GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Elite Demokrat Sarankan Anies Jangan Mengutuk Keadaan: Lebih Terhormat Jadi Anggota Parpol

Elite Demokrat, yakni Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyampaikan, eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Selasa, 3 September 2024 - 01:28 WIB
Elite Demokrat Sarankan Anies Jangan Mengutuk Keadaan: Lebih Terhormat Jadi Anggota Parpol
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Elite Demokrat, yakni Deputi Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyampaikan, eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan semestinya tidak sekadar mengutuk keadaan yang tidak sesuai harapannya.

Karena menurutnya, ketimbang mengutuk keadaan, Anies lebih baik bergabung atau mendirikan partai politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Daripada sekedar mengutuk keadaan yang kurang bersesuaian dengan harapan, akan lebih terhormat ketika Pak Anies telah memilih jalan politik untuk mengabdi dengan menjadi anggota partai politik atau mendirikan partai sendiri," beber Kamhar, Senin (2/9/2024).

Selain itu, dia menilai mendirikan partai politik merupakan bentuk totalitas Anies dalam untuk mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara melalui jalur politik.

Bahkan, dia berpendapat, bahwa partai politik dan dan kekuasaan memang tidak bisa dipisahkan karena partai politik merupakan saluran untuk memperoleh kekuasaan.

Di sisi lain, ia juga menepis anggapan bahwa ada sandera-menyandera dalam dinamika politik di Indonesia belakangan ini.

Kemudian, dia menekankan, partai politik secara sederhana memang terbagi atas dua hal yaitu koalisi atau di dalam pemerintahan dan oposisi atau di luar pemerintahan, yang bakal berpengaruh pada hubungan partai politik dengan kekuasaan.

"Jadi kurang pas jika dipersepsikan tersandera atau menyandera, karena relasinya rasional dalam hubungan kekuasaan. Ada azas kepentingan atau kemanfaatan timbal balik didalamnya," kata Kamhar.

Sebelumnya diberitakan, Anies akui dirinya dirayu untuk masuk partai politik tertentu. 

Akan tetapi, Anies menilai, berbagai partai tersandera oleh kekuasaan untuk memasukkan dirinya sebagai kader atau anggota partai tersebut.

"Nah gini, kalau masuk partai, pertanyaannya partai mana yang tidak tersandera oleh kekuasaan,” ujar Anies, Jumat (30/8/2024).

"Jangankan dimasuki, mencalonkan saja, tercancam, agak berisiko juga bagi yang mengusulkan, Jadi, ini adalah sebuah kenyataan nih. Jadi kita lihat saja kedepannya,” bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anies pun mempertimbangkan membentuk partai politik untuk mewadahi perjuangan politiknya.

"Bila untuk mengumpulkan semua semangat perubahan yang sekarang makin hari makin terasa besar, dan itu menjadi sebuah kekuatan, diperlukan menjadi gerakan, maka membangun ormas atau membangun partai baru mungkin itu jalan yang akan kami tempuh," kata Anies. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korlantas Polri Hentikan One Way KM 414 Kalikangkung-KM 263 Pejagan-Pemalang, Arus Balik ke Jakarta Mulai Landai

Korlantas Polri Hentikan One Way KM 414 Kalikangkung-KM 263 Pejagan-Pemalang, Arus Balik ke Jakarta Mulai Landai

Korlantas Polri menghentikan one way dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang sampai KM 263 Tol Pejagan–Pemalang.
Ikuti Jejak Yaqut, Eks Wamenaker Noel Akan Ajukan Jadi Tahanan Rumah, Begini Respons KPK

Ikuti Jejak Yaqut, Eks Wamenaker Noel Akan Ajukan Jadi Tahanan Rumah, Begini Respons KPK

Adapun wacana soal permohonan pengalihan penahanan ini diungkapkan oleh pengacara Noel, Aziz Yanuar.
Jay Idzes Divonis Bersalah Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Pakar Wasit Liga Italia Bilang Begini

Jay Idzes Divonis Bersalah Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Pakar Wasit Liga Italia Bilang Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dinyatakan bersalah jelang tampil di FIFA Series 2026. Pakar wasit Liga Italia pun buka suara akibat tindakannya.
Pemprov DKI Masih Terapkan Kebijakan WFA Hingga 27 Maret

Pemprov DKI Masih Terapkan Kebijakan WFA Hingga 27 Maret

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengatakan, kebijakan work from anywhere (WFA) masih berlaku untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah libur Lebaran 2026 mulai Rabu 25 Maret hingga Jumat 27 Maret 2026.
Sidak Dini Hari di Puncak Arus Balik, Seskab Teddy Turun Langsung ke Terminal Terpadu Pulo Gebang

Sidak Dini Hari di Puncak Arus Balik, Seskab Teddy Turun Langsung ke Terminal Terpadu Pulo Gebang

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi turun langsung ke Terminal Terpadu Pulo Gebang untuk memantau kondisi arus balik Lebaran 2026.
Sebanyak 52.937 Pemudik Tiba di Jakarta Melalui Stasiun Pasar Senen hingga Gambir

Sebanyak 52.937 Pemudik Tiba di Jakarta Melalui Stasiun Pasar Senen hingga Gambir

Lalu Stasiun Bekasi, Stasiun Cikampek, Stasiun Cikarang, Stasiun Jatinegara dan Stasiun Karawang.

Trending

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Wacana Sekolah Daring April 2026 Batal, Pratikno: Pemerintah Prioritaskan Tatap Muka Hindari 'Learning Loss'

Wacana Sekolah Daring April 2026 Batal, Pratikno: Pemerintah Prioritaskan Tatap Muka Hindari 'Learning Loss'

Berdasarkan hasil koordinasi lintas kementerian, diputuskan bahwa pembelajaran tatap muka harus tetap dijaga agar kualitas pendidikan tidak mengalami penurunan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT