GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Partai Baru Bentukan Anies, Apakah akan Berhasil? Pengamat Sebut Banyak Partai Baru Gagal Total, Tapi...

Rencana Anies Baswedan mendirikan partai politik baru mendapatkan banyak tanggapan. Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi memiliki penilaian bahwa selama ini..
Sabtu, 31 Agustus 2024 - 10:51 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menanggapi soal rencana Anies Baswedan untuk mendirikan partai baru.

Rencana Anies untuk mendirikan partai baru ini diungkapkan dirinya setelah gagal dicalonkan di Pilkada 2024 meskipun banyak partai yang santer akan mengusungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam pidato yang disampaikan Anies di sebuah video, mantan Gubernur Jakarta ini mengatakan bahwa saat ini tidak ada partai yang tidak 'tersandera' saat ini.

Oleh karena itu, mendirikan partai atau organisasi masyarakat adalah jawaban jika tetap ingin berkontribusi lebih untuk masyarakat. 

Terkait hal tersebut, Burhanuddin mengatakan sudah banyak tokoh bangsa yang berusaha mendirikan partai politik.

Namun, banyak pula partai politik yang meski didirikan oleh sosok terkenal tetap berakhir gagal total.

"Apalagi kalau kita melihat hasil pemilu belakangan, itu terjadi semacam stabilitas hasil pemilu, di mana perolehan partai relatif cenderung stagnan, dan tidak ada tambahan partai baru yang lolos PT, bahkan partai lama terjungkal," kata dia dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Sabtu (30/8/2024).

Meski demikian, Burhanuddin menganggap rencana Anies untuk mendirikan partai baru bisa berhasil karena beberapa alasan.

Dijelaskan olehnya, bahwa di Indonesia partai politik adalah kendaraan pendirinya untuk maju menjadi pemimpin.

Dalam hal ini, ketokohan sang pembuat partai politik menjadi penting.

Sementara itu, Anies Baswedan dinilainya memiliki ketokohan yang cukup setelah menjalani berbagai pilpres dan pilkada.

"Dalam hal ini, ketokohan menjadi krusial, dan kalau kita lihat ketokohan Anies itu cukup lumayan," kata Burhanuddin menjelaskan.

Di Pilpres lalu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mendapatkan 24,9 persen suara atau sekitar 40 juta penduduk Indonesia.

Ia juga menang dalam Pilkada Jakarta 2017 lalu. Hal ini menunjukkan bahwa Anies memiliki massa yang cukup banyak mempercayainya.

Alasan selanjutnya, kata Burhanuddin, Anies saat ini menjadi ikon dari politik Islam.

Ia mengatakan, sekitar 35 persen masyarakat memiliki kecenderungan minimal mengikuti indeks politik Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ikon itu sekarang suka tidak suka ada di tangan Anies," kata dia.

Alasan terakhir, kata Burhanuddin adalah, saat ini hanya sedikit partai politik yang menyebarkan narasi oposisi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi III DPR Minta Polisi Tak Ragu Tembak Pelaku Begal, Begini Respon Polda Metro Jaya

Komisi III DPR Minta Polisi Tak Ragu Tembak Pelaku Begal, Begini Respon Polda Metro Jaya

Polda Metro Jaya memberikan respon soal Komisi III DPR RI yang meminta Polisi untuk tidak ragu menembak pelaku pembegalan di jalan raya.
Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS) dapat beasiswa saat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pimpin pembongkaran bangunan liar di Jl. Eyckman Bandung.
Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kekesalannya terhadap proyek galian kabel yang membuat trotoar yang sudah cantik kembali harus dibongkar ulang.
Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral