News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPR Mengaku Kecolongan Pemerintah Buka Vaksinasi Covid-19 Berbayar

"Teman-teman di Komisi IX kaget, karena ini di luar pembicaraan dan kesepakatan antara Komisi IX dan Menkes," ungkap Emanuel Melkiades Laka Lena.
Senin, 12 Juli 2021 - 13:32 WIB
Apotek Kimia Farma Rencananya Akan Layani Vaksinasi Gotong Royong
Sumber :
  • tvOne

Jakarta - Komersialisasi vaksin di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung bisa teratasi di tanah air, menuai pro dan kontra. Komisi IX DPR RI bahkan mengaku kecolongan dengan adanya perubahan kebijakan pemerintah yang membuka akses vaksin berbayar untuk individu.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan, kebijakan pemerintah tersebut tidak pernah didiskusikan dengan DPR. Kebijakan yang sudah disetujui adalah vaksinasi gotong royong yang dibiayai oleh perusahaan, bukan individu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari awal yang kami tahu pemerintah Pak Jokowi kan vaksinasi di Indonesia ini adalah gratis bagi seluruh rakyat Indonesia. Kalaupun ada yang berbayar itu adalah bantuan dari pemilik perusahaan untuk membantu pemerintah melalui vaksinasi gotong royong, tetapi pesertanya tetap tidak membayar, yang membayar perusahaan. Nah, ketika mendengar kemarin ada perubahan Permenkes terkait dengan vaksinasi gotong royong diperluas menjadi bersifat individual dan berbayar seperti ini, teman-teman di Komisi IX kaget, karena ini di luar pembicaraan dan kesepakatan antara Komisi IX dan Menkes," ungkap Emanuel dalam program Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Senin (12/7).

Kebijakan membuka akses vaksin berbayar bagi individu tertuang dalam perubahan peraturan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Nomor 19 tahun 2021, tentang Pelaksanaan Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. Peraturan ini merupakan perubahan Permenkes Nomor 10 tahun 2021.

Menurut Emanuel, pemerintah harus mempercepat program vaksinasi nasional dengan memperluas layanan vaksinasi gratis untuk rakyat. Ia pun menyangsikan niat pemerintah membuka akses vaksin berbayar untuk mempercepat tercapainya herd imunity atau kekebalan kelompok.

"Sampai saat ini tingkat partisipasi vaksinasi kita masih rendah. Lalu berbayar seperti ini kita perkirakan apakah benar bisa mempercepat? Kami justru tidak yakin dengan model semacam ini bisa mempercepat," tukasnya.

Vaksinasi berbayar ini dijalankan oleh PT Bio Farma dan PT Kimia Farma. Adapun vaksin yang digunakan adalah Sinopharm. Masyarakat yang ingin divaksin harus merogoh kocek Rp879.140 untuk menyelesaikan seluruh tahapan vaksinasi sebanyak dua dosis. Namun, Vaksinasi Gotong Royong untuk individu yang sedianya dibuka mulai hari ini, Senin (12/7) ditunda oleh Kimia Farma hingga batas waktu yang belum ditentukan. (mps/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Hasil Piala AFF 2026: Kamboja Ancam Vietnam, Pupuskan Harapan Timor Leste Lolos Semifinal

Timor Leste menjadi tim pertama yang gagal lolos ke babak semifinal setelah dikalahkan oleh Kamboja. Bahkan Kamboja memberikan ancaman bagi Vietnam di klasemen sementara Grup A. 
Timnas Indonesia Makin Mudah Melenggang ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi di Laga Kontra Vietnam

Timnas Indonesia Makin Mudah Melenggang ke Semifinal Piala AFF 2026 jika Skenario Ini Terjadi di Laga Kontra Vietnam

Lantas, apa yang akan terjadi jika duel panas antara Timnas Indonesia vs Vietnam pada 3 Agustus 2026 ini berakhir tanpa pemenang alias seri? Ini penjelasannya.
Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Aspirasi dan Kawal Proses Kasus Roy Suryo Cs di PN Jaktim

Massa Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Sampaikan Aspirasi dan Kawal Proses Kasus Roy Suryo Cs di PN Jaktim

Massa yang tergabung dalam Gerakan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil (Gerak Masyarakat Sipil) melakukan aksi penyampaian pendapat di depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur pada Senin (3/8). 
Ketua MPR Sebut Presiden Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Ketua MPR Sebut Presiden Prabowo Prihatin Banyak Kepala Daerah Terjerat Korupsi

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keprihatinan mendalam atas maraknya fenomena kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. 
John Herdman Turunkan Skuad Terbaik Demi Amankan Poin Penuh di Hadapan Stadion Full House, Intip Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

John Herdman Turunkan Skuad Terbaik Demi Amankan Poin Penuh di Hadapan Stadion Full House, Intip Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Seluruh tiket pertandingan yang terjual habis menambah motivasi John Herdman demi Timnas Indonesia mengamankan puncak klasemen. 
Singapura Tak Muluk-muluk, Seri Saja Sudah Bagus Lawan Timnas Indonesia

Singapura Tak Muluk-muluk, Seri Saja Sudah Bagus Lawan Timnas Indonesia

Timnas Singapura masih kukuh di puncak klasemen sementara Grup A Piala AFF 2026. Sementara Timnas Indonesia berada di posisi kedua menempel ketat.

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Selengkapnya

Viral