai penting karena menghubungkan petani, koperasi, pembeli, hingga permodalan dalam satu rantai.
Piala AFF Masih di Luar Kalender FIFA, John Herdman Tanpa Pemain Tier Satu Timnas Indonesia

Piala AFF Masih di Luar Kalender FIFA, John Herdman Tanpa Pemain Tier Satu Timnas Indonesia

Kondisi ini membuat Timnas Indonesia hampir pasti tidak akan diperkuat para pemain tier satu dan dua yang berkarier di klub-klub besar, khususnya yang merumput di luar negeri dalam ajang Piala AFF 2026.
Khabib Nurmagomedov Ungkap Kebusukan UFC, Suka Pecat Petarung MMA Baik

Khabib Nurmagomedov Ungkap Kebusukan UFC, Suka Pecat Petarung MMA Baik

Mantan juara kelas ringan, Khabib Nurmagomedov membeberkan salah satu kebusukan UFC yakni suka memecat petarung MMA yang 'berkelakuan baik'.
Viral Pompa Air Kuro Lamongan Tak Beroperasi di Tengah Banjir, Kadis SDA: Terkendala Sosial

Viral Pompa Air Kuro Lamongan Tak Beroperasi di Tengah Banjir, Kadis SDA: Terkendala Sosial

Beredar sebuah video yang direkam warga di lokasi Pintu Air Kuro, Lamongan, yang viral di media sosial. Dalam unggahan video tersebut, yang beredar pada Minggu (11/01) sore, tampak sejumlah pipa raksasa yang seharusnya berfungsi menyedot air luapan Bengawan Jero terlihat “nganggur” dan tidak mengeluarkan air sama sekali.
Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Akan ke Jakarta untuk Fan Event "Can This Love be Translated?"

Kim Seon-ho dan Go Youn-jung Akan ke Jakarta untuk Fan Event "Can This Love be Translated?"

Bintang Korea Selatan, Kim Seon-ho dan Go Youn-jung akan mengunjungi Jakarta pada 16 Januari 2026.
Duel Real Madrid vs Barcelona Legends di GBK, Pemprov Jakarta Siapkan Fasilitas Istimewa

Duel Real Madrid vs Barcelona Legends di GBK, Pemprov Jakarta Siapkan Fasilitas Istimewa

DKI Jakarta pastikan untuk memberikan fasilitas secara optimal untuk mendukung gelaran Clash of Legends Jakarta 2026, antara legenda Real Madrid dan Barcelona.

Trending

Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Juventus Beri Pukulan Telak kepada Emil Audero, Luciano Spalletti Justru Sampaikan Pernyataan Mengejutkan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan pernyataan mengejutkan setelah menang telak dengan skor 5-0 atas Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korbannya.
Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald Disorot Usai Terseret Dugaan Penipuan, Ini Sumber Pundi-Pundi Sang Raja Kripto

Kekayaan Timothy Ronald disorot usai terseret dugaan penipuan trading kripto. Ini sumber pundi-pundi Raja Kripto Indonesia.
Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Xabi Alonso Masuk Bursa Pelatih Manchester United usai Didepak Real Madrid? Media Inggris Beberkan Peluangnya

Media Inggris membahas kemungkinan Manchester United mengejar Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Sang juru taktik asal Spanyol baru saja berpisah dengan Real Madrid.
Peluang Tembus 58%, Striker Kroasia Eks Liga Korea Ini Selangkah Lagi ke Persib Bandung?

Peluang Tembus 58%, Striker Kroasia Eks Liga Korea Ini Selangkah Lagi ke Persib Bandung?

Rumor kedatangan pemain anyar kembali membuat Persib jadi sorotan jelang dibukanya bursa transfer. Nama Marko Dugandzic kini jadi sorotan penuh bobotoh.
3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

3 Pemain Persib Bandung yang Pernah Berseragam Ajax Amsterdam, Gaston Avila akan Menyusul?

Gaston Avila segera menyusul? Beberapa nama-nama tenar ini ternyata pernah berseragam Ajax Amsterdam sebelum akhirnya menjadi andalan bersama Persib Bandung.
Jadwal Lengkap Proliga 2026 usai Seri Pontianak: Pindah ke Medan, Diwarnai Big Match Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni

Jadwal Lengkap Proliga 2026 usai Seri Pontianak: Pindah ke Medan, Diwarnai Big Match Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni

Jadwal lengkap Proliga 2026 usai seri Pontianak, para pemain kembali berjuang di seri Medan yang juga diramaikan dengan big match antara Jakarta Bhayangkara Presisi vs LavAni.
Kasus Dugaan Penipuan Kripto Seret Nama Timothy Ronald, Ini Penjelasan Lengkap soal Koin Manta Network

Kasus Dugaan Penipuan Kripto Seret Nama Timothy Ronald, Ini Penjelasan Lengkap soal Koin Manta Network

Kasus dugaan penipuan kripto menyeret nama Timothy Ronald. Korban rugi Rp3 miliar usai beli koin Manta Network. Ini penjelasan MANTA.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT