GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal di 2029, Komnas HAM Apresiasi Putusan Mahkamah Konstitusi

Komnas HAM mengapresiasi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 terkait penyelenggaraan Pemilu 2029.
Minggu, 29 Juni 2025 - 19:30 WIB
Anis Hidayah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komnas HAM mengapresiasi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XXII/2024 terkait penyelenggaraan Pemilu 2029.

Sebelumnya, MK memutuskan pemilihan anggota DPR, anggota DPD, dan presiden/wakil presiden (Pemilu nasional) dilaksanakan terpisah dengan pemilu anggota DPRD provinsi/kabupaten/kota serta gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota (Pemilu Lokal).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah dalam keterangan resminya mengatakan putusan tersebut sejalan dengan salah satu poin rekomendasi Komnas HAM kepada Pemerintah dan DPR dalam Kertas Kebijakan terkait Perlindungan dan Pemenuhan HAM bagi Petugas Pemilu yang dirilis 15 Januari lalu. 

Ilustrasi Pemilu.
Ilustrasi Pemilu.
Sumber :
  • Canva

 

"Komnas HAM menilai Putusan MK ini merupakan langkah progresif untuk mendorong terwujudnya Pemilu yang lebih ramah HAM," katanya dikutip Minggu (29/6/2025).

Pertama, kata Anis dari sisi penyelenggara Pemilu, desain Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal akan membagi beban pekerjaan para petugas Pemilu, terutama pada proses pemungutan suara oleh Petugas TPS, sehingga pelaksanaan pekerjaan lebih terarah dan terukur (manageable).

"Pemilu 2019 dan 2024 dengan lima surat suara menjadi salah satu penyebab Utama tingginya angka kecelakaan kerja Petugas TPS, baik petugas yang meninggal dunia maupun jatuh sakit," terangnya. 

Lebih lanjut Anis mengatakan proses pemungutan dan penghitungan lima surat suara pada umumnya berakhir di pagi hari berikutnya. 

Para Petugas Pemilu memikul beban kerja yang melebihi batas kewajaran dan dengan waktu istirahat yang sangat terbatas. 

"Kondisi ini diperburuk dengan tingginya tekanan psikis dari pendukung capres atau partai politik dan kekhawatiran terhadap kesalahan teknis yang mungkin terjadi pada pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS," tambahnya.

Maka, putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang secara sah memisahkan Pemilu Nasional dengan tiga surat suara dan Pemilu Lokal dengan empat surat suara pada penyelenggaraan Pemilu 2029 nanti, sejalan dengan pemenuhan hak atas pekerjaan layak karena secara signifikan akan mengurangi beban kerja Petugas Pemilu, memotong waktu kerja menjadi lebih pendek, serta memungkinkan waktu beristirahat yang lebih panjang.

Kedua, dari sisi pemilih kata Anis, desain Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal akan memberi kesempatan bagi pemilih untuk mendapatkan hak atas informasi kepemiluan yang lebih baik.

"Pemilu 2019 dan 2024 dengan lima surat suara sangat membingungkan bagi pemilih, sebab semua isu terfokus pada Pilpres. Isu Pileg senyap, dan bahkan isu-isu lokal nyaris tidak mendapat tempat. Pemilih juga seringkali mengalami kebingungan, di antaranya adalah karena banyaknya surat suara DPD yang tidak sah karena tidak dicoblos sama sekali oleh pemilih," tuturnya.

Oleh karena itu, dengan adanya pembagian Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal, maka pemilih akan lebih focus pada isu-isu pusat pada Pemilu Nasional dan isu-isu kedaerahan pada Pemilu Lokal. 

"Hal ini akan berkontribusi pada pelaksanaan Pemilu yang lebih demokratis, dimana salah
satu prasyaratnya adalah pemilih yang terinformasi dengan baik (well-informed voters) sehingga
mampu memilih secara rasional, bukan karena sentimen SARA atau terpapar hoax," katanya.

Selanjutnya, kata Anis putusan MK merupakan langkah progresif untuk mewujudkan Pemilu yang ramah hak asasi manusia (Pemilu Ramah HAM). 

"Putusan ini menjadi representasi kehadiran negara dalam pemenuhan hak hidup dan hak atas kesehatan yang lebih baik bagi Petugas Pemilu di masa yang akan datang, sehingga pengalaman kelam kematian ratusan Petugas Pemilu pada tahun 2019 dan 2024 tidak terulang Kembali," pungkasnya. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rahasia Anti Lemas Selama Ramadhan, dr. Zaidul Akbar Bilang Makanan Ini Bisa Bikin Tubuh Bertenaga

Rahasia Anti Lemas Selama Ramadhan, dr. Zaidul Akbar Bilang Makanan Ini Bisa Bikin Tubuh Bertenaga

dr. Zaidul Akbar ungkap rahasia agar tak mudah lemas selama Ramadhan, konsumsi makanan ini saat sahur dan berbuka bisa bantu tubuh tetap bertenaga.
Biar Kuat Puasa Ramadhan, Ini Minuman Pengurang Haus ala dr Zaidul Akbar

Biar Kuat Puasa Ramadhan, Ini Minuman Pengurang Haus ala dr Zaidul Akbar

Berikut resep minuman rahasia yang bisa membuat tidak cepat haus, menurut penjelasa dr. Zaidul Akbar.
Resmi! Shin Tae-yong akan Comeback ke Indonesia, Ada Urusan Apa?

Resmi! Shin Tae-yong akan Comeback ke Indonesia, Ada Urusan Apa?

Shin Tae-yong dipastikan kembali ke Indonesia. Jeje bongkar bocoran agenda rahasia eks pelatih Timnas, diduga bukan melatih lagi dan siap ambil peran baru.
Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Barcelona, Hansi Flick Pilih Bungkam

Kontroversi VAR Warnai Kekalahan Barcelona, Hansi Flick Pilih Bungkam

Pelatih FC Barcelona Hansi Flick mengaku pertahanan timnya tampil buruk saat kalah 1-2 dari Girona FC pada lanjutan Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Montilivi, Selasa (17/2/2026) dini hari WIB.
Kabar Baik dari Nathan Tjoe-A-On yang Kini Main di Eerste Divisie

Kabar Baik dari Nathan Tjoe-A-On yang Kini Main di Eerste Divisie

Bek kiri Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On kembali dipercaya tampil sejak menit awal saat Willem II menghadapi Jong FC Utrecht pada lanjutan Eerste Divisie 2025
Guru di Jember Telanjangi Murid di Kelas, Menteri PPPA: Tak Ada Alasan Apapun untuk Membenarkan

Guru di Jember Telanjangi Murid di Kelas, Menteri PPPA: Tak Ada Alasan Apapun untuk Membenarkan

Dugaan guru menyuruh murid kelas V menanggalkan pakaian di ruang kelas di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menuai sorotan dari banyak pihak. Peristiwa itu disebut dipicu tuduhan kehilangan uang.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT