GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ihwal Polemik Judi Online, Tifatul Sembiring Tantang Budi Arie: Sebut Aja Pak!

Ihwal polemik judi online di Indonesia semakin memanas. Pasalnya, nama mantan Menkominfo, Budi Arie dituding menerima keuntungan 50 persen dari Judi Oline.
Sabtu, 24 Mei 2025 - 05:00 WIB
Ihwal Polemik Judi Online, Tifatul Sembiring Tantang Budi Arie: Sebut Aja Pak!
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Ihwal polemik judi online di Indonesia semakin memanas. Pasalnya, nama mantan Menkominfo, Budi Arie dituding menerima keuntungan 50 persen dari Judi Oline. Sontak, hal ini langsung ditepis Budi Arie.

Kemudian, Budi Arie menyebut adanya keterlibatan partai politik dalam jaringan judi online. Hal ini pun menuai reaksi, terutama dari menuai respons dari politikus senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui akun X pribadinya, @tifsembiring, Tifatul secara terbuka menantang Budi Arie untuk menyebutkan secara gamblang nama partai politik yang dimaksud, bukan sekadar melontarkan tudingan tanpa kejelasan.

"Sebut aja pak, partai apa mitra judi online itu. Sebut nama partainya pak…! KaloSeriusBrantasJudi" ucap Tifatul dalam akun X pribadinya @tifsembiring dikutip Jumat (23/5/2025).

Diketahui sebelumnya, Budi Arie membantah tudingan dirinya terlibat dalam praktik judi online. 

Bahkan ia menegaskan tidak mengetahui adanya pembagian 50 persen dari jumlah suap yang diterima bawahannya di Kementerian Kominfo, yang kini berstatus terdakwa. 

Selain itu, dia menyebut dakwaan tersebut sebagai fitnah dan upaya framing terhadap dirinya.

Kemudian Budi Arie juga mengklaim telah melakukan aksi nyata dalam pemberantasan judi online dengan menutup ribuan situs selama 15 bulan menjabat.

Lalu, ia juga menyebutkan ada partai politik bekerja sama dengan bandar judi online dan itu memicu reaksi dari berbagai pihak. 

Sebelumnya diberitakan, Budi Arie Setiadi terseret dalam kasus praktik judi online (Judol). Hal ini lantaran, nama Budi Arie disebut dalam dakwaan kasus dugaan praktik judi online yang menyeret sejumlah pegawai Komdigi.

Bahkan, jaksa penuntut umum menyebut bahwa Budi Arie diduga turut menerima 50 persen keuntungan dari praktik penjagaan website judi online. 

Sontak, narasi itu membuat Sekretaris Jenderal DPP Relawan Pro Jokowi (Projo) Handoko geram dan melontarkan komentar menohok.

Handoko meminta, narasi jahat kepada Menteri Koperasi (Menkop) yang juga Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dapat dihentikan. 

Kemudian, Handoko mengingatkan, soal rekam jejak dan komitmen dari Budi Arie Setiadi terkait pemberantasan judi online.

“Publik bisa mengecek fakta dan pemberitaan bagaimana Budi Arie berada di garis depan memberantantas judi online selama menjabat Menkominfo,” tegasnya yang dikutip di Jakarta, Minggu,(18/5/2025).

Lebih lanjut, Handoko sampaikan, dalam dakwaan JPU juga tidak disebutkan keterlibatan Budi Arie Setiadi di kasus judi online Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Terkhusus, Handoko memastikan, bahwa Budi Arie Setiadi tidak pernah menerima uang atau persenan dari pemblokiran judi online.

“Faktanya, memang Budi Arie tidak tahu soal pembagian sogokan itu, apalagi menerimanya baik sebagian maupun keseluruhan. Kesaksian itu juga yang dijelaskannya ketika dimintai keterangan oleh penyidik Polri,” kata dia.

Dengan demikian, Handoko menilai, framing jahat kepada Budi Arie Setiadi terlihat jelas berniat untuk menghancurkan seseorang yang biasanya dibangun dari informasi atau data yang tidak utuh.

“Lalu digabungkan dengan informasi-informasi yang tidak berkaitan dengan inti permasalahan. Tujuannya, agar khalayak mengikuti atau mengamini kemauan aktor pembuat framing,” bebernya.

Tak hanya itu, lanjut Handoko, kegaduhan akibat pembelokkan fakta atau framing kasus judi online amat sangat merugikan masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya kecurigaan dan sesat pikir atau salah tuduh yang akan diperoleh, alih-alih mendapatkan kebenaran serta keadilan.

“Proses hukum sedang berjalan di pengadilan yang terbuka untuk umum. Sumber-sumber informasi yang valid, misalnya penjelasan penegak hukum melalui media yang menjunjung tinggi obyektifitas dan independensi, sangat mudah diakses oleh masyarakat. Jangan belokkan fakta hukum dengan asumsi yang tidak faktual, apalagi framing jahat untuk membunuh karakter Budi Arie Setiadi,” pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Pusaran Panas Korupsi Pertamina: Anak Riza Chalid Dituntut Rp13,4 Triliun, Ayah Buron Interpol

Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun dan ganti rugi Rp13,4 triliun dalam kasus korupsi Pertamina, sementara sang ayah resmi buron Interpol.
Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Stafsus Menag Salurkan Alquran dan Bantuan Renovasi Masjid di Tondano

Gugun menegaskan bahwa masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban umat.
Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Simon Tahamata Soroti Eksodus Pemain Diaspora ke Super League: Indonesia Besar, Banyak Bakat Lokal

Kepala Pemandu Bakat PSSI, Simon Tahamata, angkat bicara soal maraknya pemain diaspora di Super League. Ia menilai fenomena tersebut tak perlu diperdebatkan.
Purbaya Kucurkan Belanja Negara Rp809 Triliun di Awal 2026 demi Dongkrak Konsumsi dan Investasi

Purbaya Kucurkan Belanja Negara Rp809 Triliun di Awal 2026 demi Dongkrak Konsumsi dan Investasi

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengucurkan belanja negara Rp809 triliun pada triwulan pertama 2026 sebagai strategi menjaga momentum ekonomi sekaligus memperkuat daya beli masyarakat.
ISESS: Posisi Polri Sudah Final di Bawah Presiden

ISESS: Posisi Polri Sudah Final di Bawah Presiden

Lembaga ini dinilai memiliki peran penting dalam memastikan fungsi pengawasan berjalan efektif.
Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Reputasi dan Kepercayaan Publik Disebut Terganggu, Clairmont Ambil Langkah Hukum Tegas

Clairmont resmi laporkan kembali Codeblu ke Bareskrim atas dugaan rekayasa informasi dan cyber bullying. Kuasa hukum beberkan alasan dan pasal baru.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu Kembali Dilaporkan Clairmont ke Bareskrim, PT Prima Hidup Lestari Ungkap Dugaan Informasi Direkayasa dan Pemerasan

Codeblu kembali dilaporkan Clairmont ke Bareskrim atas dugaan informasi direkayasa dan pemerasan, laporan kedua setelah kasus di Jaksel dicabut.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Prediksi cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT