GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arahan Presiden Prabowo, Pemerintah Bakal Kembali Revisi Aturan Devisa Hasil Ekspor

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto mengatakan pemerintah akan merevisi aturan Devisa Hasil Ekspor sesuai arahan Presiden Prabowo.
Minggu, 3 November 2024 - 18:21 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah akan melakukan revisi Devisa Hasil Ekspor  (DHE) mengenai perpanjangan jangka waktu eksportir menyimpan devisa hasil ekspor sumber daya alam sesuai arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto mengungkap bahwa hal ini merupakan perintah dari presiden yang melihat dari aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2023 soal menyimpan DHE SDA dengan jangka waktu minimal tiga bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terakhir terkait DHE. Peraturan Pemerintah itu arahan Bapak Presiden Prabowo adalah untuk diperpanjang tidak hanya 3 bulan,” kata Airlangga, kepada awak media, pada Minggu (3/11/2024).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartanto
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

 

Kemudian Airlangga mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan Peraturan Pemerintahnya dan akan diungkap hasilnya jika telah disepakat.

“Jadi kita sedang persiapkan PP-nya. Dan sedang dirapatkan. Kemudian nanti setelah siap nanti kita akan tunjukkan,” ujar Airlangga.

Sementara itu Airlangga belum menjelaskan secara detail mengenai rencana jangka waktu terbaru mengenai penyimpanan devisa hasil ekspor sumber daya alam. Namun dipastikan hasil revisi tersebut nantinya akan lebih lama dari tiga bulan.

“Sedang dibahas. (Dipastikan) Lebih lama. Tetapi bisa digunakan untuk modal kerja,” tegas Airlangga.

Sekadar informasi, Pemerintah melalui Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan kinerja ekonomi dalam negeri, salah satunya melalui peningkatan pendapatan negara melalui Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2023. 

PP ini mengatur kewajiban eksportir SDA dengan nilai US$ 250 ribu ke atas untuk menempatkan dana hasil ekspor mereka ke dalam rekening khusus melalui bank, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan atau bank yang melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing, paling lambat tiga bulan setelah transaksi dilakukan. 

tvonenews

Assisten Manager Departemen Pengelolaan Kepatuhan Laporan Bank Indonesia, Mahardynastika Nindyah Hapsari dalam Capacity Building Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Selasa (14/11) menjelaskan, bahwa Devisa Hasil Ekspor adalah devisa yang diperoleh dari kegiatan hasil ekspor dari berbagai komoditas, baik SDA dan non SDA.

Ia menegaskan, aturan dalam PP 36/2023 yang diterbitkan pada bulan Juli dan diimplementasikan Agustus 2023 ini, khusus untuk DHE SDA dengan nilai ekspor pada Pemberitahuan Pabean Ekspor (PPE) paling sedikit US$ 250 ribu atau ekuivalennya. Sementara jika nilai ekspor dibawah US$ 250 ribu, maka tidak ada kewajiban dan sifatnya hanya suka rela. 

"Ketika DHE SDA telah masuk rekening khusus, maka 30 persen dari nilai tersebut harus diendapkan selama tiga bulan. Ini merupakan wujud devisa yang dihasilkan dari hasil alam Indonesia benar-benar masuk dan stay di Indonesia," kata Mahardynastika Nindyah Hapsari.

Untuk mendukung pelaksanaan PP tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah diterbitkan dua aturan turunan yakni KMK No. 272 Tahun 2023 tentang Penetapan Jenis Barang Ekspor SDA yang wajib DHE serta PMK Nomor 73 Tahun 2023 tentang Pengenaan dan Pencabutan Sanksi Administratif atas Pelanggaran DHE SDA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada sekitar 1.545 jenis barang yang masuk dalam aturan tersebut mulai dari jenis barang dari sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan, hingga perikanan. 

“Sehingga bagi eksportir yang nilai ekspornya di atas US$ 250 ribu dan termasuk dalam kategori tersebut. Maka mereka wajib memenuhi ketentuan peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2023," tambahnya. (ars/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Dipecat Lewat Sidang Etik, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Langsung Dijebloskan ke Rutan Bareskrim

Usai Dipecat Lewat Sidang Etik, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Langsung Dijebloskan ke Rutan Bareskrim

Usai resmi dipecat lewat sidang etik, eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro langsung dijebloskan ke Rutan Bareskrim Polri pada Kamis (19/2/2026).
MotoGP Australia Geser ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide di 2027, Keselamatan Pembalap Dipertanyakan

MotoGP Australia Geser ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide di 2027, Keselamatan Pembalap Dipertanyakan

MotoGP Australia dipastikan pindah dari Sirkuit Phillip Island ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide mulai musim 2027 nanti.
Penyebab Kematian Bendahara RSBP Batam Terus Didalami, Polisi Duga Kuat Karena Bunuh Diri

Penyebab Kematian Bendahara RSBP Batam Terus Didalami, Polisi Duga Kuat Karena Bunuh Diri

Pihak kepolisian terus mendalami kasus kematian Bendahara RSBP Batam berinisial SAR. 
Tak Banyak Tahu Paspor yang Masa Berlakunya Sudah Habis Tidak Bisa Diperpanjang, Imigrasi: Sering Keliru

Tak Banyak Tahu Paspor yang Masa Berlakunya Sudah Habis Tidak Bisa Diperpanjang, Imigrasi: Sering Keliru

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI mengingatkan masyarakat agar tidak keliru lagi soal urusan paspor yang masa berlakunya sudah habis dapat diperpanjang lagi.
Plh Kapolres Bima yang Gantikan AKBP Didik Ternyata Pernah Tersandung Kasus Sabu, Begini Dalih Polri

Plh Kapolres Bima yang Gantikan AKBP Didik Ternyata Pernah Tersandung Kasus Sabu, Begini Dalih Polri

Di tengah badai kasus narkoba yang menyeret pejabat sebelumnya, publik justru menyoroti rekam jejak Catur yang pernah tersandung kasus serupa pada 2017.
Fakta Baru Kasus AKBP Didik: Istri dan Aipda Dianita yang Dititipi Koper Narkoba Ternyata Juga Positif Ekstaksi

Fakta Baru Kasus AKBP Didik: Istri dan Aipda Dianita yang Dititipi Koper Narkoba Ternyata Juga Positif Ekstaksi

Berdasarkan asesmen terpadu, Miranti dan Dianita direkomendasikan menjalani rehabilitasi.

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembanguna (PPP) dengan Ketua Umum Mardiono digugat tokoh PPP Jawa Barat.
Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro dan istrinya bernama Miranti Afriana ternyata aktif mengonsumsi narkoba.
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Setelah Casey Stoner, Valentino Rossi Ikut Kecam Keputusan MotoGP Coret Sirkuit Phillip Island

Setelah Casey Stoner, Valentino Rossi Ikut Kecam Keputusan MotoGP Coret Sirkuit Phillip Island

Legenda MotoGP, Valentino Rossi ikut memberikan komentar terkait resmi dihapusnya Sirkuit Phillip Island pada kalender 2027 nanti.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT