News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BBPJN minta Kementerian PUPR teliti kondisi Jembatan Mahakam I

BBPJN Provinsi Kalimantan Timur telah mengajukan permintaan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan penelitian menyeluruh terhadap kondisi Jembatan Mahakam I di Samarinda, Kalimantan Timur.
Kamis, 27 Februari 2025 - 08:23 WIB
Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan 2 BBPJN Kaltim, Akmizal
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Kalimantan Timur telah mengajukan permintaan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melakukan penelitian menyeluruh terhadap kondisi Jembatan Mahakam I di Samarinda, Kalimantan Timur.

"Kami sudah bersurat, tinggal tunggu disposisi. Mudah-mudahan minggu ini kalau cepat lebih baik karena ini yang ditunggu masyarakat," ujar Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan 2 BBPJN Kaltim, Akmizal, di Samarinda, mengutip Antara pada Kamis (27/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui pilar Jembatan Mahakam tersebut ditabrak oleh tongkang bermuatan kayu pada 16 Februari 2025 lalu, dan diperkirakan telah terjadi pergeseran pondasi tiang yang menyebabkan kerusakan pada jembatan.

Menurut Amrizal investigasi ini akan melibatkan tim ahli dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) yang akan menilai kondisi jembatan secara menyeluruh.

Ia menjelaskan ada tiga aspek utama yang akan diteliti oleh tim ahli, yaitu aspek geometrik jembatan, perilaku dinamis jembatan, dan struktur jembatan itu sendiri.

Waktu yang diperlukan oleh tim ahli untuk melakukan penelitian di lapangan diperkirakan kurang lebih dua minggu. Selama proses penelitian, Jembatan Mahakam I akan ditutup untuk sementara waktu.

"Selain itu, perlu dievaluasi struktur jembatan ini komprehensif, perlu dilakukan oleh tim setelah turun dari lapangan. Kita harapkan hasilnya lebih baik dan masyarakat bisa memanfaatkan kembali jembatan kita," lanjut Akmizal.

Tim ahli akan melihat batasan-batasan toleransi yang diberikan kepada jembatan. Semua standar akan disampaikan secara lebih detail setelah mereka turun ke lapangan.

"Saya kira masyarakat dapat bersabar. Setelah ahli selesai melakukan penelitian yang diperkirakan perlu waktu dua minggu, maka perlu lagi beberapa hari untuk mengolah hasil penelitian hingga diperoleh kesimpulan akhir akan kondisi jembatan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fender yang hancur harus diganti karena menjadi komponen yang mengamankan pilar tak bergesekan langsung dengan kapal yang melintas di bawah jembatan.

BBPJN juga telah mengajukan klaim kepada pihak penabrak. Ada dua opsi yang diberikan, bayar ganti rugi ke kas negara sedangkan perbaikan akan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR atau membangun sendiri dengan arahan dari Kementerian PUPR.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasang Target Khusus di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Tekankan Hal Ini kepada Rekan Setimnya

Pasang Target Khusus di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Tekankan Hal Ini kepada Rekan Setimnya

Pevoli andalan Indonesia, Megawati Hangestri sampaikan harapan besar menjelang kiprahnya bersama Hyundai Hillstate pada Liga Voli Korea atau V-League 2026/2027.
AFC Resmi Rilis Jadwal dan Venue Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jepang Jadi Ujian Pertama Skuad Garuda

AFC Resmi Rilis Jadwal dan Venue Laga Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Jepang Jadi Ujian Pertama Skuad Garuda

Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia dihadapkan langsung dengan Jepang pada laga perdana Grup F Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi.
Rizky Ridho Sepakat dengan Shin Tae-yong soal Kondisi Rumput JIS, Sebut Persija Jakarta Beruntung Bisa Menang

Rizky Ridho Sepakat dengan Shin Tae-yong soal Kondisi Rumput JIS, Sebut Persija Jakarta Beruntung Bisa Menang

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, mengakui faktor keberuntungan turut berperan dalam kemenangan Macan Kemayoran atas Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027
Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Disebut seperti Kasus "Koper Merah", Polisi: Ini Lebih Kejam, Jasad Korban Dibakar, Dimutilasi Lalu Digiling

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Disebut seperti Kasus "Koper Merah", Polisi: Ini Lebih Kejam, Jasad Korban Dibakar, Dimutilasi Lalu Digiling

Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, disebut-sebut menyerupai kasus “Koper Merah” di Kediri. Terduga pelaku berinisial DBM diduga melakukan serangkaian tindakan untuk menghancurkan jasad korban berinisial DH dan AG mulai dari pembakaran hingga penggilingan.
Pengakuan Jujur Megawati Hangestri Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Singgung Kekompakkan Tim

Pengakuan Jujur Megawati Hangestri Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea, Singgung Kekompakkan Tim

Megawati Hangestri mengungkapkan keinginannya jelang debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Pevoli berjuluk Megatron turut menyampaikan sejumlah hal termasuk tampil lebih baik.
Volkswagen Recall Lebih dari 9 Ribu Audi, Baterai Mobil Listrik Ini Berpotensi Picu Kebakaran

Volkswagen Recall Lebih dari 9 Ribu Audi, Baterai Mobil Listrik Ini Berpotensi Picu Kebakaran

Recall yang dilakukan Volkswagen tersebut melibatkan 9.048 kendaraan Audi Q4 e-tron dan Q4 Sportback e-tron yang diproduksi pada 2024 hingga 2025.

Trending

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Jebakan CCTV dan Akting Pelaku: Bagaimana Polisi Bongkar Skenario Licik Dugaan Mutilasi Ibu & Anak di Madiun?

Kasus pembunuhan sadis disertai dugaan mutilasi terhadap DH (30) dan anaknya, AGF (4), berhasil disingkap oleh tim Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Polda Jatim).
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, 2 Pemain Andalan Jepang Terancam Absen di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia berpeluang mendapat keuntungan jelang Piala Asia 2027 setelah dua pemain andalan Jepang, Ayase Ueda dan Tomiyasu, terancam absen akibat cedera.
Selengkapnya

Viral