GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TAUD Sebut Polisi Terlalu Terburu-buru Proses Hukum Mahasiswa yang Ditangkap saat Aksi May Day

Tim Advokasi untuk Demokrasi datangi Polda Metro Jaya untuk penuhi panggilan terkait pemeriksaan status mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka aksi May Day
Rabu, 4 Juni 2025 - 16:10 WIB
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Rabu (4/6/2025).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Rabu (4/6/2025).

Kehadirannya itu untuk memenuhi panggilan kedua terkait dengan pemeriksaan status mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka pada saat aksi May Day lalu. Turut hadir juga perwakilan dari kemahasiswaan FISIP Untirta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Andrie Yunus, perwakilan TAUD, menyatakan bahwa pihaknya menilai proses hukum yang dilakukan oleh kepolisian terlalu tergesa-gesa. Sebab, pihak kepolisan tidak transparan dalam proses hukum ini.

Pihak Andrie sebagai pendamping huku juga merasa tidak dilibatkan dalam langkah proses hukum yang dilakukan oleh polisi terhadap para mahasiswa.

"Kami menilai pihak kepolisian terlalu terburu-buru dan banyak menyalahi prosedur hukum acara, yang mana kemudian tidak ada pemeriksaan sebagai saksi terlebih dahulu misalnya," ungkap Andrie di Polda Metro Jaya, Rabu (4/6).

Andrie menilai bahwa proses hukum yang saat ini dilakukan adalah bagian dari bentuk represifitas aparat negara terhadap warganya yang menyuarakan hak penyampaian pendapat di muka umum.

"Bagi kami, ini sangat menyangsikan bagaimana proses hukum begitu sangat dipaksakan dan digunakan untuk meredam suara kritis warga," ujarnya.

Selain itu, Andrie juga menyatakan bahwa para korban yang ditetapkan sebagai tersangka banyak mengalami tindakan kekerasan, termasuk penyiksaan ketika ditangkap.

"Ada pemukulan, ada upaya untuk mengejar pengakuan, yang mana sebetulnya itu sudah jelas dan tegas dilarang dalam beberapa surat internal kepolisian termasuk Perkap HAM maupun undang-undang kepolisian," beber Andrie.

Oleh karenanya, Andrie menekankan bahwa setiap orang memiliki jaminan bebas dari tindakan penyiksaan sebagaimana yang diatur dalam konstitusi UUD 1945.

"Ini tentu sangat tidak dapat diterima dan kami akan terus mengawal proses hukum ini agar keadilan dapat ditegakkan," ujarnya.

TAUD dan para korban akan terus mengikuti proses pemeriksaan dan memastikan bahwa hak-hak mereka sebagai warga negara dapat dilindungi.

"Kami akan terus mengawal proses ini dan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan," tandasnya. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.
Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Menurut laporan Volleybox, pevoli senior Hillstate Kim Yeon-gyeon rela serahkan nomor punggung 8 yang telah dia pakai selama 15 tahun kepada Megawati Hangestri.
Belum Apa-apa, John Herdman Sudah Diragukan Media Vietnam

Belum Apa-apa, John Herdman Sudah Diragukan Media Vietnam

Media Vietnam mulai meragukan John Herdman jelang Piala AFF 2026. Pelatih Timnas Indonesia itu dinilai tidak percaya diri menghadapi Vietnam.
Kejagung Bongkar Dugaan Perintangan Kasus CPO, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Jadi Tersangka

Kejagung Bongkar Dugaan Perintangan Kasus CPO, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Jadi Tersangka

Kejagung mengungkap peran Yeka Hendra dalam dugaan perintangan perkara korupsi ekspor CPO 2022. Yeka kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral