News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Letjen Purnawirawan TNI Yayat Sudrajat ke Hercules: Dia Sampah Masyarakat, Bela Orang yang Bayar, Cari Duit dengan Menekan Rakyat

Letjen Purnawirawan TNI Yayat Sudrajat tak segan-segan mengatakan bahwa menurut dia Ketua Umum GRIB Jaya Rosario de Marshal alias Hercules adalah sampah masyarakat.
Rabu, 7 Mei 2025 - 09:54 WIB
Preman legendaris Hercules.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Letjen Purnawirawan TNI Yayat Sudrajat tak segan-segan mengatakan bahwa menurut dia Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Rosario de Marshal alias Hercules adalah sampah masyarakat.

Tak hanya itu, eks Kopassus ini juga menilai Hercules merupakan sosok yang membela orang yang membayarnya dan mencari keuntungan dengan cara menekan rakyat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apa yang sudah dilakukan Hercules kepada negara dan bangsa? Yang ada dia sampah masyarakat. Bela orang yang bayar, cari duit dengan melakukan penekanan terhadap rakyat. Kita tahu itu,” ujarnya dalam sebuah wawancara yang tayang pada Minggu (4/5/2025) di akun YouTube Hersubeno Point berjudul Eksklusif! Kesaksian Jenderal Kopassus Menyelamatkan Hercules: Dia Penakut, Tapi Tak Tahu Diri.

Yayat mengatakan hal demikian karena dia merasa geram kepada Hercules. Pada sebuah wawancara, Hercules mengatakan kalau mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso itu bau tanah. 

tvonenews

Tak hanya itu, eks Kopassus ini juga geram lantaran Kabid Komunikasi Publik DPP GRIB Jaya menyebut eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo merupakan sosok yang tidak melakukan apa-apa untuk negara. 

“Jadi sebenarnya dada ini ingin meledak dengar omongan-omongan dia. Enggak tahu diri. Saya walaupun berseberangan dengan senior saya, saya enggak mau menghina, membicarakan senior saya misalnya saya tidak sependapat. Secara budaya yang muda hormat ke yang tua, yang tua sayang ke yang muda,” terangnya.

“Sekarang, punten ya, si Hercules apa dia? Apa yang sudah dia lakukan? Eweuh (tidak ada), ngomong aja. Sekarang hebat punya organisasi. Bener enggak itu organisasinya? Ormas itu bela kepentingan rakyat, bukan nakut-nakutin rakyat buat dapat ruang-ruang yang bayar dia,” sambungnya. 

Yayat menyayangkan perkataan Hercules kepada Sutiyoso dan Gatot Nurmantyo. Pasalnya, kata dia, semasa itu Hercules pernah dibantu oleh TNI.

Namun, kata dia, kini Hercules tidak tahu berterima kasih. 

“Intinya yang bersangkutan mau ke kampung halamannya tidak berani karena saat itu di mana-mana chaos. Dia bawa-bawa nama Pak Zacky (atasan Yayat) ya saya siapkan. Aman. Jadi dia harusnya berterima kasih ke TNI,” ucapnya.

Yayat pun mengimbau Hercules agar introspeksi diri dengan perkataan dan perbuatannya. 

Punten dia katanya sudah masuk agama islam. Tapi sekarang coba introspeksi diri apa yang dilakukan. Apa sesuai syariat islam? Dari omongan aja kita dapat gambaran kelakuan dia,” katanya.

Eks Kopassus ini pun menyebut kini Hercules menjadi sosok yang paling hebat padahal dulu Ketua Umum GRIB Jaya itu meminta bantuan TNI. 

“Sekarang datang ke Solo ke tempatnya Jokowi. Kok sekarang seolah-olah dia yang paling hebat. Seolah-olah dia yang bela negara. Apanya? Enggak ada. Saya yakin kalau game over masyarakat senang,” ungkapnya. 

Yayat pun lantas meminta maaf atas ucapannya. Namun, hal ini dia katakan di wawancara itu karena dia geram dengan Hercules. 

“Mending dia ditembak, dibacok enggak mempan. Matanya aja enggak ada, tangan kena, harusnya sadar dia. Dia bilang Sutiyoso mau mati, ya lu yang hampir di kubur. Itu diingatkan Yang Maha Kuasa untuk sadar. Punten saya ngomong gini. Udah keterlaluan, enggak ada etika,” jelasnya.

Pada kesempatan terpisah, Hercules lewat Razman menyampaikan permintaan maafnya kepada Sutiyoso. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, dia menekankan perkataan Sutiyoso bau tanah itu lantaran adanya aksi-reaksi. Razman menyebut Hercules berkata demikian lantaran Sutiyoso yang lebih dulu menyinggung masalah baret merah ormas. 

Di kesempatan terpisah pula Sutiyoso menerima permintaan Hercules Cs. Namun, Sutiyoso mengatakan Hercules juga harus meminta maaf kepada Gatot Nurmantyo. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 Resmi Bergulir, Jadi Panggung Kolaborasi Bisnis dan Inovasi Sektor Energi Nasional

PINDEX 2026 mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman demi menciptakan nilai tambah bagi industri energi nasional.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Marselino Ferdinan, Sinyal Kuat Bakal Jadi Andalan Pelatih John Herdman

Nama bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan tengah menjadi perbincangan hangat menjelang agenda FIFA Matchday 2026. John Herdman disebut siapkan rencana.
Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Tak Sampai Dua Hari, Dadan Hindayana Alami Kejatuhan Karier Usai Dicopot dari Jabatan Kepercayaan Prabowo

Publik tengah menyoroti perubahan drastis yang terjadi dalam perjalanan karier Dadan Hindayana dalam waktu kurang dari dua hari. Simak soal update kasusnya.
Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komjak Turun Tangan Ikut Pantau Penanganan Kasus BGN oleh Kejagung

Komisi Kejaksaan Republik Indonesia (Komjak RI) ikut turun tangan memantau penanganan kasus yang diduga melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN), yang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Selengkapnya

Viral